06/08/2025
Sinopsis Lengkap
Latar Belakang
Di masa depan, Bumi mengalami krisis lingkungan yang parah. Debu dan badai pasir melanda secara rutin, panen gagal, dan populasi dunia menyusut. Tanaman-tanaman penting satu per satu punah, dan umat manusia terancam tidak bisa bertahan hidup. Pemerintah telah bubar, dan NASA kini beroperasi secara rahasia.
Joseph Cooper, mantan pilot NASA dan insinyur, kini tinggal sebagai petani bersama anak-anaknya, Murph dan Tom, serta ayah mertuanya. Murph, anak perempuannya yang cerdas, percaya ada sesuatu yang "menghantui" kamar tidurnya karena buku-buku jatuh sendiri dari rak.
Penemuan Koordinat
Murph dan Cooper menemukan pola gravitasi aneh di lantai kamar yang ternyata menyusun koordinat dalam kode biner. Koordinat tersebut mengarah ke fasilitas rahasia NASA yang dipimpin oleh Profesor Brand.
Brand menjelaskan bahwa wormhole (lubang cacing) misterius muncul di dekat Saturnus, membuka jalan ke galaksi lain yang memiliki beberapa planet yang bisa dihuni manusia. Sebuah misi rahasia bernama Lazarus telah mengirimkan 12 astronot ke planet-planet tersebut. Tiga di antaranya (Miller, Mann, dan Edmunds) mengirim sinyal positif.
NASA berencana mengirim misi baru untuk memverifikasi planet mana yang layak dihuni, dengan dua rencana:
Plan A: Membangun stasiun luar angkasa besar untuk memindahkan umat manusia (dengan memecahkan persamaan gravitasi)
Plan B: Membangun koloni manusia menggunakan embrio beku jika Plan A gagal
Cooper direkrut sebagai pilot untuk misi ini, bersama putri Brand, Amelia Brand, Romilly, dan Doyle, serta robot AI TARS dan CASE.
Perjalanan Melalui Wormhole
Tim melintasi wormhole dan tiba di sistem planet dekat lubang hitam supermasif bernama Gargantua. Mereka pertama mengunjungi planet Miller, tapi karena berada dekat Gargantua, waktu di sana berjalan jauh lebih lambat—1 jam di sana setara 7 tahun di Bumi.
Planet tersebut ternyata penuh air dan gelombang pasang raksasa. Doyle tewas, dan mereka hanya mendapatkan sedikit data. Ketika kembali ke pesawat, 23 tahun telah berlalu di Bumi.
Kembali ke Bumi
Murph yang kini dewasa (diperankan oleh Jessica Chastain) bekerja di NASA dan membantu Profesor Brand menyelesaikan persamaan gravitasi. Ia kecewa saat mengetahui bahwa Plan A tidak pernah bisa berhasil karena bagian penting dari persamaan tidak bisa dihitung tanpa data dari dalam lubang hitam.
Brand tua meninggal, dan Murph menyadari ayahnya adalah satu-satunya harapan umat manusia.
Planet Mann dan Pengkhianatan
Tim lalu mengunjungi planet kedua, milik Dr. Mann, yang ternyata berbohong tentang kelayakan planetnya demi diselamatkan. Mann mencoba membunuh Cooper dan mencuri pesawat mereka. Tapi dalam usaha melarikan diri, pesawat Mann meledak saat doking secara paksa.
Cooper berhasil menyelamatkan pesawat Endurance, namun mereka kekurangan bahan bakar. Ia dan Brand merancang manuver slingshot di sekitar Gargantua untuk mencapai planet Edmunds. Agar berhasil, Cooper dan TARS melepaskan diri ke dalam lubang hitam demi meringankan beban pesawat.
Tesseract dan Dimensi Kelima
Cooper masuk ke dalam lubang hitam dan menemukan dirinya di dalam ruang lima dimensi yang disebut tesseract—ruang visualisasi waktu yang memungkinkan ia melihat berbagai momen di kamar Murph, termasuk saat ia memberikan koordinat NASA dalam bentuk "gravitasi hantu".
Ia menyadari bahwa “hantu” yang Murph rasakan adalah dirinya sendiri. Dengan bantuan TARS, ia mentransmisikan data gravitasi kuantum dari dalam lubang hitam kepada Murph melalui detak jarum jam di kamar.
Akhir Cerita
Murph berhasil menyelesaikan persamaan gravitasi dan menyelamatkan umat manusia dengan membangun koloni luar angkasa bernama Cooper Station, mengorbit di sekitar Saturnus.
Cooper, yang diselamatkan setelah keluar dari lubang hitam, terbangun di Cooper Station puluhan tahun kemudian. Ia bertemu kembali dengan Murph yang sudah sangat tua.
Murph mendorong ayahnya untuk pergi mencari Amelia Brand, yang kini sedang membangun koloni manusia di planet Edmunds.