30/04/2026
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta maaf atas pernyataan kontroversial yakni mengusulkan gerbong wanita di KRL dipindah ke tengah. Pernyataan itu disampaikan Arifah usai kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Arifah mengaku pernyataannya itu tidak sensitif.
“Terkait pernyataan saya paskainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat,” kata Arifah mengutip akun resmi KemenPPPA, Rabu (29/4).
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti dan tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” sambungnya.
📽️ kemenpppa on Ig, CNN Indonesia