Gosip Hangat +62

Gosip Hangat +62 Gosip terHangat & TerUpdate Warga +62

Vadel Badjideh Masih Kepo dengan Putri Nikita MirzaniJakarta - Meski berada di dalam tahanan, Tiktokers Vadel Badjideh t...
22/02/2025

Vadel Badjideh Masih Kepo dengan Putri Nikita Mirzani

Jakarta - Meski berada di dalam tahanan, Tiktokers Vadel Badjideh ternyata masih kepo atau ingin tahu tentang putri Nikita Mirzani, LM.
Hal ini disampaikan keluarga Vadel Badjideh saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).

"Dia nanya soal hijab, 'hijabnya masih (dipakai) nggak?'. Sudah, itu aja," ujar ayah Vadel, Umar Badjideh.

Umar tak mengelak Vadel sempat ada rasa kecewa dengan LM. Hal ini dikarenakan Vadel merasa sudah membela LM mati-matian selama ini.

"Ada (kecewa). Dari awal kan dia (Vadel) bersikeras membela, menjaga, kalau sampai kayak gini itu tergantung dari hati manusianya," ungkap Umar.

Meski begitu, Vadel Badjideh tidak mau larut dengan kesedihan yang ada. Ia berusaha ikhlas menerima keadaan dan menjalani proses hukum yang ada di depan mata.

"Sudah ikhlas. Gimana sih kalau gitu kan. Ternyata kayak gini, ikhlas lah. Sekarang fokus ke keluarga, fokus ke battle-battle dance yang tertunda," tutur kakak Vadel, Bintang Badjideh.

Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh atas dugaan tindak asusila terhadap anak di bawah umur dengan nomor polisi LP/B/2811/IX/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel/ Polda Metro Jaya.

Vadel Badjideh ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan selama 20 hari untuk diperiksa lebih lanjut.





F***y Soegi dan Sederet Musisi Beri Dukungan untuk Sukatani: Masa Sama Lagu Takut?Band Sukatani baru-baru ini menjadi so...
21/02/2025

F***y Soegi dan Sederet Musisi Beri Dukungan untuk Sukatani: Masa Sama Lagu Takut?

Band Sukatani baru-baru ini menjadi sorotan publik usai mengunggah permohonan maaf melalui media sosialnya karena lagunya yang berjudul “Bayar Bayar Bayar” dianggap telah menyudutkan kepolisian.

Usai video permohonan maaf tersebut viral, berbagai respons diterima band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, itu.

Sejumlah musisi Tanah Air terlihat memberikan komentar dan dukungannya kepada band yang memiliki ciri khas menggunakan topeng pada setiap penampilannya itu.

Grup musik asal Bandung, The Panturas terlihat menyindir oknum-oknum yang baper dengan lirik lagu yang dibawakan Sukatani tersebut.

“Dijadiin lirik lagu kok baper, yang boleh baper adalah warga yang s**a dipalakin dan kadang digebugin ama mereka,” tulisnya.

Musisi Tuan Tigabelas juga mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa Sukatani hingga menyebut adanya dugaan intimidasi yang diterima band punk tersebut.

“Ini ga fun tapi sad but true, band s**atani diintimidasi polisi dan dipaksa menurunkan karya mereka dari streaming service. Biar yg lain tau,” ujarnya.

David Bayu juga memberikan komentar menohok soal lirik lagu “Bayar Bayar Bayar” yang dianggapnya adalah sebuah kenyataan.

“Dilarang menyanyikan kenyataan,” ujarnya.

Sementara itu F***y Soegi meledek oknum yang dianggap takut dengan lagu yang dibawakan Sukatani.

“Dipikir-pikir lagi lucu yo, sama lagu masa takut,” ujar F***y Soegi.

Stevie Item bahkan mendukung agar lagu milik band tersebut tidak diturunkan.

“Gausah ditarik lagunya, gas terus!!” tulisnya.

BAND SUKATANI

Sebagai informasi, Pada 20 Februari 2025, band yang terdiri dari Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy (gitaris) dan Novi Citra Indriyati alias Twister Angel (vokal) mengunggah video permintaan maaf melalui media sosial **atani.band.

Untuk Pertama kalinya para personel band tersebut menunjukkan wajah mereka, karena sebelumnya mereka kerap menggunakan topeng yang menjadi ciri khas penampilan mereka.

Dalam video tersebut, mereka meminta maaf kepada Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu mereka yang dianggap menyudutkan institusi Polri.

“Memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan Institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu “Bayar Bayar Bayar" yang liriknya bayar polisi yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial yang pernah saya upload,” kata sang gitaris.

Menurut pengakuan sang gitaris, lagu tersebut diciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar aturan.

“Sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar aturan," ujarnya.

Nikita Mirzani Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus PemerasanPolisi menetapkan artis Nikita Mirzani sebagai tersangka duga...
20/02/2025

Nikita Mirzani Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pemerasan

Polisi menetapkan artis Nikita Mirzani sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap dokter Reza Gladys.

Bukan hanya Nikita Mirzani, seseorang berinisial IM juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus serupa.

“Benar, saudari NM dan saudara IM telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025).

Setelah penetapan tersangka, polisi dijadwalkan memeriksa Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya pada siang ini. Namun, pemeriksaan ditunda ke hari lain.

Diketahui, Nikita dilaporkan oleh dokter Reza Gladys ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam laporan yang dibuat pada Selasa (3/12/2024) itu, Nikita Mirzani disebut menjelek-jelekkan nama baik dan produk milik Reza saat sedang siaran langsung TikTok.

“Kemudian pada tanggal 13 November 2024, korban menghubungi terlapor. Terlapornya kami sampaikan tadi, dalam penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Polda Metro Jaya, Senin (10/2/2025).

Reza sempat menghubungi asisten Nikita melalui dua nomor WhatsApp untuk meminta bersilaturahmi.

Namun, kata Ade, Reza justru mendapatkan respons berupa ancaman dari Nikita yang ditampilkan melalui asistennya.

“Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang, dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp 5 miliar sebagai uang tutup mulut,” ungkap Ade Ary.

Karena Reza merasa terancam dan takut, keesokan harinya atau 14 November 2024, dia mentransfer uang senilai Rp 2 miliar ke sebuah rekening.

“Kemudian pada 15 November atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp 2 miliar,” ujar Ade Ary.

Atas kejadian tersebut, Reza merasa diperas dan mengalami kerugian senilai Rp 4 miliar.

Address

Menteng
Jakarta
10230

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gosip Hangat +62 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share