21/12/2025
Tanggal 22 Desember 2025, Indonesia kembali memperingati Hari Ibu ke-97, sebuah momentum nasional yang memiliki makna jauh lebih dalam dari sekadar perayaan seremonial.
Hari Ibu di Indonesia lahir dari Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928 di Yogyakarta, ketika perempuan dari berbagai daerah berkumpul, bersuara, dan menyatukan visi perjuangan. Peristiwa bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.
๐ Hari Ibu bukan Motherโs Day versi Indonesia.
Ini adalah bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan perempuan dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.
Pada peringatan tahun ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengusung tema:
โจ โPerempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.โ
Tema ini menegaskan bahwa perempuan Indonesia:
Bukan hanya penerima manfaat pembangunan
Tetapi aktor utama perubahan sosial, ekonomi, dan budaya
๐ฉโ๐พ๐ฉโ๐ซ๐ฉโโ๏ธ๐ฉโ๐ผ
Dari perempuan petani, buruh, tenaga kesehatan, pendidik, pelaku UMKM, hingga pemimpin di pemerintahan dan teknologiโsemuanya berkontribusi nyata bagi bangsa.
Namun, perjalanan ini tidak selalu mudah. Perempuan masih menghadapi:
Beban ganda
Kekerasan berbasis gender
Akses dan kesempatan yang belum setara
Karena itu, pemerintah terus memperkuat perlindungan melalui:
โ๏ธ UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS)
โ๏ธ UU Penghapusan KDRT
โ๏ธ Implementasi CEDAW
โ๏ธ Pengarusutamaan gender di seluruh sektor pembangunan
๐ฏ Tujuannya jelas:
Perempuan Indonesia aman, setara, terlindungi, dan mampu berkarya maksimal.
Hari Ibu ke-97 ini menjadi pengingat bahwa Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa perempuan yang berdaya. Dibutuhkan kolaborasi semua pihakโpemerintah, masyarakat, dunia usaha, pendidikan, media, dan keluargaโuntuk memastikan kesetaraan gender menjadi fondasi pembangunan.
๐ Selamat Hari Ibu 2025.
Terima kasih untuk seluruh perempuan Indonesia atas kekuatan, pengabdian, dan karya nyata yang terus menghidupkan bangsa.
Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045.