14/06/2026
๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐๐ถ ๐๐๐ฎ๐ต ๐๐ด๐ป๐ถ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ฐ๐ฒ ๐ญ๐ฒ๐ฏ๐๐ฎ:
"๐
๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ฝ๐ช๐ฃ๐ช๐ ๐ผ๐ฃ๐๐ ๐๐๐ฎ๐ ๐๐ฉ๐ช!"๐ข๐ข
Seorang ayah di Nias Utara meratapi kepergian putrinya, Agnis Jance Zebua, yang tewas secara mengenaskan. Dalam kepedihan yang mendalam, ia mengungkapkan penyesalan dan permohonan putus asaโia rela jika pelaku mengambil putrinya sebagai istri, asalkan nyawa putrinya itu selamat. Namun, hati sang ayah hancur berkeping-keping karena harapan tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan; putrinya telah direnggut dengan cara yang sangat kejam.
Sebelum kejadian, Jance sempat bercerita kepada sang ayah bahwa ada seorang pria dewasa "bapak-bapak" di kampung mereka yang menyukai dirinya. Menyadari adanya bahaya yang mengintai, sang ayah langsung menugaskan adik laki-laki Jance untuk selalu mendampingi kakaknya setiap kali berangkat dan pulang sekolah. Namun, takdir berkata lain; upaya perlindungan tersebut tidak mampu mencegah malapetaka yang merenggut nyawa buah hatinya.
Pihak keluarga telah berulang kali memohon agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum seadil-adilnya. Namun ironisnya, hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.
Bersama seluruh elemen masyarakat Nias yang mendambakan keadilan, kami mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dalam hal ini Polres Nias, untuk segera mengamankan pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
[Video: Yafo KJ Gea | K. Publik].