18/11/2021
Sosok : Mengenal Kandidat Calon Pimpinan PMII Jepara #1
PMII Jepara akan gelar Konfercab ke XXII pada 20-21 November 2021 mendatang. Konfercab merupakan moment pergantian ketua cabang PMII Jepara, yang akan memimpin PMII Jepara kedepan. Dalam konfercab tahun ini, ada tiga calon yang akan memperebutkan kursi kepemimpinan. Siapakah sosok calon pemimpin Cabang PMII Jepara ? inilah mereka, Sahabat Arif Mandala Putra, Sahabat Riyan Himawan, dan Sahabat Ghola Musofi.
Dimulai dari calon nomor urut 1, Sahabat Arif Mandala Putra yang sepak terjangnya tidak diragukan lagi mulai dari tingkat Rayon hingga Cabang. “Saya mulai berproses di PMII sejak awal mulai kuliah di semester pertama tahun 2016 , saya ikut Mapaba di Rayon Ratu Shima karena kebetulan juga saya dari Fakultas Sains dan Teknologi pada zamannya kepemimpinan Sahabat Zaenal Furqon. Sama seperti kebanyakan anggota lainnya waktu awal berproses masih hanya sekedar ingin tahu dan mendalami tentang apa sih PMII itu , dan dari situ mulai ada rasa kenyamanan karena rasa kekeluargaannya begitu kuat dan juga banyak ilmu-ilmu yang baru saya dapatkan terutama pada saat PKD komisariat sultan hadlirin Jepara “ ungkapnya dalam sesi wawancara tertulis.
Perjalanan Sahabat Mandala dilanjutkan pada periode Uun tepatnya tahun 2017 dimana ia menjadi pengurus Rayon dan di beri tanggung jawab lebih menjadi K1 atau Ketua Kaderisasi Rayon. Lalu pada tahun 2018, Sahabat Mandala menjabat sebagai Ketua Rayon Ratu Shima. Beberapa program yang dijalankan oleh Sahabat mandala saat ia menjabat sebagai ketua Rayon diantaranya mengadakan 2 kali Mapaba (Masa Penerimaan Anggota Baru) karena waktu Mapaba pertama belum memenuhi target, selanjutnya juga ada beberapa pelatihan yang menunjang potensi dari anggota dan kader Rayon Ratu shima yang memang basicnya anak-anak eksakta seperti pelatihan design website dll , dan juga adanya "RUMAH KREATIF" yaitu badan usaha yang kegiatannya untuk memberdayakan potensi-potensi kader sesuai jurusan mereka, distribusi kader ke internal kampus , dan juga pendelegasian anggota untuk mengikuti kaderisasi formal selanjutnya yaitu PKD.
Usai lengser dari kepengurusan Rayon pada 2019, Sahabat Mandala melanjutkan prosesnya dengan masuk di struktural Komisariat yang di pimpin oleh sahabat Dimas, dimana di situ ia juga mendapat tanggung jawab menjadi K1 ( ketua Kaderisasi) . Di tahun 2020 mulai masuk ke struktural cabang pada masa kepemimpinan Sahabat Asep , yang ia juga mendapatkan tanggung jawab di bagian kaderisasi menjadi Sekertaris K1. Beberapa progam yang sudah dijalankannya antara lain kolaborasi dengan PKC mengadakan PKL di jepara , Membuat Pola Kaderisasi yang akan di terapkan oleh Komisariat dan Rayon , membuka kewirausahaan cabang dll.
“Ketika saya terpilih menjadi ketua Cabang selain fokus terkait isu-isu mengenai kebijakan yang ada , kita nanti juga akan fokus pendampingan dan pengembangan potensi dari daerah-daerah yang ada. Berbicara model kepemimpinan tetap kita demoratis dan terpimpin” pungkasnya.
(IkaLaila)
Sumber : Wawancara tertulis Sahabat Mandala