IranRadio Indonesian

IranRadio Indonesian Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from IranRadio Indonesian, Media/News Company, Daan Mogot Road No. KM 16, RT. 08/RW. 12, Semanan, Kalideres, West Jakarta City, Jakarta.

05/05/2026

Koran Inggris:
Trump Bohong Selat Hormuz Masih Tertutup, Kapal-Kapal Perlu Izin Iran untuk Melintas

The Guardian, surat kabar Inggris, melaporkan perusahaan-perusahaan pelayaran dunia mengumumkan tanpa izin Iran, kapal-kapal mereka tidak bisa melintasi Selat Hormuz.

Sampai sekarang Iran masih memegang kendali Selat Hormuz, dan segala bentuk lalu lintas tanpa izin Iran akan menjadi sasaran serangan.

Berdasarkan evaluasi media Inggris ini meskipun Presiden Amerika Serikat sudah mengumumkan akan menciptakan jalur aman laut dengan nama Project Freedom, supaya kapal-kapal bisa melintasi Selat Hormuz, tapi para pemilik dan perusahaan-perusahaan pelayaran membantah klaim Trump tersebut.

05/05/2026

Media Isr4el:
Proyek Trump untuk Bebaskan Selat Hormuz Minus Pengawalan Militer; Hanya di Atas Kertas

Laporan Wall Street Journal menunjukkan bahwa Project Freedom yang digagas Trump minus pengawalan militer terhadap kapal-kapal dagang oleh Angkatan Laut Amerika Serikat di Selat Hormuz.

Bertolak belakang dengan pandangan umum, AL Amerika Serikat tidak ditugaskan untuk mengawal kapal-kapal secara fisik. Proyek ini lebih merupakan sebuah “mekanisme koordinasi” di antara negara-negara, perusahaan asuransi dan organisasi-organisasi pelayaran.

Angkatan Laut Iran belum lama ini memasang ranjau-ranjau laut baru di Selat Hormuz. Ketakutan menabrak ranjau-ranjau dan serangan drone telah menyebabkan Pentagon tidak mengirim langsung kapal perang untuk mengawal kapal-kapal dagang.

Menurut Israel Hayom, tanpa pengawalan langsung, Project Freedom mungkin hanya di atas kertas, dan kapal-kapal dagang tetap tidak terlindungi dari rudal, drone dan ranjau-ranjau Iran.

05/05/2026

Klaim Washington Dibantah:
Yang Diserang AS Dua Perahu Nelayan Bukan Perahu-Perahu Cepat Militer Iran!

Membantah klaim tak sesuai fakta dari Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, terkait serangan ke enam perahu cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran, di Selat Hormuz, sumber militer Iran mengatakan tidak ada satu pun perahu cepat militer Iran terkena tembakan pasukan AS.

Saksi mata di lokasi mengatakan bahwa terungkap pasukan AS menyerang dan menembaki dua perahu kecil nelayan yang membawa barang kebutuhan pokok dari pesisir pantai Oman menuju pantai Iran.

Akibat serangan pasukan AS ke dua perahu nelayan Iran tersebut, lima warga sipil penumpang perahu terbunuh, dan sumber militer Iran mengatakan AS harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

Ia menegaskan, tindakan tergesa-gesa dan terkesan canggung ini disebabkan oleh ketakutan dan mimpi buruk pasukan AS atas operasi perahu-perahu cepat pasukan Iran.

05/05/2026

Pertama Kali dalam Sejarah
630.000 Warga Iran Pulang ke Negaranya di Masa Perang

Juru bicara Kepolisian Iran, Brigjen Saeed Montazer Al Mahdi, mengatakan lebih dari 630.000 warga Iran, kembali ke Iran di masa perang.

Berdasarkan data yang tercatat beberapa hari setelah dimulainya perang terbaru, lalu lintas orang di perbatasan Iran menunjukkan kenaikan 62 persen masuk, dan 38 persen keluar warga Iran. Hal ini bertolak belakang dengan kebiasaan di negara-negara dunia lain.

Sebagian besar yang memasuki Iran adalah warga negara ini dari negara-negara Eropa dan kawasan, seperti Belgia, Prancis, Georgia, Turki dan negara-negara tetangga. Mereka menempuh perjalanan panjang melewati perbatasan darat.

04/05/2026

The Straits Times:
Perang Timteng Pacu Ambisi Nuklir Negara-Negara Asia Tenggara

Harian Singapura, The Straits Times, mengabarkan perang di Timur Tengah telah menjadi faktor yang memacu ambisi penguasaan teknologi nuklir di negara-negara Asia Tenggara.

Sejumlah pakar yang dikutip The Straits Times mengatakan, serangan militer ke Iran, dapat mempercepat rencana negara-negara Asia Tenggara untuk memanfaatkan energi nuklir dan melepaskan ketegantungan pada minyak serta gas Teluk Persia.

04/05/2026

Jubir Kemlu Iran:
Kami sudah Terima Jawaban AS Lewat Pakistan; Tak Ada Pembahasan Pengayaan Uranium

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan poin-poin yang disampaikan Amerika Serikat sedang dikaji oleh Iran.

Masalah-masalah seputar pengayaan uranium Iran, dan sejumlah masalah lain sepenuhnya adalah spekulasi. Tema pembicaraan dan pesan-pesan sebatas penghentian perang.

04/05/2026

Kepala Distrik Margaliot Peringatkan Isr4el:
Jika Tak Mampu Bendung Hizbull@h, Saya akan Perintahkan Pengosongan Wilayah Utara

Eitan Davidi, Kepala Distrik Margaliot, dalam wawancara dengan Kanal 5 televisi Israel mengatakan, “Kalau Anda pikir kami akan tetap bertahan di utara Israel seperti bebek di bawah hujan peluru, Anda keliru.”

Ia menambahkan, “Jika Anda tak mampu menghadapi Hizbullah, maka saya akan memerintahkan pengosongan wilayah utara Israel. Pemerintah lemah dan tidak becus inilah yang telah menyebabkan semua ini. Apakah Anda benar-benar memahami bahwa ini sangat memalukan bagi Israel.”

04/05/2026

Daily Mail:
Dubai Sudah Mati! Sejak Perang Tak Ada Seorang pun Wisman yang Datang

Harian Inggris, Daily Mail, mengangkat berita mengagetkan, Dubai, salah satu destinasi wisata paling popular di dunia, kini hotel-hotelnya kosong, penerbangan sekarat, dan wisatawan asing lari. Hotel-hotel bintang lima tutup sehingga membawa kerugian ratusan juta pound.

Menurut Daily Mail, posisi Dubai sebagai target rudal dan drone balasan Iran, sejak serangan Amerika Serikat bulan Februari 2026 lalu, telah membuat hampir semua wisatawan asing.

Dubai yang tahun ini diprediksi akan memecahkan rekor 20 juta pengunjung berdasarkan jumlah pengunjung tahun lalu, 19,59 juta orang, kondisi ini sangat merusak. Pasalnya diperkirakan kerugian akibat hilangnya lapangan pekerjaan setiap hari mencapai 450 juta pound.

04/05/2026

TV Al Jazeera:
Kapal Perusak AS & Isr4el Mundur dari Selat Hormuz setelah Diberi Peringatan Keras AL Iran

Stasiun televisi Al Jazeera, melaporkan, Humas Militer Iran mengumumkan, peringatan keras dan cepat Angkatan Laut Militer Iran, menyebabkan kapal perusak Amerika Serikat dan Israel urung masuk ke perairan sekitar Selat Hormuz.

Militer Republik Islam Iran mengumumkan, setelah mendapatkan peringatan keras, kapal-kapal perang AS dan Israel mengurungkan niatnya masuk ke Selat Hormuz.

04/05/2026

Ali Khezrian:
Jika UEA Bekerja Sama dengan AS dan Isr4el, Maka akan Kami Buat Hari-Hari Mereka Buruk

Anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Senin (4/5/2026) mengatakan, “Orang-orang Uni Emirat Arab, ‘tidak punya akar’, dan jika mereka bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Israel, maka kami akan mengembalikan mereka ke zaman unta”.

Khezrian menambahkan, UEA akan menghadapi hari-hari yang buruk, dan Angkatan Bersenjata Iran sudah memperbarui target-target serangan potensial berikutnya di negara itu.

04/05/2026

AS Superpower, Mengapa Tak Menyerah?
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, “Kami juga Superpower”.

Seorang wartawan dalam sebuah jumpa pers dengan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran bertanya, “Amerika Serikat adalah superpower. Mengapa Anda tidak menyerah? Mengapa tidak kompromistis?
Jubir Kemlu Iran menjawab, “Kami juga superpower.”

04/05/2026

UKMTO:
Seluruh Kapal Segera Keluar dari Kawasan Teluk Persia!

Operasi-Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengumumkan beberapa nakhorda kapal di wilayah Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab, mengabarkan mereka diperintahkan untuk meninggalkan lokasi mereka melalui siaran radio.

Sejumlah sumber lain melaporakan sebagian besar kapal tengah berlayar menuju Dubai, dan ini dilakukan setelah Angkatan Bersenjata Iran, memperingatkan mereka untuk meninggalkan Teluk Persia.

Address

Daan Mogot Road No. KM 16, RT. 08/RW. 12, Semanan, Kalideres, West Jakarta City
Jakarta
11850

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IranRadio Indonesian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share