Sukma ND

Sukma ND vlog random untuk order silahkan inbox

Ngulang dari awal lagi 😭
17/11/2024

Ngulang dari awal lagi 😭

Udah baca tapi tetap belum faham juga 😭🤣
09/11/2024

Udah baca tapi tetap belum faham juga 😭🤣

Alhamdulillah.. selamat malam gess
08/11/2024

Alhamdulillah.. selamat malam gess

Sedikit sharing: # Renungan buat yang s**a tawar menawar sadis . . .Untuk sebagian besar Perempuan (ma'af), menawar bara...
24/04/2018

Sedikit sharing:
# Renungan buat yang s**a tawar menawar sadis . . .

Untuk sebagian besar Perempuan (ma'af), menawar barang dengan harga murah biasanya selalu dibanggakan. Tapi, tahukah jika menawar harga kepada Pedagang dengan harga yang tak masuk akal malah jadi perbuatan yang semena-mena atau bahkan menunjukkan sifat Kikir.

Ada sebuah Kisah tentang seorang Istri dengan membanggakan kelihaiannya untuk menawar barang.

Tapi kali ini, Suaminya marah besar ketika sang Istri bisa menawar harga yang sangat murah. Kenapa?

Beginilah Ceritanya :

Suatu sore setelah lelah keliling Pasar, diperjalanan menuju Parkiran Mobil seorang Pedagang tanaman bunga yang berusia sepuh menawarkan dagangannya.

Pedagang :
“Neng, beli Neng dagangan Bapak, bibit bunga mawar 5 pot cuma Rp. 25.000 per pot”

Tadinya Saya cuek, tapi tiba-tiba teringat Pekarangan mungil dirumah yang kosong, wah murah nih pikir Saya, cuma 25.000/pot, tapi ah pasti bisa ditawar.

Saya :
“Ah mahal banget Pak Rp. 25.000, udah Rp.10.000/pot,”
dengan gaya cuek Saya menawar sadis.

Pedagang :
“Jangan Neng, ini bibit bagus. Bapak jual udah murah, Rp.15.000 aja gimana Neng Bapak udah sore mau p**ang.”

Saya ragu sejenak, memang murah sih. Ditoko, bibit Bunga Wawar paling tidak Rp. 45.000 harga 1 potnya. Tapi bukan Saya d**g kalau tidak berjuang.

Saya :
“Halah udah Pak, Rp.10.000 aja 1 Pot, kalau gak dikasih ya gak apa-apa,”
Saya berlagak hendak pergi.

Pedagang :
“Eh Neng…,” dia ragu sejenak dan menghela nafas.
“Ya sudah Neng gak apa-apa 10.000, tapi Neng ambil semuanya ya, Bapak mau p**ang udah sore.”

Saya : (Saya bersorak dalam hati. Yeee…menang)
“Oke Pak, jadi Rp.50.000 ya untuk 5 pot. Bawain sekalian ya Pak ke Mobil saya, tuh yang diujung Parkiran.”

Saya pun melenggang pergi menyusul Suami yang sudah duluan. Si Bapak Pedagang mengikuti dibelakang. Sesampainya diparkiran, si Bapak membantu menaruh pot-pot tadi kedalam Mobil, Saya membayar Rp. 50.000 lalu si Bapak tadi segera pergi. Lalu terjadilah percakapan berikut dengan Suami,

Saya :
“Baguskan Yang, aku dapet 5 pot bibit Bunga Mawar harga murah.”

Suami :
“Oohh. . berapa kamu bayar ?”

Saya :
“Rp. 50.000.”

Suami :
“Hah…!!! Itu semua 5 pot ?” dia kaget.

Saya :
“Iya d**g… hebatkan aku nawarnya? Tadi Dia nawarinnya Rp. 25.000, 1 pot.”
Saya tersenyum lebar dan bangga.

Suami :
“Gila kamu, sadis amat. Pokoknya aku gak mau tahu. Kamu susul itu si Bapak sekarang, kamu bayar dia Rp.125.000 tambah upah bawain ke mobil 25.000 lagi. Nih, kamu kejar kamu kasi dia Rp.150.000.!”

Suami membentak keras dan marah, Saya kaget dan bingung.

Saya :
“Tapi… kenapa..?”

Suami :
Makin kencang ngomongnya, “Cepetan susul sana, tunggu apa lagi.”

Tidak ingin dibentak lagi, saya langsung turun dari Nobil dan berlari mengejar si Bapak tua. Saya lihat dia hendak naik Angkot dipinggir jalan.

Saya :
“Pak. . . tunggu Pak”

Pedagang :
“Eh, Neng kenapa ?”

Saya :
“Pak, ini uang Rp.150.000 Pak dari Suami saya katanya buat Bapak, Bapak terima ya, Saya gak mau dibentak Suami, Saya takut.”

Pedagang :
“Lho, Neng kan tadi udah bayar Rp.50.000, bener kok uangnya."
si Bapak keheranan.

Saya :
“Udah Bapak terima aja. Ini dari Suami saya. Katanya harga bunga Bapak pantesnya dihargain segini,” sambil saya serahkan uang Rp.150.000 ketangannya.

Pedagang : Tiba-tiba menangis dan berkata :
“Ya Allah Neng. . . makasih banyak Neng… ini jawaban do'a Bapak sedari pagi, seharian dagangan Bapak gak ada yang beli, yang nolehpun gak ada. Anak Istri Bapak lagi sakit dirumah gak ada uang buat berobat.

Pas Neng nawar Bapak pikir gak apa-apa harga segitu asal ada uang buat beli beras aja buat makan. Ini Bapak mau buru-buru p**ang kasian mereka nunggu. Makasih ya Neng. . . Suami Neng orang baik. Neng juga baik jadi Istri nurut sama Suami, Alhamdulillah ya Allah. Bapak pamit Neng mau p**ang…,”
dan si Bapakpun berlalu.

Saya : (speechless dan kembali ke Mobil).

Sepanjang perjalanan Saya diam dan menangis, benar kata Suami, tidak pantas menghargai jerih payah orang dengan harga semurah mungkin hanya karena kita Pelit. Berapa banyak usaha si Bapak sampai bibit itu siap dijual, tidak terpikirkan oleh Saya.

Sejak itu, saya berubah dan tak pernah lagi menawar sadis kepada pedagang kecil manapun. Percaya saja bahwa rejeki sudah diatur oleh Allah.

Ribuan orang menangis membaca cerita ini, pengingat untuk kita yang kadang tidak adil dalam memperlakukan orang lain semena-mena. Semoga tidak terjadi pada Anda. . . Jika itu terjadi, dapat menjadi bahan pertimbangan.

وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(At-Taghabun:16)

Semoga Kisah ini dapat menjadi Inspirasi buat kita semua.

Oleh :

20/02/2018

MY BAG, MY MIND (TASKU, PIKIRANKU)

----- MY BAG ----

Setiap hari sebagian besar dari kita membawa tas untuk bekerja/kuliah. Jika sedang ada waktu luang, cobalah lihat/bongkar isi tas kita.

Ternyata, kadang-kadang separuh dari isi tas itu adalah barang-barang yang sudah tidak kita perlukan: struk ATM yang sudah buram, bungkus tisu, agenda yang jarang dibaca, recehan yang kotor, ballpoint yang sudah macet, kump**an tagihan kartu kredit, dan sebagainya.

Meski mungkin ringan, tetapi umumnya barang-barang yang tidak diperlukan membebani tas kita. Sebaiknya sortir dan buang barang-barang yang sudah tidak berguna tersebut.

---- MY MIND ----

Kadang, mirip dengan tulisan My Bag di atas, pikiran kita (tanpa disadari) selama ini sering kita bebani dengan hal-hal yang tidak perlu: penyesalan masa lalu, rasa kecewa, perasaan jengkel, iri, kurang puas atas kondisi yang terjadi, rendah diri, dan sebagainya.

Pikiran-pikiran yang tidak perlu akan terus membebani perjalanan hidup kita, sehingga dampaknya raut wajah akan kelihatan suntuk, stres, dan hidup kurang nyaman. Kita juga akan membenci hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Lakukan terhadap My Mind sama dengan apa yang kita lakukan dengan My Bag di atas. Sortir dan buanglah segala beban pikiran yang tidak ada manfaatnya itu. Lakukan setiap hari dan ciptakan kebiasaan berpikir positif agar kita bisa menjalani hari-hari dengan "ringan" dan menyenangkan.

Salam sukses luar biasa!

Sumber : Andri Wongso dot com

Jangan Cuma JAGO JUALAN, Pastikan Juga JAGO HAFALANBeberapa hari yang lalu Saya chit-chat di Telegram bersama salah satu...
14/04/2017

Jangan Cuma JAGO JUALAN, Pastikan Juga JAGO HAFALAN

Beberapa hari yang lalu Saya chit-chat di Telegram bersama salah satu peserta Kelas Berbisnis Tulisan bernama Hamka.

Awal mulanya beliau mengenalkan diri sebagai peserta dan mendoakan Saya agar dimudahkan proses hafalan Qur'annya hingga 30 Juz. MasyaAllah... Aamiin

Tiba-tiba, beliau berkata:

"Kang kalau ada kendala dalam menghafal, boleh tanya Saya. Alhamdulillah Allah menitipkan hafalan Al-Qur'an kepada Saya semenjak SMP..."

JLEB!!
MasyaAllah...

Saya langsung takjub, kaget, bangga, sekaligus malu...

Kenapa?

Di usia Saya yang mau menginjak 26 tahun bulan ini, Saya belum ada apa-apanya.

Tanpa pikir panjang lagi, mumpung ada benchmark, maka Saya pun langsung minta saran kepada beliau...

"Tolong kasih Saya saran ya Mas agar dalam 1 tahun bisa hafal 30 Juz. Step by stepnya seperti apa..

Karena beliau ini orang baik, beliau pun menjawab:

"Kalau untuk 1 tahun bisa hafal 30 Juz emang harus fokus, karena setahu Saya saat ngapal Al-Qur'an tidak bisa dibagi-bagi perasaannya..."

😭😭😭

Beliau pun melanjutkan:

"Kalau menurut guru hafalan Saya di Malaysia, orang Afrika bisa hafal 30 Juz selama 1-3 bulan..."

JLEB!! (lagi)

Saya pun entah kenapa kepengen netes, serasa menyesal karena tidak bisa seperti mereka.

Lanjutannya:

"Yang berat bukan ngapalnya, tapi ngulangnya. Dan hafalan kalau udah hilang, ngulangnya lebih susah dari hafalan baru"

Sampai percakapan ini, Saya akhirnya beneran netes. Gak bisa nahan air mata. Kenapa? Karena ini kerasa sama Saya sendiri...

Dulu saat 3 tahun di pesantren, guru-guru Saya mendorong para santrinya (termasuk Saya) untuk berlomba-lomba memperbanyak hafalan.

Alhamdulillah, saat itu Saya termasuk orang yang diberikan kemudahan oleh Allah dalam menghafal beberapa Juz dalam Al-Qur'an dan surat-surat pilihan.

Tapi entah kenapa, karena Saya jarang murojaah, seakan hafalan tersebut hilang. Ya Allah ya rabb... 😭😭😭

***

Beberapa menit kemudian, beliau pun ngechat kembali dan bilang:

"Ada banyak cara sebenarnya kang, tapi yang jelas harua ada GURU!"

Step by stepnya kaya gini:

1. Targetkan setiap hari harus ngapal dan ngulang berapa halaman serta waktunya kapan?

2. Saat tiba waktu menghafal, pastikan tidak ada gangguan apapun, KONSENTRASI.

3. Menghafalnya, satu halaman bisa dibagi 2 atau 3 bagian (5 baris). Jangan pindah kebagian yang lain kecuali sudah benar-benar lancar.

4. Sebelum menghafal harus dibaca dulu sampai benar, karena hafalan yang salah baca akan susah dibenarkan.

5. Sering-seringlah minta orang lain untuk menyimak hafalan kita. Semakin banyak disimak, semakin kuat.

6. Ketika disimak, bawalah pensil atau bolpoin untuk menandai bagian yang salah, agar tidak terulang.

7. Kalau memang hafalan sudah banyak, cari waktu untuk membaca sekali duduk 5 juz atau 10 juz, atau bisa dimulai dengan menggabungkan 2 juz.

***

Mendengar penjelasan beliau, Saya langsung save, catat, dan mulai praktik.

Gak hanya itu, "gatel" tangan ini rasanya jika tidak membagikannya pada Anda.

(Mungkin sama seperti Anda sekarang, yang juga ingin SHARE status ini pada teman-teman Anda...)

Pesan terakhir sebelum mengakhiri chat, beliau bilang:

"Bismillah kang, orang yang menghafal Al-Qur'an itu keluarga Allah SWT di bumi. Setan pun akan menggoda dengan banyak cara. Maka, nikmat terbesar bagi orang yang hafal Al-Qur'an adalah Menemukan Guru yang mau menyimak hafalannya..."

Yuk perbanyak hafalan...
Yuk temukan guru hafalannya.

Dibaca Qur'annya..
Dijaga Hafalannya...
Diamalkan Isinya...

Semoga Allah menjadikan kita semua orang-orang yang dimudahkan proses hafalannya.

Aaamiin...

Ingat, jangan cuma jago jualan, pastikan juga jago Hafalan.

Karena dunia ini sementara, akhirat kekal selamanya...

Rasulullah SAW bersabda:

"Saya akan menjadi saksi bagi mereka kelak di hari kiamat" (HR. Bukhari & Turmudzi)

***

Yuk ajak saudara & sahabatmu join di telegram: http://dewa.life/t/channel

Laki-laki itu Rezekinya tidak banyak, Rezeki yang ada adalah rezeki anak dan istri... Mau bukti?? Bandingkan saja saat a...
07/04/2017

Laki-laki itu Rezekinya tidak banyak, Rezeki yang ada adalah rezeki anak dan istri...

Mau bukti?? Bandingkan saja saat anda masih sendiri belum berkeluarga. Kalo pun banyak akan habis-habis di jalan saja. berbeda saat sudah ada berkeluarga. Karena harga diri lelaki adalah bekerja..

Laki-laki adalah yang mampu mengubah dunia meski sebatas depa, menyembunyikan deritanya untuk menafkahi keluarganya, bukan yang cengeng berpangkutangan.. Insya Allah bernilai ibadah dan sebagai penghapus dosa..

”Bukanlah orang yang terbaik di antara kalian orang yang rajin beribadah mencari pahala akhirat dengan meninggalkan aktivitas bekerja untuk kepentingan kehidupan dunia, dan bukan p**a orang yang terbaik di antara kalian orang yang rajin bekerja dengan meninggalkan aktivitas ibadah. Orang yang terbaik di antara kalian adalah yang melaksanakan keduanya: rajin bekerja dan rajin p**a beribadah. Sebab kekayaan dapat dijadikan sarana meraih kebahagiaan akhirat. Karenanya, janganlah kalian menjadi manusia pemalas.” (HR. Ibnu Asakir dari Anas).

“Barangsiapa di sore hari merasa kecapaian, karena seharian bekerja mencapai kecukupan keluarga, maka pada sore hari itu p**a dia mendapatkan curahan ampunan dosa.” (HR. Thabrani dari Ibnu Abbas)..

06/04/2017

Ini bukan sekadar etika berdagang. Ini bernilai ibadah.
_______________
Jadilah pedagang yang adil
Yang membeli dagangan tidak dengan menekan harga serendah-rendahnya pada pemasok
Dan tidak menjual dengan harga setinggi-tingginya pada pembeli.
Jangan bangga jika berjualan dapat keuntungan dengan prosentase yang sangat tinggi, karena biasanya ada salah satu fihak atau lebih yang dirugikan.....

💞
30/03/2017

💞

Carilah seseorang yang menghargai mu dan memperjuangkanmu..Begitupun sebaliknya.Happydays____
25/03/2017

Carilah seseorang yang menghargai mu dan memperjuangkanmu..
Begitupun sebaliknya.
Happydays____

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sukma ND posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sukma ND:

Share