13/10/2018
Calon anggota legislatif dari Partai NasDem Viktor Farneubun (VF) mengatakan, peran lembaga keagamaan seperti Gereja sangat penting dalam memberikan pendidikan politik yang santun kepada masyarakat. “Peran gereja dan lembaga keagamaan berperan dalam mencerahkan umat dan memberi pendidikan politik yang santun dan beradab,” ujar Viktor dalam seminar bertema “cerdas, rasional, dan bermoral dalam memilih pemimpin bangsa, Minggu (13/10/2018). Dalam seminar yang digelar di aula Betlehem Paroki keluarga Kudus Rawangun, Jakarta Timur ini, hadir juga Pengamat Politik dari Charta Politica Yunarto Wijaya sebagai pembicara.
Viktor yang maju sebagai Caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III (wilayah: Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu) menjelaskan, masalah etika dan moral sangatlah penting ditanamkan pada masyarakat, khususnya ketika kehidupan politik yang semakin menghangat. Perbedaan pilihan jangan sampai menjebak masyarakat ke dalam perpecahan apalagi kegaduhan. “Jangan sampai ajang pertarungan politik memecahbelah kita sebagai anak bangsa,” jelas pria kelahiran Maluku ini.
Master bidang Hukum Universitas Airlangga, Surabaya ini juga mengatakan, setiap anak bangsa tentu memiliki kewajiban untuk berpartisipasi di bidang politik, yakni dengan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu legislatif maupun Pilpres 2019. “Sebagai anak bangsa Indonesia, kita semua punya kewajiban untuk berpartisipasi dalam turut mensukseskan dan menentukan pemimpin yang akan datang, ” tegas Viktor.
Sementara itu, panitia seminar Petrus Budiman mengatakan, lembaga keagamaan memang perlu lebih proaktif memberikan pemahaman dan pendidikan politik, terutama pada masa-masa krusial seperti kampanye. “Apalagi sekarang sistemnya adalah pemilihan serentak, memilih anggota DPRD, DPD, dan DPR RI sekaligus memilih presiden. Masyarakat harus dibuat cerdas dalam menggunakan hak pilihnya,” ujar Petrus.