TVRI Nasional

TVRI Nasional Akun Fanpage Resmi Lembaga Penyiaran Publik TVRI Siaran Nasional Fanpage Resmi (Corporate Identity dan Promo Program Unggulan) TVRI Siaran Nasional

03/09/2026

Pemandangan yang menyayat hati sekaligus luar biasa terekam di kawasan Hutan Kota Sampit, tepatnya di ujung Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur. Di tengah kepulan asap pekat dan hamparan lahan gambut yang telah hangus menjadi abu, naluri seorang ibu berbicara. Tanpa ruang untuk melarikan diri dari kobaran bara api di bawahnya, sang induk memilih bertahan di titik tertinggi sebatang pohon kering yang tersisa sambil memeluk erat bayinya demi melindungi buah hatinya dari hawa panas ekstrem.

Keberadaan kedua satwa dilindungi ini awalnya terpantau oleh anggota TNI yang sedang melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menyadari situasi yang sangat kritis, temuan ini langsung dilaporkan untuk tindakan penyelamatan darurat.

Aksi cepat dan dramatis segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Resort Sampit, Orangutan Foundation International (OFI) Pangkalan Bun, serta tim medis. Mengingat medan yang sulit dan penuh asap, tim medis harus bergerak ekstra hati-hati. Menggunakan metode pembiusan, proses evakuasi yang menegangkan tersebut akhirnya berhasil diselesaikan pada malam hari sekitar pukul 21.47 WIB.

Kini, setelah melewati masa-masa kritis, ada kabar melegakan yang patut kita syukuri. Sang induk yang diperkirakan berusia 20 tahun diberi nama ‘Raya’, sedangkan anak betinanya yang berusia sekitar 1 tahun diberi nama ‘Rayu’—sebuah nama yang mengabadikan lokasi penyelamatan mereka di Jalan Sawit Raya.

Berdasarkan pemeriksaan kesehatan awal oleh dokter hewan di lokasi, kondisi fisik Raya dan Rayu secara umum dinyatakan relatif baik dan stabil. Meski sempat terjebak di atas area yang terbakar, petugas tidak menemukan luka bakar ataupun cedera fisik yang serius pada tubuh mereka. Keduanya hanya terindikasi mengalami dehidrasi ringan akibat paparan suhu panas di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, Raya dan Rayu telah dibawa ke tempat aman (safe house) di Pangkalan Bun untuk menjalani observasi kesehatan secara intensif. Jika kondisi kesehatan mereka dinyatakan sudah pulih sepenuhnya, pihak BKSDA berencana melakukan translokasi atau pelepasliaran kembali ke habitat konservasi yang aman dan jauh dari ancaman karhutla, seperti Taman Nasional Tanjung Puting atau Suaka Margasatwa Lamandau.

Mari kita sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang telah bertaruh waktu dan keselamatan demi menyelamatkan Raya dan Rayu. Semoga kejadian ini menjadi pengingat keras bagi kita semua akan dampak nyata karhutla terhadap kelestarian satwa liar kebanggaan Indonesia. 🇮🇩🦧

Bagikan pendapatmu di kolom komentar dan sebar luaskan kabar baik ini! 👇

📸: Dokumentasi feedawz

03/09/2026

Presiden Prabowo di EEF: Di Saat Negara Lain Bangun Tembok, Kita Pilih Bangun Jembatan!

03/09/2026

Presiden Prabowo ke Presiden Putin: Kami Tidak Akan Pernah Melupakan Teman!

03/09/2026

Presiden Prabowo: MBG Bisa Mengangkat Jutaan Rakyat Indonesia dari Kemiskinan

03/09/2026

Presiden Prabowo Pastikan RI Tetap Non-Blok, Tawarkan Perdagangan Setara Untuk Semua Negara

03/09/2026

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat resmi memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama 14 hari, terhitung sejak 4 hingga 18 September 2026. Keputusan ini diambil menyusul masih tingginya kemunculan titik api dan insiden kebakaran lahan di sejumlah wilayah.

Langkah perpanjangan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi tim gabungan dalam menanggulangi bencana di lapangan. Selama masa darurat, pemantauan titik api dan operasi pemadaman akan terus dioptimalkan secara intensif guna menekan risiko dan mencegah penyebaran api yang lebih luas.

03/09/2026

Presiden Prabowo: Perdagangan Indonesia-Rusia Terus Meningkat

03/09/2026

Momen Presiden Prabowo Minta Maaf Ke Presiden Putin

03/09/2026

Presiden Putin: Indonesia Adalah Mitra Kunci Bagi Rusia di Asia Pasifik

03/09/2026

Jangan tunggu ada korban baru tertib! Buntut dari kasus dugaan keracunan massal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri dan pelajar di Tanggulangin, Sidoarjo, koordinasi intensif langsung digelar demi mengevaluasi total tata kelola dapur penyedia. Keamanan pangan bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama keselamatan anak-anak penerima manfaat. Mulai saat ini, setiap detail higienitas di dapur harus diawasi ketat tanpa toleransi kelalaian

Address

Jalan Gerbang Pemuda No. 8 Senayan
Jakarta
10270

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TVRI Nasional posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to TVRI Nasional:

Shortcuts

Share