25/07/2026
Masih bingung menentukan judul penelitian?
Tenang, ini salah satu bagian yang paling sering bikin mahasiswa berhenti lama di depan laptop.
Kadang idenya sebenarnya sudah ada. Masalahnya, kita terlalu sibuk mencari judul yang terdengar “ilmiah”, sampai lupa bahwa judul yang baik justru harus mudah dipahami.
Coba mulai dari pertanyaan sederhana:
Masalah apa yang ingin diteliti?
Siapa yang mengalami masalah itu?
Hal apa yang ingin dilihat, dibandingkan, atau diuji?
Misalnya, kamu tertarik dengan pasien hipertensi yang sering lupa minum obat.
Jangan langsung memaksakan judul yang panjang. Mulai saja dari:
Pasien hipertensi + kepatuhan minum obat + faktor yang mungkin berhubungan.
Dari situ, judulnya bisa berkembang menjadi:
Hubungan Persepsi Health Belief Model dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi
Contoh lain, kamu tertarik dengan kecemasan pasien kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi.
Judul awalnya bisa diarahkan menjadi:
Pengaruh Mindfulness Breathing Exercise terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi
Jadi, tidak perlu buru-buru mencari judul yang terdengar hebat.
Cari dulu masalah yang nyata, tentukan siapa respondennya, lalu pikirkan apa yang benar-benar ingin kamu teliti.
Biasanya, judul yang baik tidak datang dari memikirkan kata-kata yang rumit, tetapi dari memahami masalah dengan jelas.
Simpan postingan ini. Siapa tahu nanti berguna saat mulai menyusun proposal.
AP Node Research
Riset yang bermakna, tulisan yang berdampak.