Kak Mery Aneka Fanpage

Kak Mery Aneka Fanpage Kak Mery
2003 - 2025 aktif melayani Sekolah Minggu
Saatnya berbagi pengalaman, kesaksian, dan inspirasi dari perjalanan panjang dalam pelayanan anak.

Amin bisa menguatkan dan menginspirasi sesama GSM🥰

Sejak masih muda belia, saya sudah terbiasa dibenci, dijauhi, bahkan tak disukai hanya karena pilihan untuk menyampaikan...
06/12/2025

Sejak masih muda belia, saya sudah terbiasa dibenci, dijauhi, bahkan tak disukai hanya karena pilihan untuk menyampaikan pemikiran berbeda—secara terang-terangan, namun tetap dengan adab dan sopan santun.

Perbedaan pendapat itu wajar. Tapi memilih memakai logika, akal pikiran, akal budi, adab, dan etika adalah hal yang harus tetap dijunjung tinggi, apa pun zamannya.

Jangan semua hal selalu dibenarkan dengan alasan “perkembangan zaman”, “mengikuti tren”, atau “teknologi makin maju”.
Karena jika adab ikut ditinggalkan, kemajuan itu justru kehilangan maknanya.

Kita yang hari ini sudah dewasa, bahkan menua, punya tanggung jawab besar: apa adab dan etika yang ingin kita wariskan kepada generasi setelah kita?

Coba pikirkan baik-baik.
Jangan sampai suatu hari, anak-anak kita berkata:

“Beginilah yang diajarkan orang-orang tua dulu, kami hanya meneruskan.”

Ironi bukan?
Ketika generasi yang kita besarkan tidak lagi mampu membedakan mana adab yang baik dan mana etika yang benar.

Salam

Kak Mery

Sakit ya…Melihat manusia yang demi uang bisa menggunduli hutan tanpa sisa.Seolah nyawa orang lain itu angka, seolah alam...
04/12/2025

Sakit ya…
Melihat manusia yang demi uang bisa menggunduli hutan tanpa sisa.
Seolah nyawa orang lain itu angka, seolah alam cuma barang dagangan.
Keserakahan memang buta,
dan ketika hutan habis,
yang tersisa cuma bencana… dan penyesalan yang terlambat.

Tuhan engkau tahu dimana manusia-manusia !bl!s itu berada, kiranya penghakiman itu nyata atas hidup orang-orang yang jahat itu.

Ada seorang bapak yang kembali kerumahnya, rumahnya sudah tertimbun longsor dan banjir bandang kemaren, bapak ini terus ...
03/12/2025

Ada seorang bapak yang kembali kerumahnya, rumahnya sudah tertimbun longsor dan banjir bandang kemaren, bapak ini terus memanggil.anak perempuannya yang tertimbun, dan gak mau pergi dari situ.

Hati ini sakit sekali Tuhan,
Pedih hati ini Tuhan,
Membayangkan saat mereka hidup dan rasa takut itu, membuat airmataku gak berhenti mengalir.

Apakah orang-orang tamak itu melihat ini akan sedih, pedih,
Atau mungkin saja mulut mereka akan berkata "akh nanti juga keluarganya dapat bantuan", "itu sudah bagian rencana Tuhan",
"itu adalah takdir".

Mulutku ini ingin berteriak kepada Tuhan dengan hati yang pedih,
Tuhan luluhlantahkan mereka yang jahat itu, yang menyebabkan hutan menjadi gundul, yang merusak alam untuk memperkaya dirinya sendiri, seperti Engkau menghanguskan s***m dan gomora.

Penghakiman bukan bagianku, penghakiman bagian Tuhan, tapi kuarahkan hati dan pandanganku, dalam sujudku aku memohon Tuhan jadilah hakim atas mereka yang kehilangan.

Jadilah kehendakMu Tuhan jangan jadi kehendakku.

Percayalah…Keinginanmu sebagai orangtua untuk melihat penampilan anakmu saat Natal, itu juga keinginan setiap orangtua l...
02/12/2025

Percayalah…
Keinginanmu sebagai orangtua untuk melihat penampilan anakmu saat Natal, itu juga keinginan setiap orangtua lainnya. Semua ingin menyaksikan momen berharga itu.

Tapi…
Jangan sampai keinginan itu berubah jadi pemaksaan.
Anakmu masih kecil, masih takut maju sendiri, masih harus digendong atau diarahkan. Dan ketika kau dorong-dorong ia ke depan, sambil menghalangi pandangan orangtua lain—itu bukan lagi tentang kebanggaan, tapi tentang ego.

Ingat…
Anakmu bukan “kehilangan kesempatan terakhir”. Masih ada Natal tahun depan, dan tahun berikutnya. Kau sendiri tidak pernah mendoakan hal buruk untuk anakmu, kan? Jadi, mengapa harus memaksanya sekarang seolah-olah ini satu-satunya kesempatan?

Semua ada waktunya.
Ada masanya anak akan siap tampil.
Ada masanya ia akan percaya diri sendiri.
Dan ada masanya kita sebagai orangtua belajar menahan diri dan memberi ruang untuk orang lain.

Karena jujur saja,
Tidak seharusnya orangtua lain hanya melihat punggungmu, atau badanmu yang menutupi anak-anak mereka di depan. Semua anak punya hak yang sama untuk dilihat dan dihargai.

Dan kalau kita bicara soal kasih…
Tidak perlu banyak teori.
Kalau “kasih” saja tidak bisa diaplikasikan dalam hal sederhana seperti menghargai giliran, batasan, dan perasaan anak-anak lain—untuk apa dibicarakan?

Kak Mery ini orangnya sabar, lembut—tapi kalau sudah bertahun-tahun melihat hal yang sama, ya harus diajak berlogika.
Bukan untuk menyalahkan, tetapi agar kita semua belajar jadi orangtua yang lebih bijaksana.

Tersinggung atau tidak, itu urusan masing-masing.
Sudah hampir 20 tahun pemandangan ini terjadi: anak dipaksa tampil, orangtua memaksakan kehendak, dan lupa bahwa di ruangan itu ada banyak anak dan orangtua lain yang juga ingin dihargai.

Jadi…
Ayo belajar menghargai.
Bukan hanya anakmu yang ingin memberikan yang terbaik untuk Tuhan—anak-anak lain juga.

Jadilah orangtua yang bijaksana, berempati, dan mengerti tempat.

Salam,
Kak Mery

Gak terasa sejak posting ini tahun 2015, sudah 10 tahun berlalu, dan masih setia dengan menulis.
27/11/2025

Gak terasa sejak posting ini tahun 2015, sudah 10 tahun berlalu, dan masih setia dengan menulis.

"Aku yang dulu bicara banyak hal kepada orangtua anak Sekolah Minggu, dan Tuhan membuat aku pun harus mampu memberi cont...
21/11/2025

"Aku yang dulu bicara banyak hal kepada orangtua anak Sekolah Minggu, dan Tuhan membuat aku pun harus mampu memberi contoh melakukannya".

Apa yang kubicarakan itu, apa yang kuajak untuk orangtua lakukan;

1. Mama, Papa, lihatlah ini anak-anak kita, bukankah mereka bisa melakukan yang terbaik buat Tuhan?".

2. Mama, papa anak-anak ini layak tidak dihargai setiap usaha kecilnya?".

3. Mama, Papa, kalau duduk disekolah minggu, bisakah dahulukan anak-anak duduk dibangku depan, kita orangtua dibelakang saja.

4. Jika kamu melihat ada anak-anak yang tidak mendapatkan bangku saat ibadah, dan anakmu sudah duduk dibangkunya, bersediakan memberikan bangkumu untuk anak-anak itu.

5. Mama, papa, jangan salah paham yah sama saya, kalau anak menangis, bisakah mama ajak keluar sebentar dan menenangkannya disana sampai betul-betul tenang, dan kembali kedalam.
Karena lihatlah ada anak-anak lain yang rindu memuji dan menyembah Tuhan, yuukk kita bantu mereka mendapatkan fokusnya.

6. Mama, papa, lihat! apa pantas orangtua yang duduk dibangkunya, yang ingin melihat anaknya tampil didepan, malah melihat pantat mama.

To be continue... part 2

Tidak disukai, bahkan dibenci, hanya karena saya mengatakan hal yang sebenarnya semua orang juga setuju:“Betul, Kak Mery...
20/11/2025

Tidak disukai, bahkan dibenci, hanya karena saya mengatakan hal yang sebenarnya semua orang juga setuju:

“Betul, Kak Mery.”
“Setuju, Kak Mery.”
“Bener banget, Kak Mery.”

Dan meski begitu, saya tidak akan mundur.

Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang membela anak-anak kecil itu?
Anak-anak yang sudah berusaha do the best, sementara orang dewasa begitu mudah mengucapkan satu dua kalimat yang justru menggagalkan usaha mereka—padahal semua itu mereka lakukan untuk kemuliaan nama Tuhan.

Saya ingin mengingatkan bahwa kalimat seperti:

“Kesempurnaan milik Tuhan.”
“Namanya juga anak-anak.”
“Biarin aja, Kak Mery, yang penting mereka senang.”

Tidak bisa diucapkan sembarangan.
Tidak ketika kita sedang mengajarkan tentang menghormati, menghargai, dan memberikan empati yang benar kepada orang lain.

Salam,
Kak Mery

Gak usah teriak2 tentang KASIH sama saya,sekarang apa Anda MENGASIHI anak-anak ini yang sudah latihan natal, mengasihi G...
18/11/2025

Gak usah teriak2 tentang KASIH sama saya,
sekarang apa Anda MENGASIHI anak-anak ini yang sudah latihan natal, mengasihi Guru Sekolah Minggunya yang sudah melatih anak-anak ini dengan sepenuh hati.

Dan Anda tanpa rasa segan, rasa sungkan, meletakkan anakmu dibarisan anak-anak yang sudah berusaha terbaik didalam latihan mereka untuk Tuhan, saat Gladi Bersih, dan saat Natal tanpa meminta ijin.

Ajarkan anak Anda menghargai temannya.
Dan ajari diri Anda sendiri untuk menghargai orangtua lain.

Bersyukurlah Anda tidak bertemu Kak Mery zaman dulu.
Anda tidak perlu menghargai saya—
hargai usaha kecil dari setiap anak yang sudah berlatih dengan sepenuh hati.

Bukan karena saya tidak cinta pada anak Anda,
tapi karena semua anak ini layak menerima cinta dan perhatian yang sama dari saya.

Belajarlah dulu tentang KASIH,
baru Anda pantas berkata bahwa di sini tidak ada KASIH.

Sekarang, apa-apa direkam, diviralkan, dan dihakimi.
Kalau zaman dulu sudah seperti zaman sekarang,
mungkin Kak Mery sudah viral dari dulu.

"Kalian keluar dulu, kalian bicarakan yang mau kalian bicarakan sampai selesai, kalau sudah selesai bilang sama kak mery, kak aku sudah selesai ngobrolnya, aku mau masuk ikut ibadah"

"Maju ke sini, berdiri di depan.
Temani Kak Mery di sini. Cepat.
Atau biar Kak Mery yang jemput ke sana.”

Saling menghargai adalah bagian dari KASIH itu sendiri.

Mery Aneka Waty

04/11/2025

Jadi yang bilang "kak mery sok tau, sok pintar".

Begini yah, betul saya memang tahu, memang pintar, dari mana, dari siapa, bagaimana caranya. Tentunya dari orang2 yang berpengalaman yang membagikan ilmunya, dan saya serap dalam otak saya,

dari orang-orang specialist dibidangnya, lewat seminar, pelatihan dan kelas yang saya ikuti, supaya saya mendapatkan ilmu itu dan membagikannya untuk kamu, yang mau menerimanya.

Tenang, apa yang saya sampaikan tidak memaksa kamu untuk menelannya mentah2. Ketika kamu mencari sumber lain, itu lebih bagus, lebih baik, artinya kamu tidak hanya menerima saja, tapi juga mencari tahu kebenarannya. Saya juga demikian kok dulu, dan hari ini juga.

Salam,
Kak Mery🥰

Hai single tetap ingat yah, dirimu, tubuhmu adalah berharga, jangan jual hanya karena status PACARAN.Karena seseorang ya...
01/11/2025

Hai single tetap ingat yah, dirimu, tubuhmu adalah berharga, jangan jual hanya karena status PACARAN.

Karena seseorang yang mengasihimu dengan kasih KRISTUS, dia takkan mampu menyentuhmu sebelum jadi miliknya dalam ikatan perjanjian pernikahan.

Ingat itu yah.

Ingat ini yah"M4ti satu tumbuh seribu"Good Morning para perempuan single disana, kuatkan imanmu, jangan jual harga dirim...
30/10/2025

Ingat ini yah
"M4ti satu tumbuh seribu"

Good Morning para perempuan single disana, kuatkan imanmu, jangan jual harga dirimu, percayalah standartmu bukan terlalu tinggi untuk mendapatkan pria yang baik, mapan, setia, takut akan Tuhan.
Persiapkan dirimu juga untuk layak buat laki2 tersebut.

29/10/2025

Anak sekolah minggu datang tanpa Alkitab itu seperti tentara datang ke medan perang tanpa senjata.

Address

Perumahan Citra Indah City
Jawa
16830

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
18:00 - 12:00
Thursday 09:00 - 17:00
18:00 - 12:00
Friday 09:00 - 17:00
18:00 - 12:00
Saturday 09:00 - 17:00
18:00 - 12:00
Sunday 09:00 - 17:00
18:00 - 12:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kak Mery Aneka Fanpage posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share