07/09/2026
Partikel abu vulkanik dapat memicu iritasi saluran pernapasan (batuk, bersin, sesak napas), terutama pada anak-anak dan penderita asma, alergi, atau penyakit paru/jantung bawaan.
Penggunaan Pengondisi Udara & Kipas Angin:
AC: Gunakan mode air recirculation atau closed vent agar udara luar tidak tertarik masuk. Matikan sistem AC yang mengambil udara segar langsung dari luar.
Kipas Angin: Dilarang menyalakan kipas jika masih ada abu mengendap di ruangan karena hembusannya dapat membuat abu kembali beterbangan dan terhirup.
Metode Pembersihan Ruangan: Gunakan kain/lap basah untuk membersihkan permukaan. Jangan menyapu dalam kondisi kering dan jauhkan anak-anak saat proses pembersihan berlangsung.
Langkah Pencegahan Tambahan (Panduan IDAI):
Tetap berada di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup rapat.
Gunakan masker khusus anak (usia >2 tahun), kacamata, dan pakaian tertutup jika terpaksa keluar rumah.
Jaga hidrasi anak, siapkan obat rutin (untuk penderita asma/alergi), serta hindarkan dari asap rokok atau dapur.
Tanda Bahaya: Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen di bawah 94%.
baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/1926764-ac-dan-kipas-angin-bisa-jadi-bahaya-saat-abu-vulkanik-begini-penjelasan-idai?page=all
___