23/04/2026
๐๐จ๐๐จ ๐๐๐๐จ๐๐ก๐, ๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก๐
Dulu, kita sering melihat tomat dan cabai berakhir di selokan. Petani frustrasi. Panen melimpah kok ujung-ujungnya rugi besar? Harga bisa anjlok tanpa ampun.
Lalu, Makan Bergizi Gratis hadir. Dapur-dapur MBG mulai beroperasi.
Karisudin, petani sayur Cepogo, merasakan perubahannya. Permintaan sayur meningkat pesat. Harga melompat naik. Sayur tidak lagi terbuang percuma. Panen terserap langsung ke piring anak-anak kita.
Menjaga harga stabil di tingkat petani bukan perkara gampang. Butuh kebijakan tegas. Butuh kerja ekstra. Sebagai anak petani, saya paham betul perihnya melihat jerih payah bapak ibu di ladang tidak dihargai pasar.
MBG mengubah wajah ladang kita. Pasar tradisional tetap jalan, ditambah pesanan pasti untuk suplai gizi anak sekolah. Petani lebih berani menanam. Harapan kembali tumbuh subur.
Kita harus jaga momentum ini. Sayur segar bervitamin untuk generasi penerus, dompet menebal untuk pahlawan pangan kita. Dua sisi koin saling menguntungkan. Terus tanam, terus panen!
Petani untung, gizi anak terpenuhi. Kawal terus program baik ini! Tak bisa dipungkiri, MBG membuat harga sayur-mayur di petani lebih naik dan terjamin.