Saksi Akhir ZAman

Saksi Akhir ZAman

21/08/2026

20 Agustus 2026
Dibagikan untuk umum!

2108. RISALAH-ALLAH: "SEMBUNYIKAN KEHINAAN DENGAN DIAM, APABILA KALIAN TIDAK BISA BERKATA BAIK. JANGAN TAMPAKKAN KEHINAAN ITU, TAHANLAH LISAN DARI BERKATA BURUK, KARENA KEMULIAAN JUGA BERASAL DARI SANA (LISAN YANG BERSANTUN)"

Bismillaahirrahmaanirrahiim

"Kamu memiliki akal, tapi berlisan buruk terhadapnya Pesan Allah, coba bandingkan Risalah Allah pada Panggilan-Nya di akhir zaman dengan Bahasa yang Tinggi dan Mulia, penuh Rahman dan Rahmat, bandingkan dengan cacianmu Terhadap-Nya, dalam bahasamu itulah bahasa jin, setan, iblis yang terkutuk, yang dituduhkan dan menyandingkan Allah dengan nafsumu.
Maka Allah Ilham dalam qalbu ku untuk Kalian yang berlisan demikian."

"SEMBUNYIKAN KEHINAAN DENGAN DIAM, APABILA KALIAN TIDAK BISA BERKATA BAIK.

JANGAN TAMPAKKAN KEHINAAN ITU, TAHANLAH LISAN DARI BERKATA BURUK, KARENA KEMULIAAN JUGA BERASAL DARI SANA (LISAN YANG BERSANTUN)."

Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah

https://www.AhmadHabibi.com/ruqhoyya-bint-ahmad-2108.html

12/08/2026

MA‘RIFAT TIDAK MENGHAPUS BATAS ANTARA RABB DAN ‘ABD

Semakin seseorang mengenal Allah, seharusnya semakin jelas baginya siapa Rabb dan siapa hamba.

Mengatakan “tiada wujud selain Allah” tidak boleh dijadikan alasan untuk menghapus perbedaan antara Al-Khāliq dan makhluk. Allah adalah Sang Pencipta; manusia adalah ciptaan. Allah adalah Rabb; manusia adalah ‘abd.

Seorang ‘arif boleh sampai pada fana-nya ego, tetapi tidak pernah sampai pada hilangnya status kehambaannya.

Justru ketika ego semakin fana, ‘ubudiyyah semakin nyata: ia semakin tunduk, semakin takut kepada Allah, semakin membutuhkan-Nya, dan semakin sadar bahwa tidak ada satu pun bagian dari dirinya yang layak disetarakan dengan Rububiyyah Allah.

Maka jangan gunakan istilah ma‘rifat untuk membenarkan sesuatu yang meruntuhkan tauhid.

Fana bukan menjadi Tuhan.
Fana bukan melebur dengan Tuhan.
Fana adalah lenyapnya keakuan di hadapan kebesaran Allah, sementara kehambaan tetap tegak.

Karena pada akhirnya:

Allah tetap Allah.
Makhluk tetap makhluk.
Rabb tetap Rabb.
‘Abd tetap ‘abd.

Di situlah ma‘rifat tidak menjadi kesombongan ruhani, tetapi menjadi ketundukan yang semakin sempurna kepada Allah.

Address

Depok
Jawa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Saksi Akhir ZAman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Saksi Akhir ZAman:

Shortcuts

Share