Basarnas Bali

Basarnas Bali Rescue Zone

14/06/2026

TERJEBAK DI TEBING, 1 ORANG DISELAMATKAN TIM SAR GABUNGAN

KUTA SELATAN --- Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespon kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

KORBAN BANJIR DI DESA BAKTI SERAGA DITEMUKAN DI RERUNTUHANBULELENG --- Satu orang korban banjir yang melanda Desa Bakti ...
12/06/2026

KORBAN BANJIR DI DESA BAKTI SERAGA DITEMUKAN DI RERUNTUHAN

BULELENG --- Satu orang korban banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore.

Saat ditemui di lokasi, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng mengungkapkan bahwa awal pencarian tim terbagi pada beberapa lokasi sekitar wilayah terdampak banjir. "Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini," terang Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos SAR Buleleng. SRU yang menyisiri aliran sungai melakukan pencarian hingga pinggir Pantai Pengambengan.

Pada pukul 16.15 Wita diterima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Kita dapatkan informasi bahwa target ditemukan di bawah reruntuhan rumah, selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual," ungkapnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 wita. Upaya mengeluarkan korban ini dilakukan dengan hati-hati karena keadaan bangunan yang masih labil. Usai berhasil dikeluarkan dari runtuhan, kemudian jenasah Ricardo Razaq Alghivieri (20) dibawa menuju RSUD buleleng dengan menggunakan ambulance PMI Buleleng.

Diberitakan sebelumnya, satu orang menjadi korban dari banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (12/6/2026) siang. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 13.55 Wita dan segera melakukan aksi. Sempat dilakukan pencarian menyisiri sungai dengan hasil nihil.

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR yakni Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Buleleng, Bupati Buleleng beserta jajarannya, BPBD Buleleng Polairud Polres Buleleng, Polsek Kota Singaraja, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Damkar Buleleng, pegawai Kecamatan Buleleng, Bhabinkamtibmas Bakti Seraga, Babinsa Bakti Seraga, Koramil 01 Buleleng, PUTR Buleleng, Dinas Sosial, PMI Buleleng, Balawista Buleleng, ⁠Bhuana Bali Rescue, Perangkat Desa Bakti Seraga, masyarakat setempat dan pihak keluarga korban. (ay/hmsdps)

TIM SAR CARI 2 KORBAN TERSERET ARUS DI PANTAI KUTAKUTA --- Dua bocah terseret arus di Pantai Kuta, Kabupaten Badung saat...
08/06/2026

TIM SAR CARI 2 KORBAN TERSERET ARUS DI PANTAI KUTA

KUTA --- Dua bocah terseret arus di Pantai Kuta, Kabupaten Badung saat bermain bola pada Minggu sore, sekitar pukul 18.05 Wita. Sesaat sebelum kejadian mereka sedang bermain bola di bibir pantai, beberapa kali bolanya terlempar ke laut, namun nahas saat sedang mengambil bola korban terseret ombak dan menghilang.

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 18.50 Wita dari Bapak Asad. Diketahui identitas korban atas nama Airlangga Andrianto (13 tahun) dan Noval Aditya Saputra (8 tahun), keduanya bertempat tinggal di Jalan Mataram, Kuta.

Malam itu diberangkatkan 6 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju lokasi. Terkendala dengan jarak pandang yang terbatas, upaya pencarian kemarin malam dilakukan dengan penyisiran sepanjang pantai. Hingga pukul 22.00 Wita hasil pencarian masih nihil.

Pagi ini SRU darat dan SRU laut kembali digerakkan dengan menurunkan 1 unit rubber boat. Sementara itu Balawista Kuta melakukan penyisiran menggunakan 1 unit jetski. SRU darat penyisiran ke arah selatan sejauh kurang lebih 1 KM. Rencana operasi SAR hari ke dua akan menyisiri seputar lokasi kejadian seluas 3 NM2 oleh SRU laut.

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, pihak keluarga dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

PERAHU TERBALIK, ENAM PEMANCING BERHASIL DISELAMATKAN TIM SARBULELENG --- timSAR gabungan berhasil menyelamatkan 6 orang...
03/06/2026

PERAHU TERBALIK, ENAM PEMANCING BERHASIL DISELAMATKAN TIM SAR

BULELENG --- timSAR gabungan berhasil menyelamatkan 6 orang pemancing yang mengalami kecelakaan laut akibat perahu yang mereka gunakan terbalik di Perairan Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Rabu malam (3/6/2026). Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi dini hari tadi, Kamis (4/6/2026).

Awal informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Rabu (3/6/2026) pukul 23.15 Wita dari Dana selaku petugas KSOP Celukan Bawang. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa kecelakaan laut terjadi sekitar pukul 22.49 Wita. Sebelumnya mereka melaut kurang lebih pukul 18.00 Wita untuk aktivitas memancing. Namun, beberapa jam kemudian, menjelang tengah malam, perahu yang mereka gunakan terbalik sehingga seluruh penumpang berada dalam kondisi darurat di perairan dan membutuhkan bantuan segera.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Operator Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera melakukan koordinasi dengan Pos Polairud dan instansi terkait lainnya. "Kami melaksanakan persiapan, kurang lebih 11.30 (malam) kami melaksanakan pencarian target berangkat dari Celukan Bawang," terang Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng. Sebanyak 6 personel digerakkan menuju lokasi perahu terbalik dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Buleleng.

Tak memerlukan waktu lama, pada pukul 00.58 Wita, tim SAR gabungan menemukan keenam korban pada koordinat 8°09'12.4" LS dan 114°46'03.2" BT dalam keadaan selamat. Selanjutnya melaksanakan proses evakuasi hingga pukul 01.13 Wita dan langsung kembali menuju Pelabuhan Celukan Bawang.

Adapun identitas ke-enam korban yang berhasil diselamatkan yakni Hamdan (50) asal Yeh Biu, Singaraja; Herry Noval Putra (28) asal Singaraja; Basirun (40) asal Candi Kuning; Amirul Umara (29) asal Singaraja; Haris Maulana (36) asal Singaraja; serta Amir Sarifudin (43) asal Singaraja.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos SAR Buleleng, Pos TNI AL Celukan Bawang, Pos Polairud Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Polsek Celukan Bawang, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Keberhasilan penyelamatan seluruh korban menunjukkan pentingnya koordinasi dan sinergi antar instansi dalam memberikan respons cepat terhadap kondisi kedaruratan di wilayah perairan, sehingga seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. (ay/hmsdps)

REMAJA TENGGELAM SAAT BERENANG DI TUKAD CAMPUHAN, TIM SAR GABUNGAN BERHASIL TEMUKAN KORBANJEMBRANA— Seorang remaja dilap...
03/06/2026

REMAJA TENGGELAM SAAT BERENANG DI TUKAD CAMPUHAN, TIM SAR GABUNGAN BERHASIL TEMUKAN KORBAN

JEMBRANA— Seorang remaja dilaporkan tenggelam saat berenang di Tukad Campuhan, Banjar Rangdu, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rabu (3/6/2026). Korban diketahui bernama I Made Negara (14), warga Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 14.30 Wita, dengan perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 14.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pada Rabu siang pergi berenang bersama dua orang temannya di Tukad Campuhan. Saat berada di lokasi, korban yang diketahui belum mahir berenang diduga mengalami kesulitan di dalam air hingga akhirnya tenggelam. "Ada 3 orang, yang pertama mandi dengan melompat dari sandaran dum, langsung tenggelam," jelas Dewa Hendri, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.00 Wita tim rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang berjumlah 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan. Pada pukul 15.50 Wita, dua orang personel melaksanakan penyelaman sorti pertama di titik yang dicurigai sebagai lokasi tenggelamnya korban. "Melakukan penyelaman kurang lebih kedalaman 6 meter," pungkasnya.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 16.07 Wita, ketika tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di kedalaman kurang lebih 6 meter di dasar Tukad Campuhan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan dibawa menuju Rumah Sakit Umum Negara.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi korban antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana sebanyak 9 personel, Polsek Mendoyo 4 personel, Bhabinkamtibmas Mendoyo 1 personel, Babinsa Mendoyo 1 personel, BPBD Jembrana 4 personel, Tagana Jembrana 2 personel, Polair Polres Jembrana 2 personel, Potensi 115 sebanyak 1 personel, serta keluarga korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

HARI KETUJUH PENCARIAN KORBAN TERSERET OMBAK DI PANTAI YEH GANGGATABANAN – Upaya pencarian korban hilang terseret ombak ...
03/06/2026

HARI KETUJUH PENCARIAN KORBAN TERSERET OMBAK DI PANTAI YEH GANGGA

TABANAN – Upaya pencarian korban hilang terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, memasuki hari ketujuh pada Rabu (3/6/2026). Hingga sore hari, tim SAR gabungan masih terus melakukan berbagai upaya pencarian untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Korban diketahui bernama I Komang Sastra (12), warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan. Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) saat korban pergi ke Pantai Yeh Gangga bersama seorang temannya. Saat sedang berenang di pantai, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus hingga tak terlihat.

Pada hari kelima operasi SAR, Senin (1/6/2026), tim SAR gabungan juga melaksanakan pencarian melalui jalur udara dengan menerbangkan helikopter dari SGi Air Bali yang mendapat dukungan dari Finns Club. Pencarian udara dilakukan selama kurang lebih satu setengah jam dengan cakupan area yang lebih luas. Namun hingga pencarian berakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Pergerakan hari ini kami kerahkan SRU darat dan SRU laut dan juga SRU udara, menggunakan drone thermal menyisir sepanjang pantai," jelas I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Tim SAR gabungan memulai penyisiran sejak pukul 07.40 Wita. Pagi hari tadi sebanyak 26 personel dari berbagai unsur SAR terlibat dalam kegiatan pencarian, yakni 7 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 7 personel Polairud Polres Tabanan, 4 personel BPBD Kabupaten Tabanan, 8 personel Satbrimob Polda Bali, serta dukungan dari Bhabinkamtibmas Desa Sudimara.

SRU laut mengerahkan satu unit rubber boat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan luas area pencarian sekitar 5,56 nautical mile persegi. Selain itu, pemantauan udara dilakukan menggunakan drone thermal dengan arah pencarian ke barat dari Pantai Yeh Gangga sejauh kurang lebih 1 KM. SRU darat menyusuri ke arah barat dan timur sejauh 2 KM dari pukul 10.35 Wita hingga pukul 11.25 Wita.
Tak lama berselang diterima informasi dari pihak keluarga adanya benda terapung-apung di 200 meter dari bibir pantai. Kecurigaan tersebut ditelusuri dengan menerbangkan drone thermal kembali, namun hasilnya nihil. Hanya terlihat batang kayu yang terapung-apung terbawa gelombang laut.

Dalam pelaksanaan pencarian di laut, tim SAR gabungan sempat menghadapi kendala berupa tingginya gelombang dan ombak berlapis yang cukup membahayakan. Rubber boat yang digunakan harus berjuang menembus beberapa lapis ombak besar selama hampir dua menit sebelum akhirnya berhasil mencapai area pencarian sesuai rencana operasi SAR.

Sampai dengan pukul 13.00 Wita belum berhasil menemukan titik terang. Disepakati oleh seluruh tim SAR gabungan, aparat setempat dan pihak keluarga bahwa opèrasi SAR dihentikan. "Perkembangan operasi SAR hingga sampai hari ke tujuh, sampe hari ini operasi SAR kami hentikan karena belum ada tanda-tandanya penemuan korban," tutup I Wayan Juni Antara. Diutarakan bahwa meskipun operasi SAR ditutup, namun jika ada laporan penemuan korban akan segera diatensi.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polres Tabanan, Brimob Batalyon Kompi B Mengwi, Polsek Tabanan, Babinsa Desa Sudimara, Bhabinkamtibmas Desa Sudimara, BPBD Tabanan, PMI Tabanan, ORARI Bali, RAPI Bali, Potensi SAR Bhuana Bali Rescue, Dinas Pendidikan Tabanan, Camat Tabanan, Perangkat Desa Sudimara dan pihak keluarga. (ay/hmsdps)

30/05/2026

DUA WNA TERJEBAK AIR PASANG DI PANTAI PADANG-PADANG BERHASIL DISELAMATKAN

BADUNG --- Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menyelamatkan dua orang warga negara asing (WNA) yang terjebak di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akibat air laut pasang, Sabtu (30/5/2026). Mulanya mereka menyusuri sepanjang pantai sekitar pukul 17.00 Wita, namun, tak disadari kondisi air laut mulai mengalami pasang. Semakin malam, air laut bertambah tinggi hingga menutup jalur yang sebelumnya dilalui. Keduanya terjebak dan tidak dapat kembali ke posisi semula.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu malam pukul 21.20 Wita dari pelapor bernama Wedi. Diketahui keduanya merupakanwarga negara asal Rusia dengan identitas atas nama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22/laki-laki) dan Kristia Kirill Eduardovich (23/perempuan).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan. Selanjutnya pada pukul 21.30 Wita, sebanyak 7 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Mereka tiba di Pantai Padang-Padang pada pukul 22.05 Wita dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang berada di lokasi. Berdasarkan koordinat yang dikirimkan, tim SAR gabungan bergerak menuju titik tersebut untuk melakukan pencarian dan penilaian kondisi medan.

Kurang lebih satu jam berselang, lokasi keberadaan kedua korban berhasil ditemukan. Namun, proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena tidak terdapat akses aman menuju posisi korban. Medan berupa tebing yang curam dan tajam, ditambah kondisi minim penerangan pada malam hari, menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan.

Untuk sementara waktu, kedua korban tetap berada dalam pengawasan tim SAR gabungan sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan untuk dilakukan evakuasi. Berdasarkan perkiraan pasang surut dari BMKG, air laut diperkirakan mulai surut sekitar pukul 03.00 Wita.

Tim SAR Gabungan telah berhasil mengetahui posisi kedua korban dan terus melakukan pemantauan secara intensif, keselamatan korban menjadi prioritas, akan tetapi tetap memperhatikan keamanan tim SAR. Terpantau korban berada di lokasi yang aman jauh dari jangkauan air laut dan masih bisa berkomunikasi.

Meskipun beresiko dengan kendala yang ada, tim SAR gabungan tetap berupaya mencari celah untuk bisa menjangkau korban. Usai berjibaku menyisir medan yang ekstrim, akhirnya keduanya dapat diselamatkan dengan menggunakan teknik evakuasi di ketinggian. Langkah awal menurunkan 1 personel menggunakan tali dan satu persatu korban dibawa naik.

"Berdasarkan pertimbangan dilapangan, mempertimbangkan keselamatan tim dan keselamatan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat," ungkap Wahyu, selalu koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Selama berlangsungnya operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polairud Polresta Denpasar (3 personel), Balawista (2 personel), serta dibantu rekan korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Tabanan — Operasi SAR terhadap seo...
29/05/2026

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tabanan — Operasi SAR terhadap seorang warga yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui bernama I Komang Sastra (12), warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5/2026) pukul 20.15 Wita , dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan. Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita , saat korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang. Setibanya di lokasi, keduanya bermain air di kawasan pantai. Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita , Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian. "Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer," jelas I Nyoman Sidakarya, selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 Wita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan.

Hari ini, Jumat (29/5/2026), upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan "Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat," ungkapnya. Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel, Samapta Polres Tabanan 6 personel, Polair Polres Tabanan 8 personel, Polsek Kota Tabanan 6 personel, Babinsa Sudimara 1 personel, BPBD Tabanan 10 personel, Camat Tabanan 3 personel, PMI Tabanan 3 personel, serta keluarga dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

TIGA PENDAKI GUNUNG BATUKARU YANG TERSESAT BERHASIL DITEMUKANTABANAN --- Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berh...
29/05/2026

TIGA PENDAKI GUNUNG BATUKARU YANG TERSESAT BERHASIL DITEMUKAN

TABANAN --- Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah Internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

"Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas," imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

"Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20'39.50"S - 115° 5'2.70"E) di ketinggian 1899 Mdpl," lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turunmenuju posko.

"Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," tutup Donny.

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat.

TIM SAR EVAKUASI KORBAN TERJATUH KE SUMURNUSA PENIDA --- Tim SAR gabungan  mengevakuasi seorang warga Banjar Pundukaha K...
25/05/2026

TIM SAR EVAKUASI KORBAN TERJATUH KE SUMUR

NUSA PENIDA --- Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang warga Banjar Pundukaha Kelod yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (25/5/2026). Diketahui identitas korban atas nama Wayan Lanang (36).

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 13.00 Wita dari Bapak Wahyu selaku Babinsa Desa Bunga Mekar. Dilaporkan bahwa korban sejak Minggu (24/5/2026) belum kembali ke rumah. Pencarian awal dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat.

Pada Senin pagi sekitar pukul 06.45 Wita, bibinya menemukan barang milik korban di sekitar sumur yang berada di dekat lokasi. "Mencurigai karena ada sandaldan rokok di sekitar sumur," terang Cakra Negara, selaku koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. Berdasarkan temuan tersebut, warga menduga korban terjatuh ke dalam sumur. Warga kemudian melakukan pengurasan air sumur menggunakan p***a air dan menemukan korban berada di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 4 meter, namun mengalami kesulitan dalam proses evakuasi sehingga meminta bantuan SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 13.20 Wita Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida yang terdiri dari 4 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Mereka tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.00 Wita dan segera melaksanakan briefing serta proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan lainnya. "Sekitar pukul 14.40 korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan MD selanjutnya kita serahkan ke pihak keluarga," tutupnya.

Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar Koramil Nusa Penida, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar Polsek Nusa Penida, personel Polsek Nusa Penida, BPBD Kabupaten Klungkung, aparat desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat. (ay/hmsdps)

Address

Jimbaran
80362

Telephone

+6281138115115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Basarnas Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Basarnas Bali:

Share