12/01/2026
Sebuah rekaman video yang mendadak viral pada Senin, 12 Januari 2026, memicu kemarahan sekaligus keprihatinan mendalam di kalangan pengguna media sosial.
Dalam tayangan tersebut, seorang perempuan terlihat mengangkat tubuh seekor mamalia air yang diduga kuat adalah Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris). Yang membuat publik merasa miris adalah tindakan perempuan tersebut yang menggoyangkan tubuh satwa langka itu seolah-olah sedang mengajaknya berjoget.
Namun, harapan akan adanya tanda kehidupan sirna karena tubuh sang pesut tampak kaku, terkulai lemas, dan tidak memberikan respons sama sekali terhadap gerakan tersebut. Fenomena ini memperkuat asumsi bahwa hewan ikonik kebanggaan Kalimantan Timur tersebut sudah dalam kondisi mati sebelum mencapai daratan atau ditemukan oleh warga.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih bekerja keras melakukan penelusuran untuk menentukan lokasi pasti kejadian tersebut serta mencari tahu kronologi mengapa satwa dilindungi itu bisa berada di luar habitat airnya.
Berbagai spekulasi mulai bermunculan di tengah masyarakat, termasuk kemungkinan bahwa pesut malang tersebut terjerat jaring nelayan sebelum akhirnya dibawa ke tepian. Investigasi lebih lanjut sangat diperlukan untuk mengonfirmasi kondisi fisik satwa saat pertama kali ditemukan.
Mengingat statusnya yang dilindungi ketat oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 dan masuk dalam kategori Apendiks I CITES, insiden ini bukan sekadar konten viral biasa, melainkan sebuah tragedi lingkungan yang serius.
Sebenarnya, apa yang menyebabkan pop**asi hewan cerdas ini semakin terhimpit di habitat aslinya? Dan seberapa kritis kondisi kesehatan ekosistem Sungai Mahakam saat ini hingga kejadian memilukan seperti ini terus berulang?
Selengkapnya: https://nationalgeographic.grid.id/read/134340804/di-balik-video-viral-pesut-mahakam-ironi-satwa-cerdas-yang-hanya-tersisa-60-ekor