19/02/2026
Berpuasa di musim panas memang lebih menantang karena risiko dehidrasi dan kelelahan lebih tinggi.
Berikut tips praktis agar puasa tetap sehat dan kuat:
🌅 Saat Sahur
Perbanyak cairan: Minum air putih 2–3 gelas, bisa ditambah susu rendah lemak.
Pilih makanan tinggi serat & protein: Oat, nasi merah, telur, ikan, tempe, sayur, dan buah.
Batasi makanan asin & pedas: Bisa memicu haus berlebihan.
Hindari minuman berkafein (kopi/teh berlebih): Bersifat diuretik dan bikin cepat haus.
☀️ Selama Puasa
Kurangi aktivitas berat di bawah terik matahari.
Istirahat cukup dan manfaatkan waktu teduh.
Jaga suhu tubuh: Gunakan pakaian longgar, warna terang, dan bahan menyerap keringat.
Waspadai tanda dehidrasi: Pusing, lemas, bibir kering—segera istirahat.
🌇 Saat Berbuka
Awali dengan air putih & kurma (atau buah manis alami).
Hindari langsung makan berat berlemak; mulai dengan porsi kecil.
Lengkapi dengan sayur & protein agar pemulihan energi optimal.
🌙 Setelah Tarawih hingga Tidur
Cukupi cairan bertahap (prinsip 2–4–2 gelas: berbuka–malam–sahur).
Buah tinggi air: Semangka, melon, jeruk, pepaya.
Tidur cukup untuk menjaga stamina esok hari.
❄️ Tambahan Tips
Mandi air sejuk untuk menurunkan suhu tubuh.
Gunakan pelembap bibir agar tidak kering.
Jika punya kondisi medis tertentu, konsultasikan pola puasa dengan tenaga kesehatan.