Utama News dot com

Utama News dot com Hubungi kami di WA 081372841936 atau email [email protected]

03/03/2026

Aksi walk out yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Jakarta menjadi sorotan publik. Langkah tegas itu dinilai sebagai bentuk perjuangan nyata demi keadilan anggaran untuk rakyat Sumatera Utara.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Bobby menyoroti ketimpangan besar antara kebutuhan riil daerah dengan alokasi anggaran yang tertuang dalam Rencana Induk (Renduk). Data menunjukkan kebutuhan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Sumut mencapai Rp30,56 triliun. Namun, alokasi dalam Renduk versi pertama hanya Rp2,11 triliun atau sekitar 6,91 persen. Artinya, terdapat selisih Rp28,45 triliun di lima sektor utama.

Sikap tegas ini mendapat banyak respons positif dari masyarakat. Akademisi Universitas Dharmawangsa, Dr. Rahman Tahir, menilai argumentasi Gubernur Sumut sangat rasional dan patut diapresiasi. Menurutnya, perbedaan data alokasi yang signifikan antara pemerintah daerah dan kementerian menjadi alasan kuat untuk menyuarakan keberatan.

Ia juga mendorong para bupati dan wali kota terdampak bencana di Sumut untuk berdiri bersama gubernur. Kolaborasi antar kepala daerah dinilai penting agar kebutuhan riil masyarakat tidak terabaikan. Tanpa dukungan dana rekonstruksi yang layak, pelayanan publik berpotensi terhambat dalam jangka panjang akibat keterbatasan APBD.

Momentum Ramadan diharapkan menjadi titik refleksi dan keadilan bagi Sumatera Utara. Harapannya, kebijakan pusat benar-benar berpihak pada korban bencana, melihat dari sisi kemanusiaan, bukan semata efisiensi anggaran.

Langkah walk out ini bukan sekadar aksi simbolik, tetapi pesan tegas bahwa keadilan anggaran adalah hak rakyat.

🚨 Bobby Nasution Protes Keras! Sumut Hanya Dapat 6,91% Dana Rehabilitasi Bencana 🚨Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Na...
27/02/2026

🚨 Bobby Nasution Protes Keras! Sumut Hanya Dapat 6,91% Dana Rehabilitasi Bencana 🚨

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, melayangkan protes keras dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Pulau Sumatera, Jumat (27/2/2026).

Dalam rapat yang dipimpin Menko PMK, Bobby menyoroti ketimpangan besar antara kebutuhan riil Sumut dan alokasi anggaran dalam Rencana Induk (Renduk). Data menunjukkan kebutuhan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Sumut mencapai Rp30,56 triliun.

Namun dalam Renduk versi pertama, Sumut hanya mendapat Rp2,11 triliun atau 6,91% dari total kebutuhan. Artinya ada kekurangan sekitar Rp28,45 triliun di lima sektor utama!

Sektor infrastruktur menjadi sorotan tajam. Dari kebutuhan Rp20,92 triliun, alokasi yang diberikan hanya sekitar Rp37,32 miliar. Angka yang dinilai sangat tidak proporsional.

“Apakah ada data dari kami yang tidak sinkron? Kami perlu penjelasan kenapa Sumut hanya mendapat 6,91% dari total kebutuhan,” tegas Bobby dalam forum.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, juga mempertanyakan perbedaan data antara pemerintah daerah dan Kementerian PUPR, khususnya terkait kerusakan infrastruktur.

Sementara itu, Menteri PPN/Bappenas menegaskan bahwa Renduk ini masih versi pertama (15 Februari 2026) dan terbuka untuk revisi hingga 30 Maret. Meski akhirnya disetujui dengan sejumlah catatan, desakan perbaikan alokasi untuk Sumut dipastikan akan terus diperjuangkan.

Sebagai bentuk protes keras, Bobby bahkan memilih walk out dari rapat tersebut.

Kini publik menanti: akankah revisi benar-benar menjawab kebutuhan Sumatera Utara?

Genap 1 tahun memimpin Provinsi Sumatera Utara pada 20 Februari 2026, kiprah Gubernur Sumut, Bobby Nasution, kian mendap...
21/02/2026

Genap 1 tahun memimpin Provinsi Sumatera Utara pada 20 Februari 2026, kiprah Gubernur Sumut, Bobby Nasution, kian mendapat sorotan. Bersama Wakil Gubernur H. Surya, ia dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama bencana banjir dan longsor besar pada November 2025—yang disebut-sebut sebagai yang terparah dalam 5 tahun terakhir.

Pengalaman memimpin saat pandemi Covid-19 ketika menjabat Wali Kota Medan menjadi bekal penting. Saat itu, visi UMKM naik kelas benar-benar dirasakan pelaku usaha kecil dan menengah. Kini di level provinsi, ujian datang dalam bentuk bencana alam—dan respons cepat pun ditunjukkan.

Bobby tak hanya turun langsung ke lokasi, tetapi juga mengambil langkah tegas pascabencana. Salah satunya merekomendasikan penutupan perusahaan yang terindikasi merusak hutan dan lingkungan, termasuk PT Toba Pulp Lestari (TPL), yang kemudian resmi ditutup pemerintah pusat pada 11 Desember 2025.

Pemulihan pun dikebut. Sebanyak 1.000 unit hunian tetap (huntap) dibangun bagi warga terdampak. Hunian sementara telah ditempati warga dari Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara, sembari menunggu penyelesaian huntap.

Tak tanggung-tanggung, Rp430 miliar digelontorkan untuk percepatan pemulihan. Fokus terbesar pada infrastruktur—jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, hingga rehabilitasi rumah. Pendidikan, kesehatan, komunikasi, dan bantuan keuangan daerah juga mendapat porsi anggaran signifikan. Bahkan siswa SMA/SMK dan SLB di wilayah terdampak mendapat kebijakan sekolah gratis tahun ajaran 2026/2027.

Di sektor kesehatan, 100 persen Universal Health Coverage (UHC) berhasil dituntaskan. Lewat Program Berobat Gratis (PROBIS), warga cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan. Tak ada lagi alasan penolakan karena administrasi.

Di sisi lain, pembangunan Kep**auan Nias juga menjadi prioritas. Menuju Nias Maju 2029, disiapkan ratusan miliar rupiah untuk penguatan ekonomi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan konektivitas wilayah.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmennya terhadap program berobat gratis melalui Universa...
08/02/2026

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmennya terhadap program berobat gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) bagi seluruh masyarakat Sumut. Ia juga menegaskan tidak akan mentolerir rumah sakit yang masih “nakal” dan melanggar aturan pelayanan kesehatan.

Komitmen ini disampaikan menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran pelayanan medis yang melibatkan seorang bayi berusia 9 bulan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Deli Serdang. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut langsung menurunkan tim untuk melakukan investigasi mendalam dan objektif.

Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal Lubis, menegaskan bahwa proses klarifikasi dilakukan secara menyeluruh. Hasil audit investigasi nantinya akan menjadi dasar pembinaan maupun penegakan aturan. Masyarakat pun diminta bersabar dan menunggu hasil resmi sebelum menarik kesimp**an.

Sebagai langkah awal, Dinkes Sumut telah memberikan teguran kepada manajemen rumah sakit terkait. Temuan sementara menunjukkan adanya petugas layanan depan yang diduga belum memahami kebijakan UHC secara utuh.

Program UHC sendiri dirancang untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya, terutama dalam kondisi darurat. Jika terbukti terjadi penolakan pasien, hal tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran berat dan akan dikenai sanksi tegas.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pengawasan layanan publik, khususnya sektor kesehatan, menjadi prioritas utama. Diharapkan, kasus ini menjadi momentum evaluasi bersama agar kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmennya bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur...
07/02/2026

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmennya bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia dan masa depan generasi muda. 🌱✨

Hal ini disampaikan Akademisi Universitas Dharmawangsa, Dr. Rahman Tahir, usai kegiatan Studium Generale bertema “Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Berkelanjutan” yang menghadirkan Bobby Nasution sebagai pemateri utama di Xperience Space BINUS Medan, Jumat (6/2/2026).

Menurut Dr. Rahman Tahir, perhatian Gubernur Sumut terhadap mahasiswa menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas penting. Mahasiswa dipandang sebagai agen perubahan—penggerak inovasi, pemanfaatan teknologi, hingga kewirausahaan sosial—yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berperan dalam transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa melalui pendekatan fostering and empowering.

Dalam kuliah umumnya, Bobby Nasution mengajak generasi muda, khususnya Binusian, untuk berani mengambil peran, mengembangkan potensi diri, adaptif terhadap perubahan, serta memanfaatkan dunia kampus sebagai ruang belajar dan bertumbuh. Dengan semangat pantang menyerah, generasi muda diharapkan mampu berkontribusi nyata demi Sumatera Utara dan bersama mewujudkan Indonesia Emas 2045. 🇮🇩✨

Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Pratama dari BPJS Kesehatan yang diterima Pemerintah Provinsi...
30/01/2026

Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Pratama dari BPJS Kesehatan yang diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bukan sekadar capaian administratif. Ia adalah penanda dari perjuangan panjang menghadirkan negara di tengah kecemasan paling manusiawi: rasa takut jatuh sakit tanpa biaya.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, kebijakan kesehatan tak berhenti di ruang rapat. Ia bergerak keluar, menyentuh realitas warga—ke ruang tunggu puskesmas yang penuh, ke lorong rumah sakit yang selama bertahun-tahun menjadi batas antara sembuh dan menyerah. Di sanalah kebijakan diuji: apakah negara benar-benar hadir, atau hanya tercatat di atas kertas.

Bobby memilih jalan yang tidak mudah. Perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional melalui skema UHC berarti menata ulang anggaran, menekan birokrasi, dan memastikan pemerintah daerah tak lagi membiarkan warganya berhadapan sendiri dengan mahalnya biaya pengobatan. Prinsipnya sederhana namun tegas: tak boleh ada warga Sumatera Utara yang menunda berobat hanya karena tak punya uang.

UHC dijalankan bukan sekadar mengejar angka, melainkan memulihkan kepercayaan rakyat bahwa negara masih berpihak. Setiap kartu kepesertaan adalah harapan. Setiap akses layanan kesehatan adalah bukti kehadiran pemerintah yang nyata—bukan slogan.

Pengakuan nasional dari BPJS Kesehatan menjadi penanda bahwa upaya itu terlihat dan diakui. Namun bagi Bobby, penghargaan ini bukan garis akhir. Ia adalah pengingat bahwa kerja di sektor kesehatan tak berhenti pada seremoni, melainkan harus terus dijaga di lapangan—agar tak ada lagi cerita warga p**ang dari rumah sakit dengan duka karena persoalan biaya.

Di Sumatera Utara, perjuangan itu masih berlangsung. Namun satu hal kini jelas: arahnya telah ditetapkan—kesehatan adalah hak, dan negara wajib memperjuangkannya sampai tuntas.

13/01/2026

Warga Binjai ikut menyoroti sebuah proyek penguatan jembatan Sungai Bangkatan ruas Jalan Irian yang berada di Kecamatan Binjai Kota.

Hal itu terlihat melalui video yang beredar dengan durasi lebih kurang 1 menit 39 detik yang diperoleh awak media. Dalam video terdengar suara masyarakat mempertanyakan pembangunan proyek yang menghabiskan dana sebesar Rp. 986.000.000 (Sembilan Ratus Delapan Puluh Enam Juta Rupiah) yang bersumber dari APBD Kota Binjai tahun 2025.

"Yang terhormat bapak Walikota binjai beserta jajaran, izin melaporkan pembangunan jembatan di wilayah Kelurahan Setia, Jalan Kapten Muslim, Simpang Irian, posisi (proyek) jembatan menjorok ke tengah aliran sungai," ucap seorang pria di dalam video tersebut, Selasa (13/1).

Akibat proyek itu, sambung sang sumber, aliran Sungai Bangkatan menjadi sempit.

"Jadi sungai ini menyempit tinggal separuh, sehingga akan menimbulkan banjir yang berlebihan di wilayah daerah Gang Balai dan sekitarnya. Sebelum dibangun (proyek) jembatan ini, air banjir akan surut sebelum 24 jam. Jika ini posisi aliran sungai yang lebih sempit, maka akan dipastikan surutnya banjir akan lebih lama dari biasanya," ujar pria tersebut.

Kini, masyarakat yang merekam kondisi aliran Sungai Bangkatan tersebut memohon kepada Walikota Binjai untuk meninjau ulang pembangunan penguatan jembatan yang dimaksud.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dari spse.inaproc.id, proyek yang hampir menghabiskan dana sebesar Rp 1 miliar ini dikerjakan oleh perusahaan berinisial CV VC yang beralamat di Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

Sebelumnya ada delapan peserta perusahaan yang mengikuti lelang proyek. Namun hanya perusahaan CV VC yang satu-satunya memberikan harga penawaran dan dinyatakan sebagai pemenang proyek.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum awak media, proyek penguatan jembatan ini diduga milik oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian, PUK SPPK FSPMI PT. KCN melaksanakan kunjungan sosial menjenguk orang tua dua ...
27/10/2025

Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian, PUK SPPK FSPMI PT. KCN melaksanakan kunjungan sosial menjenguk orang tua dua rekan kerja yang sedang sakit 🤝💙

Solidaritas bukan sekadar kata, tapi tindakan nyata yang lahir dari rasa empati dan persaudaraan.
Semoga kedua orang tua rekan kita segera pulih dan diberi kesehatan 🙏

Sindiran Manis dari Banda Aceh 🍦Suasana Minggu siang di sebuah masjid di Banda Aceh berlangsung khusyuk. Usai menunaikan...
30/09/2025

Sindiran Manis dari Banda Aceh 🍦

Suasana Minggu siang di sebuah masjid di Banda Aceh berlangsung khusyuk. Usai menunaikan salat, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), tampak keluar dari serambi masjid. Di halaman, ada pemandangan sederhana namun berkesan: seorang pedagang es krim dengan sepeda motor berpelat BK (Sumatera Utara) tengah menjajakan dagangannya.

Tanpa banyak bicara, Mualem mendekat dan langsung memesan es krim. Bukan menyinggung soal pelat nomor luar daerah, bukan p**a soal pajak kendaraan — yang ada hanya senyum ramah dan obrolan ringan soal rasa es krim di tengah panasnya cuaca Banda Aceh.

Momen ini terekam oleh warga dan segera viral. Banyak yang mengira sang Gubernur akan menegur sang pedagang karena membawa kendaraan dari luar Aceh. Tapi yang terjadi justru sebaliknya.

"Beliau cuma tanya soal es krim, bukan soal pelat. Padahal pajaknya jelas ke Medan," tulis seorang netizen disertai emoji tawa.

Gaya santai Mualem ini seolah menjadi sindiran halus terhadap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang sempat mewacanakan razia kendaraan berpelat BL di wilayah Sumut. Sebuah langkah yang sempat menuai kritik karena dianggap arogan dan tidak bijak.

Di Aceh sendiri, kendaraan berpelat BK sudah sejak lama wara-wiri, bahkan jadi andalan banyak warga untuk mencari nafkah. Tak pernah ada razia, apalagi pelarangan.

Potret sederhana antara Mualem dan penjual es krim ini menjadi pengingat: bahwa pemimpin bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal kebijaksanaan.

25/09/2025

📍 Binjai, 25 September
Razia gabungan BNNK Binjai & Pemko Binjai di sebuah kos-kosan kawasan Jalan Danau Poso berhasil mengamankan 24 orang. Hasil tes urine: 20 orang positif narkoba — terdiri dari 14 wanita dan 6 pria, sebagian besar masih remaja dan dewasa muda.

🗣️ "Razia ini atas laporan warga yang resah. Selanjutnya, akan dilakukan assessment dan koordinasi dengan keluarga, terutama bagi yang masih di bawah umur," — Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry Sembiring.


Selengkapnya di

Kepala ini berdarah, namun semangat kami tetap utuh! Tidak ada yang bisa menghentikan kami dalam memperjuangkan kebenara...
25/09/2025

Kepala ini berdarah, namun semangat kami tetap utuh! Tidak ada yang bisa menghentikan kami dalam memperjuangkan kebenaran. 🩸✊

Selengkapnya di

10/09/2025

Penemuan Mengejutkan di Sergai!
Kerangka manusia ditemukan di dalam batang pohon aren oleh dua warga yang hendak panen sawit di Dusun I, Desa Pematang Ganjang.
Polisi tengah mendalami kasus ini dan menunggu hasil uji DNA dari Jakarta.
📍Kejadian: Selasa, 9 September
📲 Simak detail lengkapnya di

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Utama News dot com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Utama News dot com:

Share