KATADATA Indonesia

KATADATA Indonesia Integrated news, data, and research portal Katadata menyajikan berita, data dan laporan mendalam dengan cara menarik dan visual apik agar lebih mudah dipahami.
(251)

Kami berupaya menyederhanakan persoalan yang rumit, tanpa harus kehilangan esensinya. “Simplicity is the Highest Level Sophistication”, begitu kata Leonardo da Vinci, yang kami jadikan motto perusahaan. Tim Katadata terdiri dari para jurnalis dan periset berpengalaman di bidang energi, finansial, makroekonomi, perdagangan dan infrastruktur.

05/06/2026

Inisiator Afiliasi Global Retail Association (AGRA) sekaligus Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy Nicholas Mandey, menilai penurunan daya beli masyarakat tercermin dari perubahan pola belanja konsumen yang ia amati sehari-hari.

Ia menyebut, salah satu indikatornya adalah menyusutnya basket size atau jumlah barang yang dibeli dalam setiap transaksi.

Hal itu ia sampaikan dalam acara KII 8% Club: “Kelas Menengah Indonesia di Persimpangan: Membedah KIMCI 2026 dan Implikasinya bagi Dunia Usaha” yang diselenggarakan Kadin Indonesia Institute bersama Katadata, pada Kamis (4/6).

"Kalau dulu 10 tahun lalu masuk supermarket, kita masih bisa lihat di kasir troli itu bisa empat karena empat orang. Ada bapaknya satu troli, ibunya satu troli, anaknya dua, masing-masing bawa troli. Sekarang boro-boro satu troli, satu keluarga saja cukup satu keranjang,” kata Roy.

Menurut Roy, perubahan pola belanja tersebut turut memengaruhi strategi bisnis ritel. Ia mengatakan banyak hypermarket berukuran besar kini memilih melakukan downsizing dan tidak lagi agresif berekspansi, sementara ekspansi justru lebih banyak dilakukan oleh minimarket dan supermarket.

Kreator Konten: E. Lintang
Editor: Almer Sidqi, Nur Farida

#

Penyidik KPK menggeledah kediaman mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim yang merupakan t...
05/06/2026

Penyidik KPK menggeledah kediaman mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Penyidik komisi antirasuah tiba di kediaman Silmy yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta, Selatan, pada Jumat pukul 13.46 WIB.

Sedikitnya enam mobil penyidik tampak memasuki pekarangan rumah dengan dijaga oleh personel Brigade Mobil (Brimob) lengkap dengan senjata.

Penyidik yang mengenakan rompi khas KPK lantas masuk ke dalam rumah Silmy melalui garasi untuk kemudian melakukan penggeledahan. Beberapa di antara penyidik itu tampak menggeret koper.

Sebelumnya, Silmy Karim bersama tujuh pejabat di lingkungan Imigrasi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan keimigrasian warga negara asing.

KPK menduga Silmy menerima uang hasil pemerasan sejak menjabat Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia periode Januari 2023 hingga Oktober 2024.

Kreator konten: Yelinda
Editor: Nur Farida

05/06/2026

Wakil Ketua Umum Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Aviliani, menilai kondisi kelas menengah perlu mendapat perhatian serius karena sebagian masyarakat mulai mengandalkan tabungan untuk menjaga konsumsi di tengah tekanan ekonomi.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai tanda “makan tabungan” alias mantab yang dinilai berisiko jika berlangsung terus-menerus, karena dapat memicu potensi keresahan sosial.

Hal itu disampaikan Aviliani dalam diskusi bertajuk “Kelas Menengah Indonesia di Persimpangan: Membedah KIMCI 2026 dan Implikasinya bagi Dunia Usaha” yang diselenggarakan Kadin Indonesia Institute, Kamis (4/6).

Menurutnya, berbagai kasus social unrest di sejumlah negara kerap muncul ketika kelompok masyarakat mengalami penurunan pendapatan secara berkelanjutan.

Aviliani juga menyoroti dampak perubahan pola ekonomi pascapandemi yang turut memengaruhi ketenagakerjaan, di mana peralihan aktivitas dari luring ke daring mengurangi kebutuhan tenaga kerja di sejumlah sektor, sementara tekanan terhadap daya beli masih berlanjut.

Karena itu, ia menilai pemerintah perlu memperkuat pengembangan UMKM tidak hanya dari sisi penawaran seperti akses pembiayaan, tetapi juga dari sisi permintaan.

Kreator konten: Yelinda
Editor: Almer Sidqi, Nur Farida

05/06/2026

Co-Founder dan Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Institute, Mulya Amri, mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, sebagaimana yang berhasil dicapai negara-negara lain di kawasan Asia, seperti Vietnam dan India.

Menurutnya, Vietnam dan India dapat menjadi contoh bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai.

Hal itu disampaikan Mulya Amri dalam diskusi bertajuk “Kelas Menengah Indonesia di Persimpangan: Membedah KIMCI 2026 dan Implikasinya bagi Dunia Usaha” yang diselenggarakan Kadin Indonesia Institute, Kamis (4/6).

“Kita dengan mudah bisa melihat ke Vietnam dan India. Bagi mereka pertumbuhan ekonomi 8% itu sehari-hari, rata-rata tiap tahun ya segitu. Kita juga bisa, apa kurangnya kita dari India sama Vietnam?” Ujar Mulya.

Mulya mengatakan salah satu kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi adalah memperkuat sektor-sektor dengan kompleksitas ekonomi dan nilai tambah yang lebih tinggi. Menurutnya, Indonesia tidak bisa terus bergantung pada sektor primer karena struktur ekspor nasional masih didominasi produk dengan tingkat pengolahan yang relatif rendah.

Kreator konten: Yelinda
Editor: Almer Sidqi, Nur Farida

Mantan Direktur Utama BRI Ventures Nicko Widjaja menjadi terdakwa kasus korupsi bersama lima orang lainnya dalam dugaan ...
05/06/2026

Mantan Direktur Utama BRI Ventures Nicko Widjaja menjadi terdakwa kasus korupsi bersama lima orang lainnya dalam dugaan korupsi pengelolaan investasi ke TaniHub sepanjang 2019-2023.

Jaksa menduga investasi tersebut diberikan tanpa verifikasi lapangan yang memadai, meski tim hukum Nicko menegaskan bahwa seluruh proses telah melewati tahapan due diligence dan persetujuan komite investasi sesuai SOP perusahaan.

Kasus hukum yang menjerat kegagalan investasi modal ventura ke ranah pidana ini dinilai sebagai preseden yang dapat merusak iklim inovasi dan bisnis.

Pakar hukum menekankan bahwa kerugian investasi merupakan risiko dalam dunia venture capital yang tidak seharusnya otomatis dianggap sebagai kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

Bagaimana seharusnya hukum melihat risiko kegagalan investasi dalam bisnis modal ventura?

Simak selengkapnya dalam atau klik link di bio.

Kreator konten: Rahma N.
Penulis: Desy Setyowati
Editor: Reza Pahlevi

Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kasus korupsi tata kelola prog...
05/06/2026

Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Ketiganya adalah mantan Kepala Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, dan mantan Wakil Kepala Lejten TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi, mereka diduga melakukan modus penunjukan yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi dengan pejabat BGN dan menerima insentif miliaran rupiah tiap harinya.

Selain itu, ketiganya juga diduga melakukan pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai ketentuan, termasuk melakukan penggelembungan atau markup pengadaan. Salah satu yang dirinci Jampidsus termasuk pengadaan 21.801 unit motor listrik yang sebelumnya sempat menjadi polemik.

Simak selengkapnya berikut ini atau klik link di bio.

Penulis: Leoni Susanto
Editor: Reza Pahlevi
Desain: Amosella

Address

PT. Katadata Indonesia Blok M Plaza Lt. 8, Jalan Bulungan No. 76, Kec. Kby. Baru, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Jakarta
12130

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+622157940835

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KATADATA Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KATADATA Indonesia:

Share