JHONS GIYAI

JHONS GIYAI Semua postingan dihalaman ini adalah pandangan pribadi dan menjadi tanggung jawab pribadi.

Permanently closed.
Dinamika penindasan di Tanah Air Papua Barat semakin memaraknya Ekosida, Genosida dan Etnosida, ini dikuasai oleh pengua...
31/10/2024

Dinamika penindasan di Tanah Air Papua Barat semakin memaraknya Ekosida, Genosida dan Etnosida, ini dikuasai oleh penguasa kolonial Indonesia dan kapitalis Global, sehingga rakyat Papua disingkirkan dari tanah leluhurnya dengan sistem yang mereka bangun.

Kekuasaan atas segala aspek ini, membuat rakyat Papua kehilangan banyak ruang-ruang bergerak karena Negara melegalkan sistem aturan yang tidak sesuai dengan kondisi sosial yang ada. Penguasa sewenang-wenang mengatur semua ini untuk kepentingan mereka sendiri.

Kolonialisme Indonesia berwatak kapitalis karena otaknya dicuci oleh Imperialisme yang s**a akumulasi, ekspansi, eksploitasi hingga pelanggaran HAM untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya yang dia mau.

Sehingga Investasi semakin membanjiri, pembangunan suprastruktur semakin meluas, pemekaran semakin banyak, transmigrasi berskala besar masuk di tanah Papua adalah bentuk Perluasan wilayah kolonialisme Indonesia untuk kekuasaan, salah satunya kepentingan oligarki negara dan kapitalis global.

Untuk mengamankan segala aset-aset kolonialis dan kapitalis di Papua, negara manfaatkan anjing galak penguasa militer di segala lini. Ruang bergerak rakyat Papua dikontrol oleh militer sehingga rakyat banyak yang korban semena-mena di atas tanahnya sendiri.

Bentuk perlawanan yang rakyat Papua lakukan adalah untuk mempertahankan hak-hak atas tanah leluhur sendiri dan minta keadilan secara demokratis untuk pembebasan dari kekuasaan kolonialisme, kapitalisme dan militerisme.

Melihatnya kondisi objektif di tanah air Papua Barat semakin parah ini, rakyat Papua tidak harus tunduk pada penguasa tetapi harus cari alternatif untuk melawan segala bentuk penindasan. Untuk itu kami mengajak rakyat Papua tanda melihat golongan untuk belajar bersama dan berjuang bersama, melawan sistem kolonialisme, imperialisme/kapitalisme dan militerisme di atas tanah Papua.

Kami Buka Sekolah Eko Sosialis;
Pendidikan Politik dan Perekrutan Anggota, Green Papua Kolektif Kota Jayapura.

Waktu :
Pendaftaran, 01 - 20 November 2024

Contac / Narahubung : 1. 081343263625 (FE)
2. 082198120130 (OG)

Mari Bergabung..!!!
Belajar Bersama dan Berjuang Bersama.

Setiap peserta yang di daftar wajib mengikuti rangkaian diskusi yang dilaksanakan menuju Pendidikan Politik.


/Kapitalisme


Selamatkan Tanah Air dan Bebaskan Rakyat!

https://youtu.be/wpQQNE4tBr0
27/08/2022

https://youtu.be/wpQQNE4tBr0

Penanaman Pohon dan Pernyataan Sikap Memperingati Hari Masyarakat Adat Internasional, 09 Agustus 2022.

18/07/2022

CABUT OTSUS DAN GELAR REFERENDUM DI WEST PAPUA.

RAKYAT PAPUA BUKAN BARANG DAGANGAN !

TANGKAP, ADILI DAN PENJARAHKAN !
1.YAN P MANDENAS
2.KOMARUDIN FATUBUN
3.ROMANUS MBRAKA

JAKARTA, 18 JULI 2022






17/07/2022

Pernyataan SikapPetisi Rakyat Papua (PRP)Berikut point-Point Tuntutannya :Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam Petisi Rakyat Papua menyatakan sikap:1. ...

16/07/2022

Pernyataan Sikap
Petisi Rakyat Papua (PRP)

Berikut point-Point Tuntutannya :

Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam Petisi Rakyat Papua menyatakan sikap:
1. Cabut UU Otonomi Khusus Jilid II
2. Segera hentikan upaya Pemekaran Provinsi di Wilayah West Papua.
3. Elit Papua Stop Mengatasnamakan Rakyat Papua untuk kepentingan kekuasaan.
4. Buka akses jurnalis seluas-luasnya di West Papua.
5. Tarik militer organik dan non-organik dari West Papua.
6. Stop Killing Papuans People.
7. Hentikan segala bentuk diskriminasi dan intimidasi terhadap kawan Nyamuk Karunggu dan
mahasiswa Papua di seluruh Indonesia.
8. Stop Perampasan Tanah Adat serta stop kriminalisasi masyarakat adat di West Papua.
9. Indonesia Stop Ekosida dan Genosida di West Papua.
10. Tutup Bandara Antariksa di Biak West Papua.
11. Bebaskan tahanan politik West Papua tanpa syarat.
12. Tolak pengembangan Blok Wabu dan tutup semua perusahaan nasional juga multinasional di
seluruh Wilayah West Papua.
13. Usut tuntas pelaku penembakan dua anak di Intan Jaya
14. Tangkap, adili, dan penjarakan jenderal-jenderal pelanggar HAM
15. Hentikan rasisme dan tangkap pelaku politik rasial.
16. Hentikan operasi militer di Nduga, Intan Jaya, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, Maybrat,
dan Seluruh Wilayah West Papua lainnya.
17. PBB harus bertanggung jawab serta terlibat aktif secara adil dan demokratis dalam proses
menentukan nasib sendiri, pelurusan sejarah, dan penyelesaian pelanggaran HAM yang terjadi
terhadap bangsa West Papua.
18. Mendesak Pemerintah RI untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada Komisi HAM PBB
untuk meninjau situasi HAM di West Papua secara langsung.
19. Jaminan kebebasan informasi, berekspresi, berorganisasi dan berpendapat bagi bangsa West
Papua.
20. Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri sebagai Solusi Demokratis bagi Bangsa West Papua.
21. Kami mendukung perjuangan rakyat Wadas dan Jomboran melawan Tambang yang
merugikan.
22. Kami mendukung perjuangan rakyat Indonesia menolak Omnibus Law dan Sahkan RUU PKS
tanpa dipreteli.
23. Hentikan Perampasan Tanah Milik Masyarakat Adat Tambrauw oleh Perusahaan PT.Nuansa
Lestari Sejahtera dan Tutup Semua Perusahaan Sawit yang beroperasi di seluruh Tanah
Papua.
24. Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw dan Gubernur Papua, Lukas Enembe segerah
mencabut Izin Operasi Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, PT.Permata Nusa Mandiri
diatas adat milik masyarakat Adat Grime Nawa di Kabupaten Jayapura.
25. Stop Militerisasi Kampus; Rektor Universitas Cendrawasih, Apolo Safanpo segera Hentikan
MOU dengan KOREM 172/PWY, Gratiskan biaya pendidikan dan Aktifkan perkuliahan tatap
muka (offline).
26. DPRP Segera Gelar sidang paripurna " Cabut Otsus dan DOB".

Demikian pernyataan sikap ini. Kami menyerukan kepada seluruh Rakyat West Papua untuk bersatu dan berjuang merebut cita-cita pembebasan sejati rakyat dan West Papua.Atas perhatian dan dukungan seluruh rakyat Indonesia dan West Papua, kami ucapkanterima kasih.

Salam Pembebasan Nasional West Papua!

Jayapura, 14 Juli 2022

Petisi Rakyat Papua (PRP) Wilayah Mam-Ta
a.n. 122 Organisasi dan 718.179 Suara Rakyat Papua
Tolak Otonomi Khusus Jilid II

Korlap Umum : Yohanes Giyai
Wakorlap : Kenias Payage
Penanggung Jawab Umum : Jefry Wenda (Jubir Nasional PRP).

16/07/2022

"Tidak ada Pembebasan Nasional Tanpa Pembebasan Perempuan." - Rinto Kogoya

Keterangan Video: Suasana peluncuran buku Perempuan bukan budak laki-laki. Penulis : Pdt. Sofyan Yoman

Jayapura, 16 Juli 2022.

15/07/2022
Percayalah ! Hanya dengan kekuatan masa rakyat tirani akan tumbang.Hancurkan Kapitalisme, Hapuskan Kolonialisme, Lawan M...
15/07/2022

Percayalah ! Hanya dengan kekuatan masa rakyat tirani akan tumbang.

Hancurkan Kapitalisme, Hapuskan Kolonialisme, Lawan Militerisme.

Selamatkan Tanah Air dan Bebaskan Rakyat
Green Papua Community , Petisi Rakyat Papua

09/07/2022

Ketidakpastian akan bertambah jika kita lebih memilih mengambil jalan yang membawa rasa aman jangka pendek.

Address

Jayapura

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when JHONS GIYAI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category