Suara Jepara

Suara Jepara Media Informasine wong jeporo

๐— ๐—ผ๐—ฑ๐˜‚๐˜€ ๐—š๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ฏ๐—ถ๐—น ๐—ฅ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ผ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ, ๐—ฃ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ '๐—Ÿ๐—ถ๐—ฐ๐—ถ๐—ป' ๐—”๐—ธ๐—ต๐—ถ๐—ฟ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐——๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Praktik penipua...
04/05/2026

๐— ๐—ผ๐—ฑ๐˜‚๐˜€ ๐—š๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ฏ๐—ถ๐—น ๐—ฅ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ผ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ, ๐—ฃ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ '๐—Ÿ๐—ถ๐—ฐ๐—ถ๐—ป' ๐—”๐—ธ๐—ต๐—ถ๐—ฟ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐——๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Praktik penipuan dengan modus menggadaikan mobil rental kembali memakan korban di wilayah hukum Polres Jepara. Kali ini, seorang pria berinisial BS (38), warga Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, resmi dilaporkan ke Polsek Pakisaji setelah diduga menipu warga dengan menjaminkan mobil sewaan yang diakui sebagai milik pribadi.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Pinjaman Rp20 Juta
Kasus ini mencuat setelah korban, AFI (24), warga Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, merasa dikelabui oleh pelaku. Kejadian bermula pada 16 April 2026, saat BS mendatangi korban untuk meminjam uang sebesar Rp20.000.000.

Sebagai jaminan, BS menyerahkan satu unit mobil bernomor polisi K 9008 KC. Kepada korban, BS meyakinkan bahwa kendaraan tersebut adalah aset pribadinya. Namun, kedok pelaku terbongkar pada Minggu (3/5/2026), ketika sejumlah orang mendatangi rumah AFI dan mengaku sebagai pemilik sah kendaraan tersebut dengan membawa bukti BPKB asli.

"Saya diminta menyerahkan kendaraan itu karena pemilik aslinya datang membawa BPKB. Di situ saya sadar telah ditipu oleh BS," ungkap AFI saat memberikan keterangan kepada media.

Jejak Digital Penipuan Pelaku
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, aksi BS ternyata bukan yang pertama kali. Pelaku diduga merupakan pemain lama yang kerap menggunakan skema "gali lubang tutup lubang" dengan objek mobil rental. Informasi yang dihimpun di Polsek Pakisaji mengungkap daftar korban lainnya:

Khoirul Anwar (Warga Senenan): BS menggadaikan mobil Grand Max (F 8340 HH) senilai Rp30 juta. Mobil kemudian diambil pemilik aslinya.

Yono (Warga Pekeng): BS menggadaikan mobil Grand Max (K 9294 HC) juga dengan nilai Rp30 juta, yang berakhir dengan penyitaan oleh pemilik rental.

Dalam setiap aksinya, BS kerap berkelit dengan membuat surat pernyataan utang setelah mobil diambil pemiliknya, diduga sebagai upaya untuk mengalihkan perkara pidana menjadi perdata.

Respon Tegas Perangkat Desa dan Kepolisian
Petinggi Desa Tanjung, Hariyanto, yang mendampingi warganya melapor, menegaskan bahwa tindakan BS sudah masuk dalam ranah tindak pidana murni karena adanya rangkaian kebohongan yang terencana.

"Tujuannya jelas untuk mengelabui korban. Mobil rental diakui milik sendiri, lalu digadaikan. Saat mobil diambil pemilik, pelaku hanya memberi surat pernyataan utang agar seolah-olah ini masalah pinjam-meminjam biasa. Saya minta warga lapor agar ada efek jera," tegas Hariyanto.

Sementara itu, Kapolsek Pakisaji, Iptu Sutrisno, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Terkait Laporan Polisi warga Tanjung, akan segera kami tindak lanjuti," ujarnya singkat melalui pesan singkat.

Tips Waspada Gadai Kendaraan:
Untuk menghindari kejadian serupa, masyarakat dihimbau untuk:

Cek Keabsahan Dokumen: Jangan pernah menerima gadaian mobil tanpa disertai BPKB asli.

Verifikasi Identitas: Pastikan nama di STNK/BPKB sesuai dengan identitas penggadai.

Lapor Petinggi/Bhabinkamtibmas: Jika merasa ragu, koordinasikan transaksi besar di kantor desa atau kepolisian setempat.

Source, global7

๐—š๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐Ÿณ ๐—ฆ๐—ต๐—ผ๐˜ ๐—ผ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Persija Jakarta tampil kesetan...
04/05/2026

๐—š๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐Ÿณ ๐—ฆ๐—ต๐—ผ๐˜ ๐—ผ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Persija Jakarta tampil kesetanan saat bertamu ke markas Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-31 Liga Super Indonesia, Senin (4/5/2026). Namun, meski mendominasi total jalannya laga, skor kacamata 0-0 tetap bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Dominasi Tanpa Gol
Sejak kick-off pukul 19:00 WIB, Macan Kemayoran langsung mengambil kendali permainan. Statistik mencatat Persija unggul segalanya dengan melepaskan 13 tembakan, di mana 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Gempuran demi gempuran yang dimotori lini tengah Persija memaksa barisan pertahanan Laskar Kalinyamat bekerja mati-matian. Penampilan apik kiper Persijap di bawah mistar gawang menjadi faktor utama frustrasinya para penyerang Persija dalam 45 menit pertama.

Persijap Tertekan
Tuan rumah Persijap Jepara tampak kesulitan mengembangkan permainan. Terisolasi di area pertahanan sendiri, Persijap hanya mampu mencatatkan 2 tembakan spekulatif yang belum mengancam gawang tim tamu. Skema serangan balik yang coba dibangun anak-anak Jepara selalu patah sebelum memasuki kotak penalti Persija.

Statistik Babak Pertama (HT):

โ–ช๏ธSkor: Persijap 0-0 Persija

โ–ช๏ธTembakan (On Target): Persijap 2 (0) - 13 (7) Persija

โ–ช๏ธPenguasaan Bola: Persijap 35% - 65% Persija

Menanti Kebuntuan Pecah
Memasuki babak kedua, pelatih Persija memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengonversi dominasi menjadi gol. Sebaliknya, Persijap butuh perubahan taktik jika tidak ingin terus digempur habis-habisan di sisa waktu pertandingan.

Akankah tembok pertahanan Bumi Kartini tetap kokoh, atau justru efektivitas Persija akan membuahkan hasil di babak kedua?

๐—ง๐—”๐—ก๐—ฃ๐—” ๐—–๐—”๐—ฅ๐—Ÿ๐—ข๐—ฆ ๐—™๐—ฅ๐—”๐—ก๐—–๐—”, ๐— ๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—Ÿ๐—ฎ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฒ๐—ธ๐—ผ๐—ฟ ๐— ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐˜‚๐—บ๐—ถ ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ถ๐—ป๐—ถ?๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Kabar kurang sedap...
04/05/2026

๐—ง๐—”๐—ก๐—ฃ๐—” ๐—–๐—”๐—ฅ๐—Ÿ๐—ข๐—ฆ ๐—™๐—ฅ๐—”๐—ก๐—–๐—”, ๐— ๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—Ÿ๐—ฎ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฒ๐—ธ๐—ผ๐—ฟ ๐— ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐˜‚๐—บ๐—ถ ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ถ๐—ป๐—ถ?

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Kabar kurang sedap menghampiri Persijap Jepara jelang laga krusial menjamu Persija Jakarta malam ini, Senin (4/5/2026). Sang mesin gol utama, Carlos Franca, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.

Absennya bomber asal Brasil ini menjadi ujian mental sesungguhnya bagi skuad asuhan Mario Lemos. Betapa tidak, Franca adalah tumpuan lini depan dengan koleksi 9 golnya. Kini, publik bola Jepara bertanya-tanya: Masihkah taring Laskar Kalinyamat tetap tajam saat menjamu Macan Kemayoran?

Ujian Konsistensi Sang Benteng
Meski tanpa Franca, Persijap punya modal besar yakni "Rekor Mewah" di kandang. Sepanjang putaran kedua, Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) adalah neraka bagi tim tamu. Lima tim besar sudah dipaksa tunduk, dan gawang Sendri Johansyah mencatatkan empat clean sheet di rumah sendiri.

Malam ini adalah pembuktian. Apakah Persijap tim yang bergantung pada satu bintang, ataukah kolektivitas tim di bawah komando Borja Martinez dan Iker Guarrotxena mampu meruntuhkan ambisi juara Persija Jakarta?

Misi Tetap Sama: Amankan 3 Poin!
Tidak ada kata imbang, apalagi kalah. Kemenangan adalah harga mati untuk menjauh dari papan bawah dan membuktikan bahwa Bumi Kartini tetaplah angker bagi siapa pun tamunya!

Tanpa Carlos Franca, menurut lur siapa yang paling cocok jadi 'target man' malam ini? Lucas Morrelato atau Iker Guarrotxena? Tulis pendapatmu! ๐Ÿ‘‡"

๐— ๐—œ๐—ฆ๐—œ ๐—๐—”๐—š๐—” ๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—จ๐—–๐—œ๐—”๐—ก ๐—š๐—•๐—ž! ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฆ๐—ถ๐—ฎ๐—ฝ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—ฆ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐—œ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐—ผ๐˜๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—œ๐—ป๐—ถ!๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Stadion Gelora Bumi Ka...
04/05/2026

๐— ๐—œ๐—ฆ๐—œ ๐—๐—”๐—š๐—” ๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—จ๐—–๐—œ๐—”๐—ก ๐—š๐—•๐—ž! ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฆ๐—ถ๐—ฎ๐—ฝ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—ฆ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐—œ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐—ผ๐˜๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—œ๐—ป๐—ถ!

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) malam ini akan menjadi saksi bisu pertarungan harga diri! Laskar Kalinyamat tidak hanya melawan 11 pemain Persija Jakarta, tapi sedang menjaga martabat Bumi Kartini yang "angker" bagi tim tamu.

REKOR MEWAH DIUJI!
Sepanjang putaran kedua, belum ada satu pun tim yang mampu membawa pulang poin penuh dari Jepara. PSM, Persebaya, hingga Madura United sudah merasakan pahitnya tumbang di tangan anak asuh Mario Lemos. Malam ini, giliran "Macan Kemayoran" yang datang dengan ambisi juara, namun mereka harus ingat: Jepara bukan tempat yang ramah bagi tamu yang sombong!

TANPA FRANCA, SIAPA JADI PAHLAWAN?
Absennya Carlos Franca memang berat, tapi ini saatnya punggawa lain membuktikan bahwa Persijap bukan tim yang bergantung pada satu orang. Dengan kawalan ketat Diogo Brito di lini belakang dan kreativitas Borja Martinez di tengah, Laskar Kalinyamat siap membuat Persija frustrasi!

MISI HARGA DIRI:

โ€ขPersijap: Wajib menang demi menjauh dari papan bawah!

โ€ขPersija: Tertekan harus menang demi kejar juara!

Siapkan atributmu, keraskan suaramu! Pastikan GBK tetap suci dari kekalahan!

TANTANGAN SKOR: "Persija boleh punya nama besar, tapi GBK punya nyali! Prediksi skor lur? Admin yakin 1-0 untuk kemenangan tipis kita! ๐Ÿ”ฅ"

๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ! ๐—ฃ๐—ฟ๐—ฒ-๐— ๐—ฎ๐˜๐—ฐ๐—ต ๐—ฆ๐˜†๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ผ๐—บ๐—ฒ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐˜ƒ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ: ๐——๐˜‚๐—ฒ๐—น ๐—ž๐—น๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ธ, ๐—ฆ๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—–๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐—ธ๐˜€๐—ถ ๐——๐˜‚๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐˜๐—ฎ๐Ÿ…’๐Ÿ…”๐Ÿ…š ๐Ÿ…ฅ๐Ÿ…˜๐Ÿ…“๐Ÿ…”๐Ÿ…ž ๐Ÿ…“๐Ÿ…˜ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…›๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ ...
04/05/2026

๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ! ๐—ฃ๐—ฟ๐—ฒ-๐— ๐—ฎ๐˜๐—ฐ๐—ต ๐—ฆ๐˜†๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ผ๐—บ๐—ฒ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐˜ƒ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ: ๐——๐˜‚๐—ฒ๐—น ๐—ž๐—น๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ธ, ๐—ฆ๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—–๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐—ธ๐˜€๐—ถ ๐——๐˜‚๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐˜๐—ฎ

๐Ÿ…’๐Ÿ…”๐Ÿ…š ๐Ÿ…ฅ๐Ÿ…˜๐Ÿ…“๐Ÿ…”๐Ÿ…ž ๐Ÿ…“๐Ÿ…˜ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…›๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ๐Ÿ…”๐Ÿ…๐Ÿ…ฃ๐Ÿ…๐Ÿ…ก โคต๏ธ

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Tens panas mulai terasa di Bumi Kartini jelang laga sarat gengsi antara Persijap Jepara menjamu Persija Jakarta. Namun, sebelum peluit panjang dibunyikan di lapangan hijau, para suporter kedua tim akan bersatu dalam satu ruang melalui gelaran "PRE MATCH SYNDROME" yang mengusung tema besar Jepara X Jakarta Connection.

Acara yang menjadi titik temu emosional ini diselenggarakan pada hari Minggu, 3 Mei 2026 malam yang berlokasi di Gedung DKD (Dewan Kesenian Daerah) Jepara

Bukan sekadar kumpul biasa, acara ini menjadi bukti bahwa rivalitas hanya 90 menit di lapangan, sementara persaudaraan antara suporter di Jawa Tengah dan DKI Jakarta tetap terjaga erat. Mengusung slogan ikonik "PERSIJA DULU BARU KAMU!!!", acara ini sekaligus menjadi ajang unjuk eksistensi bagi basis massa besar seperti Jakmania Rembang Timur dan Sub Korwil Tegal.

Misi "Bring Back Our Glory"
Pertemuan ini bukan tanpa alasan. Baik Persijap maupun Persija sama-sama memiliki sejarah panjang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Semangat Bring Back Our Glory menjadi napas utama dalam diskusi dan silaturahmi ini, mengingatkan kembali kejayaan masa lalu yang ingin diraih kembali oleh kedua tim.

Siap memeriahkan Jepara akhir pekan ini? Absen dulu di kolom komentar: ๐Ÿ‘‡

04/05/2026

๐—•๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ๐—ณ๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—Ÿ๐—ฒ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฏ๐—ฎ๐—ต ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐—ท๐—ฎ๐—ป๐—ด "๐—–๐˜‚๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—–๐—ผ๐—น๐—ผ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป" ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐˜‚๐˜ ๐—ฆ๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐—น๐˜‚๐˜€

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Suasana pagi di sebuah pabrik garmen di Jepara yang seharusnya penuh semangat, mendadak berubah menjadi panggung "Kultum Sindiran" oleh sang Leader. Alih-alih memberikan motivasi manis, briefing pagi ini justru menjadi ajang curhat colongan yang menohok sanubari para operator.

"Kualitasmu elek! Nek ditegur iku berarti kowe salah, ojo malah nesu," ujar sang Leader membuka serangan. Ia merasa gemas karena setiap kali kualitas jahitan buruk, para operator justru lebih cepat "mutung" (merajuk) daripada memperbaiki kerjaan. Akibatnya, sang Leader yang kena semprot atasan karena dianggap tidak bisa mendidik anak buah.

Sindiran semakin tajam saat membahas hobi operator yang memaksakan jahitan mletek (sobek). "Jahitan mletek kok dipen-i terus. Mesin rusak iku dandakke, mekanik kene akeh!" tambahnya. Akibat keegoisan tersebut, area selatan terpaksa melakukan bongkar massal hingga ribuan pcs karena gagal standar ekspor.

Puncak "curhat" terjadi saat membahas target yang tak kunjung sinkron. Di Line 2131, target diminta 50 namun yang keluar konsisten angka 30. "Memper tah ora? Awakmu nek dadi bos, duwe anak buah koyo ngono, gelem mbayar larang tapi raono hasile?"

Menutup briefing maut tersebut, sang Leader memberikan pesan filosofis: "Dadi wong iku ojo Rumongso Iso (merasa bisa), tapi Iso'o Rumongso (bisa tahu diri)." Setelah tensi sempat memanas, briefing diakhiri dengan doa bersama sebelum para operator kembali bergelut dengan mesin jahit dan kejaran target per jam.

๐ŸŽฅ Source,sayangmu1904

๐—๐—ฎ๐—ป๐—ท๐—ถ ๐— ๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€ ๐—–๐˜‚๐˜๐—ถ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ: ๐—ข๐—ธ๐—ป๐˜‚๐—บ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐——๐—ถ๐—ฝ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐——๐˜‚๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ฝ๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ...
03/05/2026

๐—๐—ฎ๐—ป๐—ท๐—ถ ๐— ๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€ ๐—–๐˜‚๐˜๐—ถ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ: ๐—ข๐—ธ๐—ป๐˜‚๐—บ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐——๐—ถ๐—ฝ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐——๐˜‚๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ฝ๐˜‚๐—ฎ๐—ป

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Dunia hukum di Bumi Kartini tengah diguncang kabar tak sedap. Seorang oknum pengacara berinisial SH, yang juga merupakan eks Ketua Korwil LBH-IM Jawa Tengah, resmi dilaporkan ke Polres Jepara pada Jumat (01/05/2026). SH dituding melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang puluhan juta rupiah dengan modus pengurusan Cuti Bersyarat (CB).

Modus Operandi: Mahar Rp25 Juta demi Kebebasan
Kasus ini bermula pada bulan Ramadan tahun 2023. Saat itu, lima narapidana kasus pencurian kayu ulinโ€”termasuk Purwantoโ€”tengah mendekam di Rutan Kelas IIB Jepara. Masni, istri dari Purwanto, mengungkapkan bahwa SH meminta uang sebesar Rp5 juta per orang, dengan total mencapai Rp25 juta dari kelima keluarga korban.

"Katanya untuk mengurus Cuti Bersyarat (CB) di Rutan. Uang itu diberikan agar proses pembebasan suami kami lancar," ungkap Masni di Mapolres Jepara.

Keterangan Masni diperkuat oleh saksi kunci bernama Maskuri. Ia membeberkan rincian aliran dana tersebut: Rp18 juta dikirim melalui transfer dan Rp7 juta diserahkan secara tunai di area belakang kantin Museum Kartini.

Fakta Mengejutkan: Karutan Tak Terima Sepeserpun
Ironisnya, janji manis SH diduga hanyalah isapan jempol. Saat dikonfirmasi, Nasihul Hakim yang menjabat sebagai Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Jepara kala itu (kini menjabat Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalbar), menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima uang sepeser pun dari SH.

Ahmad Gunawan, Pembina YLBH-IM, yang mendampingi pelapor, juga telah melakukan kroscek langsung kepada pihak Rutan. "Beliau (Nasihul Hakim) menyatakan tegas tidak ada aliran dana tersebut. Ini murni dugaan pencatutan nama institusi demi keuntungan pribadi," tegasnya.

Jabatan Dicopot, SH Bungkam
Dampak dari mencuatnya kasus ini, SH dikabarkan telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Korwil LBH-IM Jateng dan digantikan oleh Drajat Ari Wibowo.

Drajat, yang kini menjadi kuasa hukum Masni, menyayangkan tindakan oknum sejawatnya tersebut. "Berdasarkan keterangan klien kami, dugaan tindak pidana ini terjadi saat SH masih menjabat. Kami serahkan sepenuhnya proses hukum ini ke Polres Jepara," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum pengacara SH memilih untuk bungkam. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp pada Jumat (01/05) tidak mendapatkan respons sedikitpun meskipun status pesan telah terkirim.

Laporan Resmi Diterima
Kini, Masni dan para korban lainnya hanya bisa berharap keadilan. Laporan mereka telah resmi diterima oleh Polres Jepara dengan nomor registrasi: Lap.Aduan/349/V/2026/Res Jepara.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum-oknum yang menjanjikan kemudahan birokrasi hukum dengan imbalan sejumlah uang.

Source,sigapnews
l

๐—ง๐—ถ๐—ธ๐—ฒ๐˜ ๐—ข๐—ป๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฒ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐˜ƒ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฑ๐—ฒ๐˜€: ๐—”๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—”๐—ป๐˜๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—บ๐—ฒ ๐—ง๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—–๐—ฎ๐—น๐—ผ, ๐—ง๐—ถ๐—ธ๐—ฒ๐˜ ๐—ข๐—ง๐—ฆ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ต๐—ถ๐—ฟ!๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”...
03/05/2026

๐—ง๐—ถ๐—ธ๐—ฒ๐˜ ๐—ข๐—ป๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฒ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐—ฝ ๐˜ƒ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ท๐—ฎ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฑ๐—ฒ๐˜€: ๐—”๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—”๐—ป๐˜๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—บ๐—ฒ ๐—ง๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—–๐—ฎ๐—น๐—ผ, ๐—ง๐—ถ๐—ธ๐—ฒ๐˜ ๐—ข๐—ง๐—ฆ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ต๐—ถ๐—ฟ!

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Gelombang antusiasme menyambut laga besar antara Persijap Jepara vs Persija Jakarta benar-benar meledak. Hanya dalam hitungan singkat, tiket melalui jalur online terpantau sudah habis tak bersisa (Sold Out).

Fenomena ini memicu kegaduhan di jagat media sosial. Pantauan di akun Info Kejadian Jepara, yang mengeluh tidak kebagian tiket meski sudah mencoba mengakses secara mandiri. spekulasi di narasi unggahnya mengenai pembatasan kuota hingga keresahan terkait adanya oknum calo yang memanfaatkan situasi, mengingat Persijap baru saja melewati dua laga tanpa penonton.

"Info solusi lur, mimin mau beli tiket Persijap vs Persija untuk besok kenapa tidak dapet ya? Apa mungkin tiket terbatas atau banyak calo?" tulis admin IKJ dalam unggahannya.

Admin juga menyarankan agar ke depannya sistem pembelian diperketat dengan pembatasan 1-2 tiket per KTP guna meminimalisir ruang gerak calo luar.

Angin Segar: Tiket On The Spot (OTS) Masih Tersedia!
Bagi kamu yang belum mendapatkan tiket online, jangan berkecil hati. Manajemen Persijap Jepara melalui unggahan resminya baru saja mengonfirmasi bahwa Tiket On The Spot (OTS) tetap akan disediakan langsung di stadion.

Berikut rincian harga tiket yang bisa didapatkan besok, Senin, 4 Mei 2026:

โ–ช๏ธLokasi: Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.

โ–ช๏ธWaktu Layanan: 12.00 โ€“ 17.00 WIB.

Daftar Harga:
โ€ขTribun Timur: Rp175.000
โ€ขVIP: Rp270.000* - Rp300.000

Tips Buat Suporter:
Mengingat status tiket online yang sudah habis dan tingginya animo "Laskar Kalinyamat", disarankan untuk datang ke stadion lebih awal agar tidak kehabisan kuota tiket fisik di loket.

Jangan sampai melewatkan laga bergengsi ini. Mari hijaukan GBK dengan tertib dan sportif!

๐—œ๐—ป๐—ป๐—ผ๐˜ƒ๐—ฎ ๐—›๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—บ "๐—ฆ๐—ฟ๐˜‚๐—ฑ๐˜‚๐—ธ" ๐—ฆ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฑ ๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ถ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ, ๐—ž๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต๐Ÿ…’๐Ÿ…”๐Ÿ…š ๐Ÿ…ฅ๐Ÿ…˜๐Ÿ…“๐Ÿ…”๐Ÿ…ž ๐Ÿ…“๐Ÿ…˜ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…›๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ๐Ÿ…”๐Ÿ…๐Ÿ…ฃ๐Ÿ…๐Ÿ…ก โคต๏ธ๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ...
03/05/2026

๐—œ๐—ป๐—ป๐—ผ๐˜ƒ๐—ฎ ๐—›๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—บ "๐—ฆ๐—ฟ๐˜‚๐—ฑ๐˜‚๐—ธ" ๐—ฆ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฑ ๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ถ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ, ๐—ž๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต

๐Ÿ…’๐Ÿ…”๐Ÿ…š ๐Ÿ…ฅ๐Ÿ…˜๐Ÿ…“๐Ÿ…”๐Ÿ…ž ๐Ÿ…“๐Ÿ…˜ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…›๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ ๐Ÿ…š๐Ÿ…ž๐Ÿ…œ๐Ÿ…”๐Ÿ…๐Ÿ…ฃ๐Ÿ…๐Ÿ…ก โคต๏ธ

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara pada Minggu (03/5/2026) dini hari. Sebuah mobil Kijang Innova berwarna hitam dengan nomor polisi H 1583 CG lepas kendali dan menghantam sebuah stand jualan kontainer.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.35 WIB, tepat di depan gerai Es Degan lebih tepatnya di depan Toko Elektronik KJE. Suasana jalan yang masih sepi menjelang waktu subuh mendadak gempar akibat suara benturan keras dari arah jalan raya.

Kronologi Singkat
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Innova hitam tersebut melaju di Jalan Raya Kenari sebelum akhirnya kehilangan kendali dan "nyungsep" hingga merusak stand kontainer yang berada di pinggir jalan. Kerusakan cukup serius terlihat pada bagian depan mobil dan struktur stand kontainer yang terdampak hantaman.

Kondisi Korban
Beruntung, dalam insiden laka tunggal ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Pengemudi maupun warga di sekitar lokasi saat kejadian dalam kondisi aman, meski kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan stand dan kendaraan.

Himbauan bagi Pengendara
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari di mana konsentrasi seringkali menurun akibat rasa kantuk.

"Selalu hati-hati dalam berkendara ya dulur. Jika merasa lelah atau mengantuk, lebih baik menepi sejenak untuk beristirahat demi keselamatan bersama."

Hingga berita ini diturunkan, kejadian tersebut telah ditangani oleh pihak terkait dan menjadi perhatian warga yang melintas di jalur Purwogondo.

๐——๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐˜‚! ๐— ๐—ฎ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ผ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—•๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ต ๐Ÿญ๐Ÿฌ ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐—จ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ '๐—Ÿ๐—ฎ๐˜‚๐˜๐—ฎ๐—ป' ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ž๐—ฎ๐˜†๐˜‚, ๐—›๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—•๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—š๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด ๐—ž๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—”//๐—๐—”๐—ž๐—”๐—ฅ...
02/05/2026

๐——๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐˜‚! ๐— ๐—ฎ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ผ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—•๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ต ๐Ÿญ๐Ÿฌ ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐—จ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ '๐—Ÿ๐—ฎ๐˜‚๐˜๐—ฎ๐—ป' ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ž๐—ฎ๐˜†๐˜‚, ๐—›๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—•๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—š๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด ๐—ž๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ฎ

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—”//๐—๐—”๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ง๐—” โ€“ Nama Kabupaten Jepara kembali mengguncang jagat seni nasional. Bukan karena produksi massal furniturnya, melainkan karena sebuah mahakarya yang lahir dari kesabaran tingkat tinggi. Suhartono, seorang maestro ukir asli Bumi Kartini, sukses mencuri perhatian publik dalam ajang Pameran Tatah 2026 di Museum Nasional Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Hartono ini menghabiskan waktu hingga 10 tahun hanya untuk menyelesaikan satu buah karya bertema Biota Laut. Ketekunan yang melampaui batas kewajaran ini sontak membuat para pengunjung dan pejabat kementerian geleng-geleng kepala karena takjub.

Membawa Samudra ke Dalam Serat Kayu
Karya masterpiece tersebut bukan sekadar ukiran biasa. Di atas lembaran kayu jati pilihan, Hartono berhasil menciptakan kedalaman visual yang membuat siapa pun yang melihatnya merasa sedang diving atau menyelam di bawah laut.

Detail ikan, terumbu karang, hingga tekstur air laut digarap dengan sangat halus. Hartono mengaku inspirasi ini datang dari kecintaannya pada laut Jepara dan Kepulauan Karimunjawa.

"Saya ingin menghadirkan suasana bawah laut yang nyata. Jika Anda melihatnya dari jarak sangat dekat, ukiran ini akan mengajak Anda seolah sedang menyelam," ungkap Hartono dengan mata berbinar.

Rahasia di Balik Detail: Tatah yang Dimodifikasi
Mengapa butuh waktu satu dekade? Hartono menjelaskan bahwa kerumitan motif biota laut tidak bisa dikerjakan dengan alat ukir standar. Ia harus menjadi "insinyur" bagi alatnya sendiri.

Alat Khusus: Ia memodifikasi gerinda dan kikir menjadi ukuran sangat kecil dan setajam silet.

Akses Sulit: Alat modifikasi ini digunakan untuk menjangkau sela-sela ukiran yang paling sempit yang tidak mungkin disentuh oleh tatah biasa.

Material: Kayu jati dipilih karena kekuatan seratnya yang mampu menahan detail kerumitan tinggi tanpa pecah.

Bupati Jepara: "Ini Adalah Jiwa Kami"
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang hadir dalam pembukaan pameran tersebut menyatakan bahwa apa yang dilakukan Suhartono adalah bukti bahwa seni ukir Jepara bukan sekadar industri, melainkan perjalanan spiritual.
"Tatah bukan sekadar alat, tapi perpanjangan tangan dan representasi jiwa pengukirnya. Dari setiap ketukannya, lahir karya yang sarat makna," tegas Bupati Witiarso.

Menuju Warisan Dunia UNESCO
Momentum ini juga menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat. Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang meresmikan pameran tersebut menegaskan bahwa kualitas karya seperti milik Suhartono memperkuat posisi Seni Ukir Jepara untuk segera diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.

Bagi warga Jepara, kisah Suhartono adalah pengingat penting: Di tengah gempuran teknologi mesin, sentuhan tangan dan kesabaran manusia tetaplah menjadi "ruh" yang tak bisa digantikan oleh apa pun.

Source,rri.co.id

02/05/2026

[๐—œ๐—ก๐—™๐—ข ๐—ฃ๐—˜๐—ก๐—ง๐—œ๐—ก๐—š: ๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” ๐—๐—”๐——๐—œ ๐—ง๐—œ๐—ง๐—œ๐—ž ๐—”๐—ช๐—”๐—Ÿ ๐— ๐—œ๐—ฆ๐—œ ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐——๐—”๐— ๐—”๐—œ๐—”๐—ก ๐—œ๐—ก๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—ก๐—”๐—ฆ๐—œ๐—ข๐—ก๐—”๐—Ÿ]

Segenap masyarakat Kabupaten Jepara dan dunia, bersiaplah menjadi saksi sejarah.

Pada 20 Mei hingga 31 Mei 2026, akan dilaksanakan WALK FOR PEACE yang diikuti oleh para Bhikkhu Sangha dan Samanera. Perjalanan ini mengambil titik start di Candi Sima, Jepara, menuju Candi Sewu, Klaten.

Kegiatan ini adalah langkah nyata memperkenalkan potensi budaya dan spiritual Jepara kepada dunia. Di balik langkah kaki para Bhikkhu, terdapat pesan mendalam bahwa perdamaian dunia dimulai dari kedamaian pikiran sendiri.

โ€ขPara Guru Spiritual yang Berpartisipasi:
โ€ขBhikkhu Nyanakaruno Mahathera
โ€ขBhikkhu Santavanno Thera
โ€ขBhikkhu Aggacitto Thera
(lanjutkan hingga Samanera Mayadi)

Mari kita tunjukkan keramahtamahan warga Jawa Tengah saat iring-iringan beliau melintas. Semoga setiap langkah membawa berkah bagi kita semua.

Silakan Bagikan (Share) pesan perdamaian ini!

๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ผ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—Ÿ๐—ฒ๐˜€๐˜‚, ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐— ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐—ฟ๐—ถ '๐—ฆ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐˜' ๐—ฅ๐—ฎ๐˜‚๐—ฝ ๐—–๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—Ÿ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐˜ ๐—Ÿ๐—ถ๐˜ƒ๐—ฒ ๐—ฆ๐˜๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ป๐—ด!๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Sepinya lorong-l...
02/05/2026

๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ผ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—Ÿ๐—ฒ๐˜€๐˜‚, ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐— ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐—ฟ๐—ถ '๐—ฆ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐˜' ๐—ฅ๐—ฎ๐˜‚๐—ฝ ๐—–๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—Ÿ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐˜ ๐—Ÿ๐—ถ๐˜ƒ๐—ฒ ๐—ฆ๐˜๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ป๐—ด!

๐—ฆ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—”๐—๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ฅ๐—” โ€“ Sepinya lorong-lorong pasar tradisional tak lantas membuat semua pedagang menyerah pada keadaan. Di tengah lesunya daya beli secara langsung, sejumlah pedagang kreatif di Jepara mulai memutar otak dengan "hijrah" ke dunia digital.

Salah satu aksi inspiratif datang dari Intan Reza Melani (27), pemilik Toko Shabira Queen Fashion yang berlokasi di Pasar Rakyat Bangsri. Di saat toko-toko lain mengeluh sepi, Intan justru sibuk menyapa konsumen di depan layar ponselnya.

Warisi Usaha Turun-Temurun, Dobrak Cara Lama
Usaha pakaian ini sebenarnya adalah bisnis keluarga yang sudah dijalankan secara turun-temurun. Namun, Intan menyadari bahwa mengandalkan pembeli yang datang ke pasar saja tidak lagi cukup.

โ€œAlhamdulillah, kalau untuk anak muda (berjualan pakaian di pasar tradisional) sih masih enak. Tapi mohon maaf, kalau untuk orang tua memang agak susah,โ€ ujar Intan saat ditemui di sela kesibukannya, Rabu (29/4/2026).

Online Jadi Penopang Utama
Sejak mulai konsisten melakukan live streaming di marketplace pada tahun 2021, Intan merasakan perubahan signifikan. Kini, peta penjualannya justru didominasi oleh pasar digital dengan perbandingan 60:40 dibandingkan penjualan offline.

Strategi yang diterapkan Intan antara lain:

โ–ช๏ธLive Streaming Marketplace: Menjangkau pelanggan dari luar kota bahkan luar pulau.

โ–ช๏ธSistem COD via WhatsApp: Memudahkan warga lokal yang ingin belanja praktis.

โ–ช๏ธIntegrasi Offline-Online: Menjadikan toko fisik sebagai showroom bagi mereka yang ingin cek bahan secara langsung.

Warga Bangsri Malah Tahu dari Medsos
Uniknya, banyak warga Bangsri sendiri yang baru mengetahui keberadaan toko Shabira Queen Fashion setelah menonton live atau melihat unggahan di media sosial. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran digital sangat krusial di masa sekarang.

Meski sukses di dunia maya, Intan menegaskan bahwa toko fisik tetap penting. Baginya, kepercayaan pelanggan terbangun saat mereka tahu ada toko asli yang bisa dikunjungi untuk memastikan kualitas barang.

Pesan untuk pedagang Jepara: Perubahan zaman bukan untuk ditakuti, tapi untuk diikuti. Yuk, jangan mau kalah sama teknologi!

Source,indorayanews

Address

Jepara
59419

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara Jepara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share