Vivanews

Vivanews INDEPTH & TRUSTED

07/09/2026

Ketika hidup terasa begitu berat dan harga diri perlahan runtuh, di situlah arti ketulusan keluarga diuji... đź’”

🎬 Film Baby Udon SEDANG TAYANG di bioskop seluruh Indonesia! 🌸
✨ Ada Promo Buy 1 Get 1 Free Ticket yang bisa kamu dapatkan melalui aplikasi CGV, TIX ID, M.TIX dan khusus Cinepolis pakai kode promo: KAZUKI.

Film BABY UDON
Terinspirasi dari kisah nyata perjalanan cinta F***y Kondoh & Alm. Hajime Kondoh

KAI Commuter membatalkan 12 perjalanan Commuter Line relasi Bogor, Depok, Manggarai, Cilebut, hingga Jakarta Kota mulai ...
07/09/2026

KAI Commuter membatalkan 12 perjalanan Commuter Line relasi Bogor, Depok, Manggarai, Cilebut, hingga Jakarta Kota mulai 7 hingga 30 September 2026.

Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan di balik pembatalan tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau atau tidak.

Pengguna KRL rute terdampak diminta untuk rutin memeriksa jadwal perjalanan terbaru sebelum berangkat ke stasiun selama periode penyesuaian.

Baca selengkapnya disini: https://www.viva.co.id/berita/metro/1926762-12-krl-bogor-dibatalkan-hingga-30-september-ada-apa-ini-daftarnya?page=all
____

Erupsi menerus yang berlangsung selama ~25 jam (4–6 September 2026) telah berakhir dan bertransisi ke letusan strombolia...
07/09/2026

Erupsi menerus yang berlangsung selama ~25 jam (4–6 September 2026) telah berakhir dan bertransisi ke letusan strombolian. Status saat ini berada di level Waspada, namun potensi erupsi susulan masih cukup tinggi.

Himbauan untuk Masyarakat:

- Memantau informasi resmi dari pemerintah (BPBD, BNPB, PVMBG) agar terhindar dari disinformasi.
- Tetap tenang namun waspada, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta menutup pintu/jendela untuk mencegah paparan abu vulkanik.
- Melindungi sumber air dan makanan dari kontaminasi abu.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq meminta pemerintah memperkuat mitigasi bencana dini, sistem peringatan dini, kesiapan jalur evakuasi, hingga penyaluran bantuan—terutama mengingat peningkatan aktivitas vulkanik juga terjadi di gunung lain seperti Semeru, Ibu, dan Ili Lewotolok.

baca selengkapnya disini: https://www.viva.co.id/berita/nasional/1926780-25-jam-mengamuk-erupsi-anak-krakatau-berakhir-tapi-warga-diminta-tetap-siaga?page=all
___

Pakar Vulkanologi ITB, Mirzam Abdurrachman, menilai fenomena acoustic shadow zone (zona bayangan suara) sebagai penjelas...
07/09/2026

Pakar Vulkanologi ITB, Mirzam Abdurrachman, menilai fenomena acoustic shadow zone (zona bayangan suara) sebagai penjelasan ilmiah paling memungkinkan terkait dentuman misterius di Bandung Raya pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.

Perbedaan suhu, kecepatan, dan arah angin di atmosfer dapat membiaskan gelombang suara ke atas melewati zona bayangan, lalu memantulkannya kembali ke permukaan tanah di lokasi yang jauh (seperti wilayah pegunungan Jawa Barat).

Hipotesis ini menjembatani perbedaan pandangan antara Badan Geologi dan BMKG. Namun, hal ini belum menjadi kesimpulan final dan masih memerlukan kajian lebih lanjut—seperti pencocokan jeda waktu, sinyal, topografi, dan dinamika atmosfer.

Warga diimbau tidak panik, meningkatkan literasi bencana, serta tetap mematuhi radius aman steril 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga).

baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1926721-teka-teki-dentuman-misterius-di-bandung-pasca-erupsi-anak-krakatau-pakar-itb-sebut-fenomena-acoustic-shadow-zone
___

Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga) dengan radius steril 3 km. Sebaran abu vulkanik terdeteksi meluas hingg...
07/09/2026

Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga) dengan radius steril 3 km. Sebaran abu vulkanik terdeteksi meluas hingga Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.

3 Imbauan Utama Menkes Budi Gunadi Sadikin:

Lindungi Saluran Pernapasan: Tetap berada di dalam rumah dan tutup pintu/jendela. Jika harus keluar, wajib menggunakan masker (diutamakan jenis KN95) yang menutup rapat hidung dan mulut.

Lindungi Mata: Pakai kacamata untuk menghindari iritasi akibat abu yang bersifat abrasif, serta lepas penggunaan lensa kontak (contact lens).

Teknik Membersihkan Abu: Dilarang menyapu abu dalam kondisi kering karena membuat partikel kembali beterbangan dan terhirup. Basahi atau semprot abu dengan air terlebih dahulu hingga lembap sebelum dibersihkan secara perlahan.

Masyarakat diminta tetap tenang, waspada, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, BNPB, dan pemerintah daerah.

baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/1926594-gak-boleh-asal-disapu-menkes-jelaskan-cara-paling-aman-membersihkan-abu-vulkanik-di-rumah?page=all
___

Partikel abu vulkanik dapat memicu iritasi saluran pernapasan (batuk, bersin, sesak napas), terutama pada anak-anak dan ...
07/09/2026

Partikel abu vulkanik dapat memicu iritasi saluran pernapasan (batuk, bersin, sesak napas), terutama pada anak-anak dan penderita asma, alergi, atau penyakit paru/jantung bawaan.

Penggunaan Pengondisi Udara & Kipas Angin:

AC: Gunakan mode air recirculation atau closed vent agar udara luar tidak tertarik masuk. Matikan sistem AC yang mengambil udara segar langsung dari luar.

Kipas Angin: Dilarang menyalakan kipas jika masih ada abu mengendap di ruangan karena hembusannya dapat membuat abu kembali beterbangan dan terhirup.

Metode Pembersihan Ruangan: Gunakan kain/lap basah untuk membersihkan permukaan. Jangan menyapu dalam kondisi kering dan jauhkan anak-anak saat proses pembersihan berlangsung.

Langkah Pencegahan Tambahan (Panduan IDAI):

Tetap berada di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup rapat.

Gunakan masker khusus anak (usia >2 tahun), kacamata, dan pakaian tertutup jika terpaksa keluar rumah.

Jaga hidrasi anak, siapkan obat rutin (untuk penderita asma/alergi), serta hindarkan dari asap rokok atau dapur.

Tanda Bahaya: Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen di bawah 94%.

baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/1926764-ac-dan-kipas-angin-bisa-jadi-bahaya-saat-abu-vulkanik-begini-penjelasan-idai?page=all
___

07/09/2026

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberikan imbauan kepada masyarakat menyusul dengan penyebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebagaimana dijelaskan oleh Menkes, abu vulkanik dapat berdampak pada pernapasan, kulit dan mata.

Menkes Imbau Jangan Kucek Mata hingga Segera Bersihkan Diri jika Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau
Baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/1926700-menkes-imbau-jangan-kucek-mata-hingga-segera-bersihkan-diri-jika-terpapar-abu-vulkanik-anak-krakatau
___

Address

Jakarta
13260

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Vivanews posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Vivanews:

Shortcuts

Share