08/01/2026
Tidak semua pengusaha besar memulai hidup dari kenyamanan.
Sebagian justru ditempa oleh keterbatasan yang memaksa mereka belajar mengelola pikiran.
Ciputra adalah contoh nyata.
Ia tumbuh dalam hidup yang jauh dari kemewahan. Namun justru dari kondisi itulah terbentuk satu fondasi penting: cara berpikir yang benar. Berani bermimpi besar, tapi tetap mudah dalam langkah. Visi tinggi, namun disiplin dalam eksekusi.
Dalam perjalanannya, Ciputra tidak sekadar membangun proyek. Ia membangun arah.
Melalui Ciputra Group, ia mengembangkan berbagai kawasan terpadu seperti CitraLand, Ciputra World, dan pusat-pusat komersial di banyak kota, bahkan hingga luar negeri. Ia juga ikut membidani Jaya Group dan Metropolitan Group nama-nama yang ikut membentuk wajah kota modern Indonesia.
Namun yang menarik, bagi Ciputra bisnis bukan soal gedung atau angka semata.
Bisnis adalah soal ekosistem. Soal manusia. Soal cara berpikir.
Itulah sebabnya ia menaruh perhatian besar pada pendidikan kewirausahaan.
Dengan mendirikan Universitas Ciputra, ia ingin mencetak pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Ia paham betul, masa depan ekonomi tidak ditentukan oleh seberapa banyak orang mencari aman, tetapi oleh seberapa banyak orang berani berpikir dengan benar, selaras dan tertata.
Jika ditarik ke satu benang merah, kekuatan Ciputra bukan hanya modal atau jaringan. Melainkan cara berpikir.
Kemampuan menjaga visi tetap hidup tanpa kehilangan kendali emosi.
Keberanian mengambil risiko, tapi tidak reaktif.
Bergerak panjang, bukan tergoda hasil cepat.
Dalam bahasa Alpha Mind Control, inilah tanda pikiran yang selaras:
tenang saat mengambil keputusan, menargetkan pada jangka panjang, dan tidak mudah goyah oleh tekanan sesaat.
Kisah Ciputra mengingatkan kita bahwa kesuksesan besar jarang lahir dari jalan instan.
Ia tumbuh dari pikiran yang benar, keputusan yang konsisten, dan keberanian untuk tetap menjaga ketenangan di tengah ketidakpastian.
Dan di situlah sebenarnya AMC bekerja. Melatih cara berpikir agar setiap langkah hidup dan bisnis bergerak dengan arah yang benar.
Jika hari ini Anda sedang membangun sesuatu bisnis, karier, atau masa depan
bisa jadi yang paling perlu diperkuat bukan strateginya dulu,
melainkan cara berpikir yang menjalankan strategi itu.