Asmawi Daily Vlog

Asmawi Daily Vlog Konten Kreator Pemula

Nebulizer adalah jalan ninjaku kalau anak gak sembuh2 batuk pilek dan rewel terus.
10/03/2025

Nebulizer adalah jalan ninjaku kalau anak gak sembuh2 batuk pilek dan rewel terus.



Monggo maem gaes
28/01/2025

Monggo maem gaes



Monggo gaes yang mau beli bibit buah bisa hubungi aku yahh 085712470260
26/01/2025

Monggo gaes yang mau beli bibit buah bisa hubungi aku yahh 085712470260




26/01/2025

Asmawi Putri pengikut

26/01/2025

Butuh Banyak Pengikut

RADARSOLO.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Jenar-Banyurip, Dukuh Ngra...
05/01/2025

RADARSOLO.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Jenar-Banyurip, Dukuh Ngrandu, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen pada Minggu (5/1/2025).

Kejadian sekitar pukul 00.25 dini hari. Peristiwa nahas ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia di tempat dan satu lainnya mengalami luka serius.

Berdasarkan laporan dari Posko PMI Kabupaten Sragen, korban meninggal dunia adalah seorang pria bernama Japan, 60, warga Dukuh Doro, Desa Banyu Urip, Kecamatan Jenar.

Korban yang masih hidup, Edi langsung dilarikan ke IGD RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen Iptu Nur Arifin menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AD 3902 BME yang dikendarai Edi membonceng Japan melaju dari arah timur ke barat.

Sementara itu, truk Isuzu Light Truck dengan nomor polisi AB 8589 BK yang dikemudikan oleh Wawan Dwi Santoso, 44,melaju dari arah utara ke selatan.

Baca Juga:
Wow! Kunjungan Wisatawan ke Klaten selama Libur Nataru Capai 568.765 Orang: Umbul Ini Paling Banyak Pengunjungnya

"Lalu saat mendekati persimpangan, pengendara sepeda motor diduga tidak berhenti dan langsung belok ke arah utara. Karena jarak yang sudah dekat, pengemudi truk tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga terjadilah tabrakan," mewakili Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi.

Sragen - Ratusan ekor sapi di 20 kecamatan Kabupaten Sragen positif penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari ratusan kasus, 6...
04/01/2025

Sragen - Ratusan ekor sapi di 20 kecamatan Kabupaten Sragen positif penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari ratusan kasus, 64 sapi di antaranya dilaporkan mati.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Sragen, hingga Kamis (2/2/2025) pukul 13.00 WIB mencatat ada 746 kasus sapi terpapar PMK. Kemudian ada 64 ekor sapi mati.

"Kasus aktif kini mencapai 675 ekor sedangkan kasus baru 21 ekor. Sementara sapi yang sembuh dari PMK baru 7 ekor. Kasus sapi mati ada 64 ekor, dengan 26 ekor dipotong pemiliknya," kata Petugas Medic Veteriner DKP3 Sragen drh. Ana Margaretha dihubungi awak media, Kamis (2/1/2025).

Ana mengatakan penyebaran kasus PMK tergolong sangat cepat. Menurutnya, ada banyak faktor yang memengaruhi percepatan penyebaran virus PMK.

"Penyebaran virus ini dari berbagai media, bisa melalui pengunjung kandang, lalu lintas ternak, kemudian alat transportasi hingga pakan. Jadi karena virus ya, dan penyebarannya lebih cepat dari bakteri," ungkapnya.

Ana memerinci jumlah kasus PMK terbanyak berada di Kecamatan Sukodono dengan 107 ekor sapi. Lalu disusul Kecamatan Mondokan dengan 92 kasus, Kecamatan Gesi 70 kasus, dan Gesi 60 kasus.

"Kecamatan Sukodono itu paling banyak karena salah satu kantong ternak di Sragen. Jadi pokoknya sarana yang kontak dengan sapi itu menjadi sarana penularan. Droplet itu virus juga bisa menular melalui udara," terangnya.

Ana mengatakan banyak sapi yang mati karena sebagian sudah dipotong oleh pemiliknya. Menurutnya, sapi-sapinya tersebut sempat tidak mau makan.

"Kalau memang terpaksa dikonsumsi ya ada beberapa bagian yang tidak boleh dimakan. Karena PMK itu kan menyerang kuku dan mulut jadi bagian itu tidak boleh karena sudah berubah, dan juga jeroan. Kalau virusnya otomatis menyebar di tubuh ya jadi lebih hati-hati saja," jelas Ana.

Dia mengatakan upaya penanganan kasus PMK sudah dilakukan oleh Pemkab Sragen. Salah artinya melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada para peternak sapi.

"Kami juga sudah melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan uji laboratorium kerja sama dengan Balai Besar Veteriner Wates. Kita sudah melaksanakan KIE pembagian desinfektan gratis untuk peternak.

Address

Prayunan Rt01 Dawung Jenar
Jenar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Asmawi Daily Vlog posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share