Amin RI 1

Amin RI 1

Tiga petani di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, membawa hasil bumi pisang, kelapa, ubi, ke Pengadilan Negeri (PN) setempat ...
15/08/2026

Tiga petani di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, membawa hasil bumi pisang, kelapa, ubi, ke Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk membayar denda sebesar Rp 3 miliar karena dituduh menggarap kebun milik perusahaan perkebunan kelapa sawit, Jumat (14/8/2026).

Mereka adalah Harapandi (50), Rasuli (53) dan Ibnu Amin (44). Ketiganya dijatuhi putusan pengadilan di kasasi dengan denda Rp 3 miliar karena dianggap merugikan salah satu perusahaan sawit.

"Kami dijatuhi denda Rp 3 miliar karena dituduh menggarap, mengambil buah sawit perusahaan satu keputusan yang tidak adil. Jangankan membayar uang miliaran itu, melihatnya saja kami tidak pernah," kata Harapandi, Sabtu (15/8/2026).

Maka dari itu lanjut Harapandi, saat ia dan tiga rekannya diminta membayar denda maka merrka bawa hasil bumi berupa, ubi, pisang, kelapa ke PN Mukomuko.

"Hanya ini yang kami punya silahkan ambil hasil bumi kami. Keadilan sudah tidak ada," tegasnya.

13/08/2026

Adik Bupati Kubu Raya Sujiwo diduga memukul sekuriti dan dokter jaga di IGD RSUD TBSI

Nilai yg layak berapa?
10/08/2026

Nilai yg layak berapa?

09/08/2026

B4ngS4t 🤣😆😆😆

Apa benar ini beritanya?   ?
06/08/2026

Apa benar ini beritanya?
?

Siap NDAN.
05/08/2026

Siap NDAN.

Kasus komentar bernada sinis sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS, almarhum Yurizal Tri Chaerawan, terus memic...
05/08/2026

Kasus komentar bernada sinis sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS, almarhum Yurizal Tri Chaerawan, terus memicu refleksi di kalangan profesi medis. Salah satunya datang dari dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Gia Pratama Putra, yang mengajak rekan-rekan sejawat untuk kembali mengingat makna profesionalisme dan empati dalam melayani pasien.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, dr Gia mengingatkan bahwa jas putih yang dikenakan dokter maupun seragam tenaga kesehatan bukan sekadar identitas profesi, melainkan pengingat akan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan.

Menurutnya, setiap tenaga kesehatan memang menghadapi tekanan pekerjaan yang besar. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan empati kepada pasien.

Dalam unggahannya, dr Gia menegaskan seragam profesi harus menjadi pengingat agar dokter dan tenaga kesehatan mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi berbagai situasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pada bagian akhir unggahannya, dr Gia menyampaikan kalimat yang banyak dibagikan ulang oleh pengguna media sosial.

Unggahan itu dinilai mewakili harapan masyarakat agar pelayanan kesehatan tidak hanya mengedepankan kompetensi medis, tetapi juga empati dan penghormatan terhadap martabat pasien.

Samp4h 🚮 🤣🤣🤣
04/08/2026

Samp4h 🚮 🤣🤣🤣

04/08/2026

Yg di minta ijazahnya Pak, bukan teman Kuliahnya 🤣🤣🤣

Yg IQ di atas rata2 pasti mengerti.. HUT
03/08/2026

Yg IQ di atas rata2 pasti mengerti..

HUT

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Amin RI 1 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share