22/09/2026
Cherubism adalah kondisi genetik langka yang terutama menyerang rahang pada anak-anak dan remaja. Kondisi ini menyebabkan pembesaran rahang bawah (mandibula) yang biasanya tidak nyeri dan terjadi secara simetris, serta terkadang juga melibatkan rahang atas (maksila).
Pada pemeriksaan CT scan, cherubism biasanya tampak sebagai lesi bilateral yang terdiri dari banyak rongga (multilokular), disertai pelebaran tulang, penipisan korteks, serta pergeseran gigi yang sedang berkembang. Pola gambaran ini cukup khas dan sering menjadi petunjuk penting dalam menegakkan diagnosis, sekaligus membantu membedakannya dari kelainan fibro-osseus lainnya pada tulang wajah dan tengkorak.
Dalam pemeriksaan radiologi anak, pasien dapat datang dengan keluhan wajah yang semakin tampak penuh atau membesar. Pemeriksaan CT kemudian dilakukan untuk mengevaluasi kondisi tersebut. Pencitraan beresolusi tinggi dapat memberikan informasi penting mengenai luas keterlibatan tulang, perkembangan gigi, serta kemungkinan dampaknya terhadap fungsi.
Bagi radiolog, dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial, serta tenaga medis yang menangani aspek fisika pencitraan, mengenali gambaran khas cherubism sangat penting untuk membantu diagnosis, perencanaan terapi, dan pemantauan jangka panjang.
Kasus seperti ini juga menunjukkan pentingnya mengoptimalkan protokol CT, sehingga detail struktur tulang dapat terlihat dengan baik sekaligus tetap meminimalkan paparan radiasi, terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.