Alpalhankam

Alpalhankam Media Analisis Platform Alutsista dan Kebijakan Keamanan

13/05/2026

Kendaraan tempur dari Banyuwangi ini memiliki meriam depan dengan kemampuan operasi di laut sungai rawa hingga
Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa

24/04/2026

RAHASIA TEKNOLOGI LOCKHEED MARTIN SR 72 YANG DISEBUT MAMPU MENEMBUS MACH 6

Lockheed Martin memperkenalkan SR 72 sebagai penerus SR 71 Blackbird yang pertama kali diumumkan pada tahun 2013 dengan kemampuan yang jauh melampaui generasi sebelumnya.

Pesawat ini disebut mampu mencapai kecepatan hingga Mach 6 atau sekitar 4.000 mil per jam serta terbang pada ketinggian 80.000 kaki yang setara tiga kali Gunung Everest. Kecepatan tersebut memungkinkan pesawat menjangkau berbagai titik di dunia dalam waktu sangat singkat sekaligus meningkatkan kemampuan misi pengintaian.

Teknologi utamanya menggunakan mesin jet dan roket hibrida melalui sistem siklus gabungan berbasis turbin hasil kerja sama dengan Aerojet Rocketdyne. Sistem ini memungkinkan pesawat beroperasi menggunakan mesin turbin pada kecepatan rendah kemudian beralih ke mesin scramjet saat memasuki kecepatan supersonik.

Lockheed Martin pada tahun 2018 juga memberikan isyarat mengenai potensi uji penerbangan SR 72 pada tahun 2025.
Menurut kamu, apakah teknologi seperti ini akan menjadi standar baru dalam sistem pengintaian masa depan?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa

21/04/2026

BAYRAKTAR TB2 INI MAMPU TERBANG 27 JAM TANPA TERDETEKSI

Bayraktar TB2 merupakan pesawat tanpa awak yang mampu beroperasi di udara secara terus menerus selama 27 jam dengan kemampuan yang sulit dideteksi oleh sistem radar.

Drone ini melancarkan serangan dari ketinggian sekitar 25 ribu kaki tanpa memberikan peringatan, sehingga target tidak memiliki banyak waktu untuk merespons. Persenjataannya menggunakan bom pintar dengan panduan laser yang mampu mengunci target dan mengenai sasaran secara akurat.

Selain itu, Bayraktar TB2 dikenal memiliki biaya produksi yang relatif rendah dibandingkan sistem militer lainnya, namun tetap mampu beroperasi secara senyap dan cerdas di medan tempur.

Kehadiran teknologi ini membawa perubahan besar dalam strategi peperangan karena efisiensi serta efektivitasnya di berbagai kondisi.

Menurut anda, apakah teknologi seperti ini akan semakin mendominasi sistem pertahanan di masa depan?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa

20/04/2026

NOSEL PESAWAT JET TEMPUR F 35B LIGHTNING II BISA BERPUTAR 90 DERAJAT UNTUK LEPAS LANDAS VERTIKAL

Bagaimana pesawat tempur bisa lepas landas secara vertikal dengan stabil?
F 35B Lightning II adalah pesawat jet tempur siluman generasi kelima varian Short Take Off and Vertical Landing STOVL buatan Lockheed Martin yang dirancang untuk lepas landas jarak pendek dan mendarat vertikal.

Pesawat ini menggunakan mekanisme modul putar tiga bantalan yang memungkinkan nosel berputar hingga 90 derajat dengan presisi tinggi menggunakan aktuator hidrolik tanpa bantuan motor listrik. Saat proses lepas landas vertikal, poros penggerak mesin utama terhubung ke kipas pengangkat melalui kopling yang diaktifkan oleh pilot sehingga kipas ikut berputar.

Secara bersamaan sistem mengarahkan nosel ke bawah hingga 90 derajat dan menghasilkan gaya angkat sebesar 41.000 pon, sementara sebagian udara dari mesin utama dialirkan melalui tiang penstabil untuk menjaga keseimbangan pesawat. Sistem ini didukung mesin turbofan afterburning Pratt and Whitney F 135 dengan panjang 220 inci, diameter 46 inci, serta berat 6.422 pon.

Mesin tersebut memiliki komponen kompleks seperti kipas tiga tahap, kompresor tekanan tinggi enam tahap, turbin tekanan tinggi satu tahap, serta turbin tekanan rendah dua tahap yang mampu menghasilkan gaya dorong sekitar 28.000 pon dan meningkat hingga 43.000 pon dengan afterburner. Menurut kamu, seberapa penting teknologi seperti ini dalam menentukan keunggulan pesawat tempur modern?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa

19/04/2026

KAPAL INDUK GERALD R FORD INI HABISKAN BIAYA 13 MILIAR DOLAR DENGAN KEMAMPUAN DI ATAS KELAS NIMITZ

Seberapa canggih kapal induk hingga nilainya mencapai 13 miliar dolar? Kapal induk Gerald R Ford dari kelas Ford memiliki ukuran yang jauh lebih besar dengan sekitar 25 dek dibandingkan kelas Nimitz yang hanya memiliki 18 dek, serta luas dek penerbangan mencapai 4,5 hingga 5 hektar dengan panjang setara 3,5 hingga 4 lapangan sepak bola.

Area hanggar yang menempati dua pertiga lambung kapal membuat Gerald R Ford mampu membawa hingga 90 pesawat, atau sekitar 30 unit lebih banyak dibandingkan kelas Nimitz. Dari sisi operasional, kapal ini menggunakan ketapel elektromagnetik yang mampu meluncurkan 4 pesawat dalam 60 detik, menggantikan sistem uap yang lebih lambat dan sulit dirawat.

Selain itu, kapal ini dirancang untuk kebutuhan peperangan masa depan dengan peningkatan pada radar, sistem tempur, lift, serta sistem tenaga yang menghasilkan efisiensi lebih tinggi dan otomatisasi yang lebih baik. Kemampuan ini memungkinkan pengaturan gelombang peluncuran pesawat menjadi lebih cepat serta meningkatkan pertahanan diri saat menghadapi pertempuran intensitas tinggi.

Dengan ukuran lebih besar, efisiensi lebih tinggi, serta pembaruan teknologi di berbagai sistem, seluruh pengembangan kapal induk Gerald R Ford ini menelan biaya hingga 13 miliar dolar.
Menurut anda,apakah teknologi seperti ini sebanding dengan biaya yang dikeluarkan?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa

16/04/2026

SR 71 BLACKBIRD PESAWAT TERCEPAT DI DUNIA

SR 71 Blackbird dikenal sebagai pesawat tercepat yang pernah dibuat manusia. Pesawat ini mampu melaju lebih dari 2.200 mil per jam atau sekitar tiga kali kecepatan suara, jauh melampaui kecepatan jet biasa.

Kecepatan ekstrem ini membuat SR 71 memiliki keunggulan unik. Saat rudal musuh mencoba mengunci target, pilot tidak melakukan manuver tajam, tetapi justru meningkatkan kecepatan hingga keluar dari jangkauan ancaman.

Pesawat ini dikembangkan oleh Amerika Serikat pada masa Perang Dingin dengan tujuan utama melakukan pengintaian strategis tanpa bisa dihentikan. Dalam satu penerbangan, SR 71 mampu melintasi wilayah Amerika Serikat dalam waktu kurang dari 68 menit.

Teknologi yang digunakan juga sangat maju untuk masanya. Selama terbang, suhu permukaan pesawat bisa mencapai lebih dari 600 derajat Fahrenheit akibat gesekan udara. Warna hitam pada badan pesawat berfungsi membantu mengelola panas sekaligus menjadi ciri khasnya.

Menariknya, pesawat ini mengalami kebocoran bahan bakar saat berada di darat. Celah pada badan pesawat baru tertutup rapat ketika pesawat mencapai kecepatan tinggi, menunjukkan desain yang memang dioptimalkan untuk kondisi supersonik.

SR 71 Blackbird bukan hanya pesawat cepat, tetapi juga simbol keunggulan teknologi penerbangan dalam menghadapi tantangan ekstrem di udara.

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa





15/04/2026

B2 SPIRIT MENJATUHKAN BOM TANPA TERDETEKSI

Pesawat B2 Spirit menjalankan misi dengan pendekatan yang sangat berbeda dari pengebom konvensional. Seluruh senjata disimpan di dalam badan pesawat untuk menjaga bentuk siluman tetap optimal dan sulit terdeteksi radar.

Bom seperti B61-12 ditempatkan pada sistem peluncur putar di dalam ruang senjata. Awak pesawat mengatur daya ledak dan mode peledakan secara digital saat pesawat masih berada di udara. Tahap ini menentukan efektivitas serangan secara presisi.

Berbeda dari strategi jarak jauh, B2 terbang langsung di atas target. Pilot mematikan emisi dan menarik antena untuk menjaga kesenyapan elektronik saat memasuki wilayah musuh.

Sistem radar pesawat kemudian memindai permukaan daratan untuk memastikan posisi target tetap akurat. Data bom dapat diperbarui sebelum pelepasan, terutama jika sinyal GPS mengalami gangguan.

Momen paling berisiko terjadi saat pintu ruang bom terbuka. Pada titik ini, profil siluman pesawat dapat terdeteksi untuk sesaat oleh radar musuh.

Bom dilontarkan menggunakan sistem pneumatik agar menembus aliran udara dengan stabil. Setelah itu, pintu langsung ditutup kembali untuk mengembalikan kemampuan siluman pesawat.

Beberapa roket kecil pada bom bekerja untuk menstabilkan posisi, lalu sistem pemandu mengarahkan bom menuju target dengan presisi tinggi. Ledakan dapat terjadi di udara atau setelah menembus tanah.

Menariknya, pesawat B2 sudah meninggalkan area jauh sebelum ledakan terjadi. Inilah yang membuatnya tetap sulit dilacak sekaligus sangat efektif dalam misi strategis.

Menurut Anda, apakah teknologi siluman seperti ini akan terus menjadi keunggulan utama dalam peperangan modern?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa





14/04/2026

SR 71 BLACKBIRD BOCORKAN BAHAN BAKAR DI DARAT. TERNYATA INI ALASANNYA!!!

Pesawat SR 71 Blackbird memiliki karakteristik unik yang jarang diketahui. Saat berada di landasan, pesawat ini justru sengaja membocorkan bahan bakar. Kondisi ini bukan kesalahan desain, tetapi bagian penting dari sistem teknisnya.

Insinyur merancang struktur pesawat menggunakan paduan titanium khusus untuk menahan suhu ekstrem yang dapat melampaui 1000 derajat Fahrenheit saat terbang hingga Mach 3. Untuk menghadapi panas tersebut, mereka membuat celah ekspansi pada struktur badan pesawat.

Saat di darat, suhu masih rendah sehingga celah ini terbuka dan menyebabkan bahan bakar merembes keluar. Namun kondisi berubah drastis saat pesawat mengudara. Gesekan udara memanaskan rangka pesawat dan membuat material titanium memuai.

Pemuaian ini menutup celah secara sempurna dan menjadikan tangki bahan bakar kedap udara saat kecepatan tinggi. Artinya, kebocoran hanya terjadi di darat dan berhenti total saat pesawat mencapai kondisi operasional optimal.

SR 71 juga menggunakan bahan bakar khusus bernama JP 7. Bahan bakar ini sangat stabil dan sulit terbakar, bahkan dalam kondisi panas ekstrem. Hal ini dirancang untuk mengurangi risiko kebakaran saat pesawat beroperasi di kecepatan tinggi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa dalam teknologi canggih, sesuatu yang terlihat sebagai kelemahan justru bisa menjadi solusi utama untuk mencapai performa ekstrem.

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa





12/04/2026

B-2 Spirit dikenal sebagai salah satu pesawat pengebom paling mahal di dunia dengan biaya sekitar 2,2 miliar dolar per unit. Namun menariknya, pesawat ini justru sangat jarang diterbangkan karena statusnya yang sangat rahasia dan strategis.

Desain pesawat ini tidak memiliki ekor dan menggunakan teknologi siluman yang membuatnya hampir tidak terdeteksi radar. Kemampuan ini memungkinkan B 2 Spirit terbang jarak jauh, seperti dari New York menuju Tokyo, menjalankan misi, lalu kembali tanpa terdeteksi.

Di balik kemampuannya, pesawat ini memiliki tantangan operasional yang sangat tinggi. Lapisan siluman pada badan pesawat sangat sensitif terhadap lingkungan. Air hujan dapat merusak lapisan tersebut dan sinar matahari dapat menimbulkan kerusakan permukaan. Setelah setiap misi, teknisi membutuhkan waktu sekitar 50 jam untuk melakukan perawatan.

Biaya operasionalnya juga sangat besar, mencapai sekitar 150 ribu dolar per jam terbang. Hal ini membuat setiap penerbangan menjadi keputusan strategis yang diperhitungkan secara matang.

B 2 Spirit mampu terbang hingga 44 jam tanpa henti karena dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, pemanas makanan, dan toilet. Pilot menjalankan tugas secara bergantian untuk menjaga performa selama misi panjang.

Pesawat ini disiapkan untuk skenario hari pertama dalam konflik besar. Keberadaannya menjadi salah satu aset strategis utama Amerika Serikat dengan nilai teknologi dan kemampuan yang sangat tinggi.

Bagaimana tanggapan Anda melihat strategi penggunaan pesawat super canggih yang justru jarang diterbangkan demi menjaga keunggulan teknologi?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa





Perbandingan SR 72 dan SR 71 menunjukkan perubahan besar dalam strategi dominasi udara Amerika Serikat. SR 71 Blackbird ...
10/04/2026

Perbandingan SR 72 dan SR 71 menunjukkan perubahan besar dalam strategi dominasi udara Amerika Serikat. SR 71 Blackbird menjadi simbol kecepatan pada era Perang Dingin dengan kemampuan terbang di atas Mach 3 untuk misi pengintaian strategis.

Kini, konsep SR 72 Darkstar membawa lompatan baru dari Amerika Serikat. Pesawat ini ditargetkan mencapai Mach 6 dengan teknologi hypersonic, membuka peluang penetrasi wilayah pertahanan modern dalam waktu sangat singkat. Perbedaannya tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga pendekatan operasi.

SR 71 mengandalkan ketinggian dan kecepatan untuk menghindari rudal. SR 72 dirancang untuk melampaui sistem pertahanan dengan kecepatan ekstrem serta kemungkinan tanpa pilot. Ini menandai pergeseran dari pesawat berawak ke sistem otonom berisiko rendah.

Perubahan ini menegaskan satu hal penting. Kecepatan kini menjadi faktor utama bertahan dan menyerang di era modern. Amerika Serikat mulai menggabungkan teknologi hypersonic dengan sistem tanpa awak untuk meningkatkan efektivitas misi.

Bagi Indonesia, arah ini memberi peluang strategis. Pengembangan UAV berkecepatan tinggi untuk pengawasan maritim serta penguatan sistem radar dan pertahanan udara menjadi langkah yang relevan untuk menghadapi ancaman masa depan.

Bagaimana tanggapan Anda melihat perkembangan teknologi hypersonic Amerika Serikat melalui SR 72 dibanding SR 71?

Visual dan narasi: Muhammad Yudha
Editor: Asa





Address

Tanah Abang
Jakarta
10270

Telephone

+622157931879

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Alpalhankam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share