Jeneponto_Info

Jeneponto_Info Akun Medsos Nomor 1 Jeneponto
(1)

JENEPONTO, — SMA Negeri 6 Jeneponto, Sulawesi Selatan menggelar pelatihan workshop jurnalistik pada Sabtu, 9 Mei 2026, d...
09/05/2026

JENEPONTO, — SMA Negeri 6 Jeneponto, Sulawesi Selatan menggelar pelatihan workshop jurnalistik pada Sabtu, 9 Mei 2026, dengan materi Reportase dan Wawancara Efektif yang membahas teknik mencari sumber, persiapan, hingga pelaksanaan wawancara.

Kegiatan ini menghadirkan jurnalis Metro TV, Sulaiman Nai, sebagai pemateri. Peserta workshop melibatkan sejumlah organisasi siswa di sekolah tersebut seperti OSIS, Paskibraka, Pramuka, Sanggar Seni, dan PMR.

Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan dari awal hingga akhir kegiatan.

Pembina ekstrakurikuler jurnalistik Cakra SMA Negeri 6 Jeneponto, Nurul Hijriah, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang dunia jurnalistik, khususnya dalam menghasilkan karya berita yang berkualitas dan menginspirasi.

“Pelatihan workshop jurnalistik ini kami laksanakan untuk meningkatkan pengetahuan jurnalistik sehingga siswa kami mampu menciptakan berita yang dapat menginspirasi pembaca,” jelas Nurul Hijriah.

Dalam sesi materi, pemateri juga memberikan penjelasan teknik wawancara langsung kepada siswa, mulai dari cara menyusun pertanyaan, menentukan narasumber yang tepat, hingga etika saat melakukan wawancara di lapangan.

Melalui workshop ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori jurnalistik, tetapi juga mampu mempraktikkan teknik reportase dan wawancara secara langsung dalam kegiatan peliputan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal membangun budaya literasi dan jurnalistik di kalangan pelajar SMA Negeri 6 Jeneponto.

Kasus dugaan begal yang menimpa dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Embo, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, S...
07/05/2026

Kasus dugaan begal yang menimpa dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Embo, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel akhirnya terungkap.

Pelaku yang menyebabkan kedua korban mengalami patah kaki dan dagu robek berhasil ditangkap Tim Pegasus Resmob Satreskrim Polres Jeneponto.

Terduga pelaku diketahui bernama Rifai alias Bolang (26), warga Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. Ia dibekuk Tim Pegasus yang dipimpin Aiptu Abd Rasyad di Dusun Punaga, Desa Punaga, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar, Rabu malam, 6 Mei 2026.

Baca selengkapnya di Harian Fajar

Jeneponto, Sekindo.id – Kesabaran keluarga korban dan warga Dusun Sapiri, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, akhirnya habi...
06/05/2026

Jeneponto, Sekindo.id – Kesabaran keluarga korban dan warga Dusun Sapiri, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, akhirnya habis. Kasus pembunuhan Basse dg Gintang yang terjadi lebih satu tahun silam hingga kini masih menjadi misteri, tanpa kejelasan mengenai identitas pelaku.

Padahal, berdasarkan dokumen resmi, Polres Jeneponto telah menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan sejak 10 April 2025. Artinya, kasus ini sudah masuk proses hukum yang serius, bukan lagi sekadar tahap penyelidikan awal.

“Sudah lewat mi, tapi belum ada juga hasil,” ujar perwakilan keluarga korban dengan nada kecewa mendalam.

Warga menilai, janji tersebut tidak disertai realisasi yang nyata. Hal ini memicu keraguan publik terhadap keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus yang sudah berjalan lama ini.

Akibat ketidakjelasan tersebut, rencana aksi damai berupa penutupan jalan yang sebelumnya ditunda, kini kembali mencuat. Warga mengaku sempat menahan diri dan memberikan waktu tambahan sesuai permintaan polisi, namun kesempatan itu terbuang sia-sia.

“Kami sudah terlalu lama kasih kesempatan. Kalau tidak ada kejelasan segera, kami akan tutup jalan,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat

Meski amarah mulai memuncak, keluarga korban masih menyisakan secercah harapan kepada pimpinan baru, yakni Kapolres dan Kasat Reskrim. Mereka berharap di bawah kepemimpinan baru, kasus ini benar-benar dituntaskan secara maksimal, bukan hanya sekadar janji manis.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan ujian berat bagi integritas penegak hukum di Jeneponto. Mampukah kasus ini segera terungkap, atau justru akan menjadi luka lama yang tak kunjung sembuh bagi keluarga korban?. (**)

Tiga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (Ketum DPP KNPI) secara bersamaan hadir pada pelan...
06/05/2026

Tiga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (Ketum DPP KNPI) secara bersamaan hadir pada pelantikan pengurus DPD KNPI Sulsel yang dipimpin oleh Vonny Ameliani sebagai ketua.

Pelantikan itu berlangsung di Hotel Gammara Kota Makassar, Selasa 5 Mei 2026. Ketum KNPI yang hadir adalah, Ali Hanafiah, Putri Khairunnisa dan Haris Pratama.

Meskipun di pusat KNPI terbagi tiga kelompok, namun Ketua KNPI Sulsel Vonny Ameliani berhasil menyatukan ketiganya pada acara pelantikan tersebut, bahkan mereka juga melantik pengurus baru KNPI Sulsel periode 2026-2029. Artinya, kepengurusan KNPI Sulsel diakui oleh ketiga Ketum itu.

“Sejak awal kami memang intens membangun komunikasi dan menyakinkan mereka agar mau duduk bersama di Sulsel. Mereka menyambut baik,” kata Vonny.

Vonny berharap, kehadiran ketiga ketum ini di Sulsel dapat menjadi contoh bagi provinsi lain agar penyatuan KNPI pusat dapat terealisasi.

“Sulsel siap menjadi tuan rumah kongres bersama dan para ketum mau duduk bersama untuk mempersatukan pemuda-pemudi di Indonesia,” ujar Anggota DPRD Sulsel ini.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama, menilai semangat persatuan yang muncul di Sulawesi Selatan mencerminkan arah KNPI ke depan.

Ia optimistis proses penyatuan akan mencapai puncaknya dalam kongres mendatang.

“Persatuan KNPI di Sulsel menjadi gambaran untuk Kongres KNPI. Saya yakin momentum itu akan menghadirkan persatuan, bahkan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Haris.

https://makassar.terkini.id/vonny-ameliani-satukan-tiga-ketum-knpi-sulsel-siap-jadi-tuan-rumah-pemersatu-pemuda/

Sempat kebobolan lebih dulu pada babak pertama, namun Lapa' Eja Tarowang berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun min...
01/05/2026

Sempat kebobolan lebih dulu pada babak pertama, namun Lapa' Eja Tarowang berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum babak pertama.

Pada babak kedua, permainan kedua tim semakin sengit.

Serangan demi serangan berhasil dilancarkan.

Hanya saja, Pasukan Lapa' Eja berhasil memanfaatkan situasi lebih maksimal hingga sang tuan rumah, Binamu FC harus tumbang dengan skor 3-1 hingga peluit babak kedua dibunyikan.

Selamat untuk Lapa' Eja, sang juara dalam turnamen Bupati Cup I Jeneponto 2026.

Partai final ini dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Bupati Jeneponto hingga eks Pj Bupati Jeneponto.

01/05/2026

Kondisi terkini jalan simpang lima taman turatea Jeneponto, pukul 15:21 Wita

Dikutip dari HARIANTEMPO.CO.ID, Dua orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Embo berinisial NM (29) dan FPW (29) menjad...
01/05/2026

Dikutip dari HARIANTEMPO.CO.ID, Dua orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Embo berinisial NM (29) dan FPW (29) menjadi korban begal di Bontojai, Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Peristiwa pembegalan itu terjadi pada Kamis (30/4/2026) malam sekitar pukul 21.30 WITA.

Kanit Intelkam Polsek Tamalatea, AIPDA M. Arif membenarkan adanya kejadian tersebut di lokasi dimaksud.

“Benar ada dua orang perawat Puskesmas Embo jadi korban begal. Keduanya mengalami luka yang cukup serius,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa korban inisial NM mengalami luka terbuka/robek pada bagian dagu. Sedangkan, korban inisial FPW mengalami patah tulang pada bagian paha dan luka lecet pada bagian betis.

“Satu orang di rujuk ke RSUD Lanto Daeng Pasewang dan satunya masih di rawat di Puskesmas Embo,” katanya.

AIPDA Arief menjelaskan bahwa bermula kejadian itu saat kedua nakes tersebut pulang dinas berboncengan menggunakan sepeda motor menuju kerumahnya masing-masing di Desa Bonto jai.

Namun diperjalanan di tengah kesunyian malam tiba-tiba ada pengendara lain seorang diri (pelaku) mendekati motor korban dan langsung merampas tas milik korban sehingga terjatuh dari atas motor.

“Dari keterangan korban tasnya ditarik diatas motor sehingga korban tejatuh dan terbentur ke batu yang menyebabkan korban mengalami luka terbuka pada bagian dagu. Kalau temannya yang satu langsung shock dan trauma sehingg berupaya lari. Kemungkinan saat lari kakinya terpeleset yang menyebabkan kikinya patah tulang,” jelasnya.

“Kalau dari keterangan korban, pelakunya hanya satu orang pakai motor juga. Ia pelaku masih dalam lidik,” sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan, sejauh ini Polisi belum menemukan adanya penggunaan senjata tajam yang digunakan oleh pelaku terhadap kedua korban tersebut saat pelaku melakukan aksinya.

Meski begitu, kepolisan polsek Tamalatea terus melakukan penyelidikan dan telah mengambil langkah-langkah serta melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Syamsir, HR)

Sejarah menunggu untuk ditaklukkan.Hadir dan nyalakan kobaran perjuangan hingga titik darah penghabisan.Suara kalian ada...
01/05/2026

Sejarah menunggu untuk ditaklukkan.

Hadir dan nyalakan kobaran perjuangan hingga titik darah penghabisan.

Suara kalian adalah api, dukungan kalian adalah semnagat.

Binamu FC vs Lapa' Eja Ri Tarowang.

Sore ini di Stadion Mini Turatea, Jumat 1 Mei 2026.

JENEPONTO – Prestasi membanggakan ditorehkan remaja asal Kabupaten Jeneponto, Raihan Wira Wicaksana (17).Siswa SMAN 9 Je...
30/04/2026

JENEPONTO – Prestasi membanggakan ditorehkan remaja asal Kabupaten Jeneponto, Raihan Wira Wicaksana (17).

Siswa SMAN 9 Jeneponto ini berhasil meraih Runner Up pada ajang Duta Pelajar tingkat Sulsel yang grand finalnya digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 25–26 April 2026 di Makassar.

Raihan bersaing dengan 50 finalis dari seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Capaian ini melanjutkan prestasinya tahun sebelumnya, saat ia keluar sebagai Juara 1 Duta Pelajar tingkat Kabupaten Jeneponto 2025.

Ibu Raihan, Murni menyebut anaknya melaju ke tingkat nasional karena masuk tiga besar. Namun hingga kini jadwal resmi belum ditentukan.

“Yang masuk tiga besar akan lanjut ke tingkat nasional, nanti setelah ujian, tapi belum ada jadwal pasti,” ujar Murni kepada Fajar, Selasa (28/4/2026).

Ia mengungkapkan, perjuangan Raihan ke tingkat provinsi tidaklah mudah. Bahkan, sebagian besar kebutuhan ditanggung secara mandiri oleh keluarga.

“Dia berangkat bawa nama Jeneponto dan sekolahnya, walaupun pakai dana pribadi. Kostum saja sampai tujuh jenis yang dibawa,” jelasnya.

Meski demikian, pihak keluarga tetap memberikan dukungan penuh demi pengembangan potensi sang anak.

“Okelah saya dukung, saya katakan ke anak saya kalau kau dapat juara di tingkat provinsi nanti kita cari jalannya ke tingkat nasional,” ucapnya.

Ayah Raihan, Serka Alimuddin, yang merupakan Babinsa Kodim 1425 Jeneponto, berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terhadap prestasi anaknya.

“Semoga pejabat bisa terbuka mata hatinya, mungkin ke depan anak saya mau cari kerja jadi tidak terlalu susah lagi karena sudah dikenal, sudah banyak ajang lomba dia ikuti,” ujarnya.

Selama ini, Raihan dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan dan lomba, mulai dari bela diri hingga cerdas cermat tingkat provinsi.

Sementara itu, Raihan menceritakan proses panjang yang ia jalani selama kompetisi. Dimulai dari pra-karantina secara daring pada 14–19 April 2026, dilanjutkan karantina pada 21–25 April 2026 hingga grand final di Mall Panakkukang (MP) Makassar yang berlangsung semalam suntuk.

Baca selengkapnya di Harian Fajar

Kalau hari ini capek, jangan dipendam… dibawa saja ke JEKA (Jeneponto Ketawa) 😆Malam ini, Wahyu & Tamar siap bikin kamu ...
29/04/2026

Kalau hari ini capek, jangan dipendam… dibawa saja ke JEKA (Jeneponto Ketawa) 😆
Malam ini, Wahyu & Tamar siap bikin kamu lupa mantan (atau minimal lupa cicilan sebentar 🤏),
dan Miswar bakal nemenin dengan suara yang bisa bikin hati adem… atau malah tambah baper 🥲🎶

📍 Daeng Coffee & Eatery
🕗 20.00 WITA – sampai ketawa habis

Datanglah dengan masalah… pulang dengan tawa 🤝
Kalau masih sedih juga, ya minimal sudah ditemani kopi ☕😂

Jangan cuma scroll, datang ki!

27/04/2026

Jalan poros Kelurahan Tolo', Kecamatan Kelara ditanami pohon pisang. Aksi ini adalah bentuk protes warga karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh Pemprov.

Address

Tamalatea
Jeneponto

Telephone

+6285733184226

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jeneponto_Info posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share