04/01/2026
NAMA DICATUT, KELAS PALSU, DAN TRANSFER DANA
INI PELAJARAN PENTING UNTUK KITA SEMUA
Belakangan ini kita belajar dari kasus yang menimpa Kak Lovika Dewi Bangun.
Namanya dicatut oleh oknum di Facebook untuk membuka kelas, jasa monetisasi, dan berbagai penawaran berbayar, seolah-olah itu resmi dan berasal dari beliau.
Banyak yang akhirnya tertipu.
Bukan karena mereka bodoh,
tapi karena modusnya rapi dan memanfaatkan kepercayaan.
Yang perlu dipahami bersama adalah celah teknisnya.
Oknum tersebut menggunakan akun DANA sebagai tujuan transfer.
Perlu diketahui, akun DANA bebas menggunakan nama siapa saja.
Nama yang muncul di DANA tidak menjamin itu orang aslinya.
Siapa pun bisa menulis nama siapa pun.
Ini berbeda dengan rekening bank.
Di bank, nama pemilik rekening terikat dengan identitas resmi.
Kalau nama tidak sesuai, biasanya langsung terasa janggal.
Di Facebook, modus seperti ini sering terjadi:
pakai nama tokoh yang dikenal,
buat kelas atau jasa,
beri kesan “terbatas” dan “segera”,
lalu arahkan korban ke transfer dompet digital.
Orang yang benar-benar membangun nama baik
tidak perlu meminjam nama orang lain,
tidak perlu mendesak,
dan tidak bermain di area abu-abu.
Semoga kejadian ini jadi pelajaran bersama.
Bukan untuk menyalahkan siapa pun,
tapi agar kita semua lebih waspada, lebih cerdas, dan tidak mudah percaya hanya karena nama besar.
Silakan bagikan tulisan ini.
Bukan untuk menakut-nakuti,
tapi supaya tidak ada lagi yang belajar lewat kerugian.