Printpacktvnews

Printpacktvnews Dprint monthly..group Majalah printpack Indonesia, terbit iap bulan sebagai media komunikasi digital klik IG ptintpackindonesia

08/01/2026

Pesan sebelum​ 12 Jan

08/01/2026
08/01/2026
08/01/2026
07/01/2026

Epson Hadirkan Printer Foto Format Besar Terbaru Untuk Profesional SC P7330 dan SC-P9330

Epson kembali hadirkan printer foto format besar terbaru SureColor SC-P7330 (24 inci) dan SureColor SC-P9330 (44 inci).

Dua jenis printer ini menjadi standar baru pencetakan profesional dengan presisi warna tinggi dan konsistensi optimal
Sebagai penerus SureColor SC-P6000 dan SC-P8000, kedua printer ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fotografer profesional, seniman, studio kreatif, hingga agensi periklanan.

Sebab, jenis profesi dan usaha itu menuntut akurasi warna tinggi untuk aplikasi fotografi, proofing, periklanan, serta reproduksi karya seni bernilai tinggi.

Head of Vertical Business Epson Indonesia, Lina Mariani, menjelaskan, SureColor SC-P7330 dan SC-P9330 mengusung formulasi tinta terbaru dengan tambahan warna violet.

Inovasi ini memperluas cakupan spektrum warna, terutama pada rentang biru dan ungu, sekaligus menghasilkan gradasi yang lebih halus serta kedalaman warna hitam yang lebih optimal.

“Teknologi ini memungkinkan profesional kreatif mendapatkan hasil cetak yang lebih akurat, detail, dan mendekati tampilan aslinya,” ujar Lina, belum lama ini.

Dari sisi performa dan produktivitas, kedua printer dibekali PrecisionCore MicroTFP Printhead berukuran 2,64 inci dengan 8.000 nozzle.

Dukungan Nozzle Verification Technology memastikan kualitas cetak tetap stabil secara otomatis, sekaligus mengurangi risiko kesalahan cetak dan kebutuhan cetak ulang.

Fleksibilitas media juga menjadi keunggulan utama. SureColor SC-P7330 dan SC-P9330 mendukung berbagai jenis media, mulai dari kertas foto, fine art, kanvas, hingga poster, dengan lebar cetak hingga 44 inci serta kemampuan pencetakan borderless.

Melalui kehadiran dua printer terbaru ini, Epson menegaskan komitmennya dalam mendukung profesional kreatif menghasilkan karya berstandar galeri dengan kualitas konsisten dan alur kerja yang lebih efisien,” pungkasnya.
**

31/12/2025

Sejarah industri teknologi menyimpan satu kalimat paling ikonik sekaligus menyedihkan yang diucapkan oleh mantan CEO Nokia di akhir masa kejayaan perusahaannya. Dalam pidato perpisahannya, ia menitikkan air mata sambil berujar, "Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, tetapi entah bagaimana, kami kalah," yang kemudian menjadi pelajaran berharga bagi banyak pebisnis di seluruh dunia.

Kutipan ini menggambarkan bagaimana sebuah raksasa yang mendominasi pasar selama belasan tahun bisa tumbang bukan karena kebodohan, melainkan karena lambatnya adaptasi terhadap perubahan zaman. Nokia saat itu tetap fokus pada kualitas fisik ponsel yang kokoh, sementara dunia secara mendadak beralih ke era layar sentuh dan ekosistem aplikasi yang dipelopori oleh pesaing barunya.

Bagi para pengamat industri, kisah Nokia adalah contoh nyata dari disrupsi teknologi di mana menjadi "baik" saja tidaklah cukup jika aturan main tiba-tiba berubah total. Keunggulan masa lalu tidak menjamin kesuksesan di masa depan jika perusahaan gagal membaca arah inovasi yang diinginkan oleh pasar yang semakin dinamis.

Kalimat tersebut tetap relevan hingga hari ini sebagai pengingat bagi siapa pun bahwa inovasi berkelanjutan adalah kunci utama untuk bertahan hidup. Kegagalan Nokia bukan hanya soal kerugian finansial, melainkan soal hilangnya sebuah era komunikasi yang pernah menyatukan jutaan orang di seluruh penjuru dunia melalui perangkat ikonik mereka.

Address

Rukan Malibu City Resort Blok I No. 11 Cengkareng Timur
Jakarta
11730

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Printpacktvnews posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Printpacktvnews:

Share

Category