28/08/2026
Apakah Israel, dengan menghancurkan masjid-masjid di Gaza, berupaya menghapus identitas Islam di wilayah ini dari ingatan sejarah?
Kementerian Wakaf Gaza mengatakan bahwa dari 1.275 masjid di wilayah tersebut, 1.076 telah hancur total.
Beberapa masjid tersebut berusia lebih dari 1.000 tahun.
Menurut angka yang sama, 165 masjid lainnya telah rusak, sementara hanya 34 masjid yang masih utuh.
Para analis budaya mengatakan bahwa penghancuran bangunan-bangunan tersebut bukan hanya penghancuran batu dan dinding,
tetapi juga upaya untuk menargetkan identitas historis dan kolektif.
Namun, warga Palestina terus beribadah di reruntuhan masjid dan di bangunan sementara.
Ini berarti bahwa Israel dapat menghancurkan bangunan, tetapi menghapus identitas dan keaslian suatu bangsa jauh lebih sulit.
Menurut para ahli, di Gaza, perang bukan hanya tentang tanah; sejarah, identitas, dan ingatan warga Palestina juga termasuk dalam daftar target Tel Aviv.