Kabar Berita Jombang

Kabar Berita Jombang Alamat:
Jl Halmahera no 99,
Jombang, Jawa Timur

Telp/Wa : 085777779582 / +62 813-5744-0297
Email: [email protected] / [email protected]

PEMKAB JOMBANG TARGETKAN 6.500 HECTARE LAHAN TEMBAKAU – OPTIMIS KEMBALI NORMAL TAHUN 2026 Luasan tanam menyusut tahun la...
04/06/2026

PEMKAB JOMBANG TARGETKAN 6.500 HECTARE LAHAN TEMBAKAU – OPTIMIS KEMBALI NORMAL TAHUN 2026

Luasan tanam menyusut tahun lalu akibat kemarau basah, kini dipersiapkan dengan dukungan pendampingan dan bantuan untuk petani



JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang membidik luas tanam tembakau musim 2026 mencapai 6.500 hektare, target yang dianggap realistis jika kondisi cuaca berjalan normal. Target ini menjadi harapan untuk mengembalikan luas tanam tembakau ke kondisi normal setelah pada tahun lalu mengalami penyusutan akibat fenomena kemarau basah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Moch Rony mengungkapkan, target tersebut direncanakan dapat tercapai jika cuaca sesuai dengan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Jika sesuai perkiraan BMKG, tahun 2026 cuacanya normal. Ini sangat mendukung pertumbuhan tembakau," ujarnya pada Jumat (8/5).

Pada tahun 2025, luas tanam tembakau di Jombang menyusut hingga sekitar 1.000 hektare akibat fenomena kemarau basah. Banyak petani terpaksa beralih menanam padi dan palawija karena kondisi lahan tidak mendukung untuk tanaman tembakau.

"Penyebabnya, kemarau basah membuat sekitar 1.000 hektare lahan tembakau beralih ditanami padi dan palawija," jelasnya.

Untuk mendukung tercapainya target tahun 2026, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Jombang bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) telah melakukan berbagai langkah persiapan. Petani di wilayah utara Sungai Brantas bahkan sudah mulai menyiapkan lahan dan pembibitan menjelang musim tanam.

"Petani di wilayah utara Sungai Brantas sudah mulai menyiapkan lahan dan pembibitan menjelang musim tanam," tambahnya.

Jombang memiliki dua varietas tembakau unggulan yang telah dilepas resmi, yaitu Jinten Pakpie 1 dan Manilo, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen. Selain itu, petani juga mendapatkan berbagai dukungan untuk mendukung produksi, antara lain pupuk non subsidi, alat perajang tembakau, hingga fasilitas pengeringan berbasis rumah jamur.

"Dukungan yang diberikan antara lain pupuk NPK non subsidi, alat perajang tembakau, serta rumah jamur untuk proses pengeringan guna meningkatkan kualitas hasil," pungkasnya.

Selain pendampingan teknis bersama APTI, petani juga mendapatkan bantuan dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang digunakan untuk memperbaiki sarana produksi dan meningkatkan kapasitas usaha petani.



Redaktur: Tim Redaksi Jombang Ekspres
Sumber: Informasi Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Jombang

04/06/2026

VIDEO PERUNDUNGAN PELAJAR VIRAL DI MEDIA SOSIAL, KORBAN TERLIHAT DIPUKUL SESAMA PELAJAR

Tindakan kekerasan menuai keprihatinan, menjadi pengingat pentingnya pencegahan perundungan



Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang pelajar diduga menjadi korban perundungan oleh rekannya sendiri. Dalam rekaman yang menyayat hati tersebut, korban terlihat menerima pukulan dari sesama pelajar, sementara sejumlah siswa lainnya berada di sekitar lokasi kejadian dan menyaksikan tanpa melakukan tindakan penanganan.

Peristiwa ini langsung menuai keprihatinan dari banyak pihak, mengingat tindakan kekerasan di lingkungan pergaulan pelajar dapat memberikan dampak buruk yang signifikan – baik pada kondisi fisik maupun kesehatan mental korban. Korban perundungan seringkali mengalami masalah seperti kecemasan, depresi, hingga kesulitan dalam belajar dan berinteraksi dengan orang lain.

Hingga saat ini, informasi mengenai lokasi tepat terjadinya peristiwa, identitas korban dan pelaku, serta penyebab yang menjadi pemicu perundungan tersebut masih belum dapat dikonfirmasi secara pasti. Namun, kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat terkait pentingnya mencegah dan menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah maupun pergaulan remaja.

Perundungan bukanlah hal yang dapat diterima atau dianggap sebagai bagian dari proses pertumbuhan anak-anak. Setiap bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun daring, merupakan tindakan yang tidak benar dan dapat dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah diharapkan dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pelajar. Langkah-langkah seperti memberikan pendidikan tentang pentingnya sikap saling menghargai, membentuk sistem pemantauan yang efektif, serta memberikan pendampingan bagi korban dan pelaku diperlukan untuk meminimalkan risiko terjadinya perundungan.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian dalam video tersebut juga diimbau untuk segera menghubungi pihak berwajib atau lembaga terkait agar dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan korban mendapatkan bantuan yang diperlukan.



Catatan Redaksi: Video yang mengandung kekerasan dan perundungan dapat memberikan dampak negatif bagi penonton, terutama anak-anak dan remaja. Kami mengimbau agar tidak menyebarkan atau menonton konten semacam itu secara berlebihan. Segala bentuk perundungan harus dicegah dan dilaporkan agar korban mendapatkan perlindungan yang tepat.



Redaktur: Tim Redaksi Nasional Update
Sumber: Pantauan Media Sosial dan Analisis Redaksi

MOTOR PENJUAL TAHU TEK MENDADAK TERBAKAR DI DEPAN BALAI DESA, HANYA BEBERAPA MENIT TINGGAL KERANGKA Kebakaran diduga ber...
03/06/2026

MOTOR PENJUAL TAHU TEK MENDADAK TERBAKAR DI DEPAN BALAI DESA, HANYA BEBERAPA MENIT TINGGAL KERANGKA

Kebakaran diduga berasal dari korsleting kelistrikan



JOMBANG, 2 JUNI 2026 – Sepeda motor milik seorang penjual tahu tek hangus terbakar hingga tinggal kerangka di depan Balai Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, pada Selasa (2/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo mengungkapkan, kebakaran diduga berawal ketika pemilik kendaraan hendak menyalakan sepeda motor Honda Kharisma miliknya. Menurut keterangan korban, saat hendak menyalakan mesin, tiba-tiba muncul percikan api yang kemudian cepat membesar dan membakar kendaraan.

"Menurut korban, saat sepeda motor hendak dinyalakan tiba-tiba muncul percikan api yang kemudian membesar dan membakar seluruh bagian kendaraan," jelas Soesilo.

Pemilik kendaraan adalah Jumain, warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, yang saat kejadian sedang berada di lokasi tempat biasa berjualan tahu tek. Korban sempat berusaha memadamkan kobaran api sebelum akhirnya membawa kendaraan tersebut pulang, namun api telah melalap hampir seluruh bagian motor.

Berdasarkan hasil pengecekan awal oleh petugas Polsek Mojowarno, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan. "Dugaan sementara kebakaran dipicu adanya korsleting kelistrikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," tambahnya.

Akibat insiden tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan parah hingga hanya menyisakan kerangka. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Mojowarno langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi.

Soesilo juga mengimbau masyarakat untuk selalu rutin memeriksa kondisi kelistrikan dan keseluruhan komponen kendaraan guna mencegah kejadian serupa. "Perawatan berkala sangat penting untuk menjaga keamanan kendaraan dan mencegah risiko kebakaran," pungkasnya.



Redaktur: Tim Redaksi Jombang Ekspres
Sumber: Informasi Resmi Polsek Mojowarno

03/06/2026

VIDEO AKSI DIDUGA PEMBEGALAN SADIS DI BANDUNG VIRAL, KORBAN MINTA AMPUN TETAP DISIKSA

Aksi brutal menggunakan senjata tajam memicu kecaman luas, saksi di lokasi pasif



BANDUNG – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan dugaan pembegalan sadis menimpa seorang warga di Bandung telah viral dan memicu kecaman luas dari masyarakat setelah diunggah melalui akun Threads dengan nama pengguna driixgo. Video yang memperlihatkan tindakan kekerasan brutal tersebut membuat banyak netizen prihatin dan mengutuk tindakan pelaku.

Dalam cuplikan video yang beredar, situasi tampak sangat mencekam ketika korban diserang menggunakan senjata tajam. Berdasarkan rekaman tersebut, korban yang sudah tidak berdaya terdengar berteriak meminta ampun agar pelaku menghentikan aksinya. Namun, jeritan tersebut tidak dihiraukan dan pelaku justru terlihat semakin membabi buta menyiksa korban.

Peristiwa yang diduga terjadi pada tanggal 31 Mei 2026 itu terjadi di depan sebuah warung kelontong. Orang-orang yang berada di dalam warung tampak hanya menyaksikan kejadian tanpa melakukan tindakan apapun. Bahkan ketika korban berusaha mendekat untuk meminta pertolongan, ia justru diminta untuk pergi dan mencari tempat lain oleh salah satu orang di warung.

Aksi kekerasan yang jelas tercatat dalam rekaman tersebut menunjukkan betapa beringasnya pelaku yang tidak menghiraukan keselamatan nyawa korban. Sikap pasif dari para saksi di lokasi kejadian juga memicu perdebatan hangat di media sosial mengenai rasa kepedulian sosial yang dinilai semakin memudar di tengah situasi darurat.

Hingga saat ini, pihak berwajib belum memberikan konfirmasi resmi terkait kejadian tersebut. Titik lokasi tepat dimana peristiwa terjadi juga belum dapat dipastikan secara pasti, dan kondisi terkini korban serta identitas pelaku juga masih belum diketahui.

Pihak kepolisian biasanya mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan konten yang mengandung kekerasan berlebihan karena dapat menimbulkan kesusahan masyarakat luas. Selain itu, masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diminta untuk segera menghubungi pihak berwajib agar dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan pelaku dapat ditindak secara hukum.



Catatan Redaksi: Video yang mengandung kekerasan berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental penonton. Kami mengimbau agar tidak menyebarkan atau menonton konten semacam itu secara berlebihan. Segala bentuk kekerasan adalah kejahatan yang tidak dapat dibenarkan dan akan dikenai tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.



Redaktur: Tim Redaksi Bandung Update
Sumber: Informasi dari Media Sosial dan Pantauan Redaksi

RUMAH WARGA JOMBANG DIBOBOL MALING SAAT DINI HARI – HP, HELM, DAN UANG TUNAI RAIB, KERUGIAN SAMPAI Rp3,5 JUTA JOMBANG – ...
01/06/2026

RUMAH WARGA JOMBANG DIBOBOL MALING SAAT DINI HARI – HP, HELM, DAN UANG TUNAI RAIB, KERUGIAN SAMPAI Rp3,5 JUTA

JOMBANG – Aksi pencurian mengganggu masyarakat Dusun Banjaragung, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, pada Minggu (31/5) dini hari. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela, kemudian membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, menyebabkan kerugian sekitar Rp3,5 juta.

Korban dalam kejadian ini adalah Mimbar Budi Santoso (37), yang bersama istrinya terbangun sekitar pukul 04.30 WIB setelah mendengar suara sepeda motor yang mencurigakan di depan rumah.

JENDELA DICONGKEL, BARANG BERHARGA HILANG

Setelah merasa curiga, Mimbar segera memeriksa setiap sudut rumah dan menemukan bahwa salah satu jendela dalam keadaan terbuka dengan bekas congkelan yang jelas. Saat melakukan pengecekan lebih lanjut, ia menyadari bahwa sejumlah barang miliknya telah hilang.

“Setelah mendengar suara motor, saya langsung cek rumah. Ternyata jendela sudah terbuka dan rusak karena dicongkel. Beberapa barang penting saya tidak ada lagi,” ungkap Mimbar saat melaporkan kejadian ke Polsek Bareng.

Barang-barang yang hilang antara lain:

- Satu unit ponsel Infinix Note 40 warna abu-abu
- Helm NHK seri VR46 warna hijau
- Sepasang sepatu Aerostreet
- Uang tunai senilai Rp300 ribu

POLISI LAKSANAKAN PENYELIDIKAN, AMANKAN CCTV SEBAGAI BUKTI

Kapolsek Bareng, AKP Musto'ib, mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan langsung mengambil tindakan. Tim penyidik segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi, termasuk mengamankan rekaman CCTV yang ada di sekitar rumah korban. Rekaman tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk membantu mengungkap identitas pelaku,” ujar Musto'ib.

Menurutnya, pelaku diduga masuk melalui jendela yang dicongkel dan menggunakan jalur yang sama saat keluar dari rumah. Saat ini, pihak kepolisian sedang berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Jombang untuk mempercepat proses penangkapan pelaku.

KASUS DITANGANI SESUAI PERATURAN HUKUM

Kasus pencurian ini kini ditangani oleh Polsek Bareng dengan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin dan menjamin agar pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat keamanan rumah agar tidak menjadi target pelaku kejahatan,” tegas Musto'ib.

01/06/2026

DUA SEPEDA MOTOR RAIH DI KOSAN BALONGBESUK JOMBANG – CCTV REKAM PERILAKU PELAKU YANG TIDAK BERALAS KAKI

JOMBANG – Aksi pencurian sepeda motor kembali mengganggu masyarakat Kabupaten Jombang. Kali ini, komplotan pencuri menyasar rumah kos di wilayah Balongbesuk, Kecamatan Diwek, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 00.59 WIB, membawa kabur dua unit sepeda motor milik penghuni kos.

Pemilik rumah kos, Bu Wiwik, mengungkapkan bahwa kejadian diketahui setelah ia melihat rekaman CCTV yang terpasang di lokasi. Menurutnya, dua sepeda motor yang hilang adalah milik dua penghuni kos yang telah tinggal di sana cukup lama.

“Pada sekitar tengah malam, saya mendengar suara yang mencurigakan tapi tidak terlalu jelas. Sampai pagi harinya, penghuni baru menyadari motor mereka hilang. Saat saya periksa CCTV, baru ketahuan kalau ada dua orang yang datang dan membawa kabur motornya,” cerita Bu Wiwik dengan nada khawatir.

CCTV REKAM DETAIL PELAKU DAN PROSES PENCURIAN

Rekaman CCTV yang berhasil menangkap aktivitas pelaku menunjukkan bahwa ada dua orang yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Keduanya mengenakan hoodie berwarna hitam, memakai masker yang menutupi wajah, dan menariknya, kedua pelaku tidak mengenakan alas kaki sama sekali.

Dalam rekaman yang berdurasi beberapa menit, terlihat pelaku bergerak dengan cepat dan terampil. Mereka berhasil membuka kunci dan membawa kabur dua sepeda motor jenis Honda Beat Street dengan nomor polisi S 2108 EAR serta Honda Beat dengan nomor polisi S 6949 DP dalam waktu singkat.

“Pelaku tampaknya sudah menguasai cara membuka kunci motor, karena prosesnya tidak terlalu lama. Mereka juga tampak sangat hati-hati dalam bergerak, mungkin sudah mengamati lokasi sebelumnya,” tambah Bu Wiwik.

KEJADIAN MENYEBALKAN, PEMILIK MOTOR HARAP POLISI CEKAT PELAKU

Kedua pemilik motor yang kehilangan kendaraan mengaku merasa sangat menyebalkan karena motor tersebut merupakan alat transportasi utama untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari. Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku agar tidak ada korban lain di masa depan.

“Saya sangat bergantung pada motor itu untuk pergi kerja. Sekarang saya harus mencari cara lain untuk beraktivitas, sangat merepotkan,” ujar salah satu pemilik motor yang tidak ingin disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengambil rekaman CCTV sebagai bukti. Tim penyidik sedang melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap identitas pelaku dan jejak mereka setelah membawa kabur sepeda motor tersebut.

berat

MAIN PETASAN DI MALAM TAKBIRAN, PEMUDA MOJOAGUNG JOMBANG ALAMI LUKA PARAH – DIRENCANA AMPUTASI JEMPOL Korban mengalami l...
27/05/2026

MAIN PETASAN DI MALAM TAKBIRAN, PEMUDA MOJOAGUNG JOMBANG ALAMI LUKA PARAH – DIRENCANA AMPUTASI JEMPOL

Korban mengalami luka bakar wajah dan tangan akibat ledakan petasan



JOMBANG, 27 MEI 2026 – Seorang pemuda di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, mengalami luka parah akibat ledakan petasan saat malam takbiran pada Selasa (26/5) malam. Korban mengalami luka serius pada tangan kanan serta luka bakar di wajah dan telinga, bahkan direncanakan menjalani tindakan amputasi pada jempol tangan kanannya.

Korban yang bernama Mohammad Eka Setyawan (21 tahun), warga Dusun Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, mengalami kejadian sekitar pukul 22.30 WIB di jalan desa setempat saat sedang bermain petasan.



TERJADI LEDAKAN SAAT MAIN PETASAN

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengkonfirmasi kejadian tersebut pada Rabu (27/5). Menurutnya, petasan yang dimainkan korban diduga meledak saat berada di dekat tangannya, menyebabkan luka serius pada bagian tubuh korban.

"Informasi yang kami kumpulkan, petasan meledak saat berada di dekat tangan korban hingga menyebabkan luka serius. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Mojoagung sebelum dirujuk ke RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Pihak kepolisian menerima laporan dari Puskesmas sekitar pukul 23.00 WIB dan segera mendatangi lokasi kejadian serta rumah korban. Namun, pihak keluarga korban tidak berkenan membuat laporan resmi ke polisi.



KONDISI KORBAN MEMERLUKAN PERAWATAN SERIUS

Dari keterangan tenaga kesehatan di RSUD Jombang, korban mengalami luka pada jempol tangan kanan dan luka bakar di bagian wajah serta telinga kanan. Kondisi tersebut membuat direncanakan korban menjalani tindakan amputasi pada jempol tangan kanannya.

"Korban masih dalam perawatan dan belum dapat dimintai keterangan secara rinci karena kondisinya masih sakit. Petasan tersebut diduga diperoleh dari temannya," tambah Kompol Yogas.



POLISI IMBAU JANGAN BERMAIN PETASAN

Kompol Yogas juga mengimbau masyarakat agar tidak bermain maupun menyalakan petasan karena berisiko membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Kami mengimbau khususnya anak-anak muda agar tidak bermain petasan. Selain berbahaya dan bisa menyebabkan luka serius, penggunaan petasan juga melanggar aturan dan dapat mengganggu keamanan serta ketertiban lingkungan," pungkasnya.



Redaktur: Tim Redaksi Jombang Ekspres
Sumber: Informasi Resmi Polsek Mojoagung

26/05/2026

ANGGOTA POLISI TERLUKA DITEROBOS PENGENDARA TANPA HELM SAAT RAZIA DI UJUNG PANDEANG

Petugas Binmas terluka akibat pengendara motor berusaha menerobos pemeriksaan



UJUNG PANDEANG – Sebuah insiden terjadi saat pelaksanaan razia keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jalan Hasanuddin, Ujung Pandang pada Sabtu malam (23/5). Seorang anggota kepolisian dari Unit Binmas mengalami cedera setelah ditabrak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan berusaha menerobos pemeriksaan.

Kejadian bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengguna jalan. Seorang pengendara sepeda motor terlihat tidak menggunakan helm pelindung kepala sesuai dengan peraturan lalu lintas. Ketika petugas memberi isyarat untuk berhenti diperiksa, pengendara tersebut malah mempercepat laju kendaraannya dan mencoba menerobos jalur pemeriksaan.

Dalam upaya menghalangi, salah satu anggota Polisi dari Unit Binmas terpaksa berada di depan kendaraan yang melaju cepat dan mengalami benturan. Akibatnya, petugas mengalami cedera pada bagian kaki dan segera mendapatkan pertolongan medis.

"Kami sedang melakukan razia rutin untuk menegakkan peraturan lalu lintas. Saat menghentikan pengendara tanpa helm yang mencoba menerobos, terjadi benturan yang menyebabkan salah satu petugas terluka," jelas Kapolsek Ujung Pandang.

Pengendara motor kemudian berhasil diamankan bersama kendaraannya sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk menentukan tindakan hukum yang sesuai.



Redaktur: Tim Redaksi SulselEkspres
Sumber: Informasi dari Polsek Ujung Pandang

TERLINDAS TRUK DI MOJOAGUNG JOMBANG, AYAH TEWAS DI TKP – ANAK ALAMI PATAH TULANG Kecelakaan antara sepeda motor dan truk...
26/05/2026

TERLINDAS TRUK DI MOJOAGUNG JOMBANG, AYAH TEWAS DI TKP – ANAK ALAMI PATAH TULANG

Kecelakaan antara sepeda motor dan truk mengakibatkan satu korban meninggal dunia



JOMBANG, 26 MEI 2026 – Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk Mitsubishi terjadi di Jalan Raya Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Senin (25/5) malam. Seorang ayah meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas truk, sementara anaknya mengalami patah tulang.

KRONOLOGI KECELAKAAN

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Sepeda motor Honda Beat nopol S 2596 ZG dikendarai Widiastono (37 tahun), warga Desa Mancilan, melaju dari barat ke timur bersama istri dan anaknya.

Menurut saksi Suhendrik, saat sampai di lokasi kejadian, korban diduga hendak berbelok atau menyeberang ke arah selatan, namun motor tiba-tiba terjatuh. Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi nopol AD 8459 OY dikendarai Agus Priyono (48 tahun) dari Sragen, membawa muatan pakan ternak dari arah berlawanan.

“Karena jaraknya sudah dekat, akhirnya langsung tertabrak. Benturan keras membuat pengendara motor terlindas ban depan truk hingga meninggal dunia di lokasi,” jelas saksi.

KONDISI KORBAN

Istri korban, Ina Marlina (35 tahun), selamat. Sedangkan anak mereka Muhammad Reiga Al Karim (7 tahun) mengalami patah tulang dan menjalani perawatan di RS Dian Husada Mojokerto.

PENANGANAN PIHAK BERWAJIB

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto mengkonfirmasi kejadian. “Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Kedua kendaraan telah diamankan dan kasus masih dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.



Redaktur: Tim Redaksi Jombang Pos
Sumber: Informasi dari Polres Jombang dan Saksi

10 HARI BURON, SOPIR TRUK TABRAK LARI YANG TEWASKAN TIGA PELAJAR DI JOMBANG DITANGKAP DI BANDUNG Kendaraan ditemukan dal...
26/05/2026

10 HARI BURON, SOPIR TRUK TABRAK LARI YANG TEWASKAN TIGA PELAJAR DI JOMBANG DITANGKAP DI BANDUNG

Kendaraan ditemukan dalam proses perbaikan dengan bagian bak dicopot untuk menghilangkan jejak



JOMBANG, 25 MEI 2026 – Pelarian sopir truk yang menabrak tiga pelajar hingga tewas dalam kecelakaan tabrak lari di Kabupaten Jombang akhirnya berakhir. Setelah menghilang selama 10 hari, tersangka berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satlantas Polres Jombang di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu (24/5) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Jombang Iptu M Ubaidillah mengkonfirmasi bahwa tersangka bernama Yanto Mulyanto (usia tidak disebutkan) berhasil diamankan di kediamannya di kawasan Pondok Ciptamas 2 Blok B2 Nomor 5, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang.

"Setelah melakukan penyelidikan mendalam dan identifikasi nomor polisi kendaraan, tim gabungan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di Bandung Barat," ujarnya pada Senin (25/5).

TRUK DITEMUKAN DALAM PROSES PERBAIKAN

Setelah menangkap tersangka, petugas segera melakukan pengembangan untuk mencari kendaraan yang digunakan saat kejadian. Beberapa jam kemudian, truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi B 9559 PR berhasil ditemukan di kawasan Jalan Arcamanik Nomor 27, Kelurahan Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Menurut Ubaidillah, kondisi truk saat ditemukan sudah mengalami perubahan karena tengah dalam proses perbaikan. Bahkan bagian bak kendaraan telah dicopot oleh tersangka.

"Ketika diamankan, kendaraan sedang diperbaiki dan bagian bak truk sudah dilepas. Dugaan kami, tindakan itu dilakukan untuk menghilangkan jejak bukti setelah kecelakaan terjadi," jelasnya.

Selain mengamankan truk, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan kasus tabrak lari maut tersebut. Saat ini tersangka telah dibawa kembali ke Jombang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

KRONOLOGI KECELAKAAN MAUT

Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Jumat (15/5) sekitar pukul 03.30 WIB di simpang empat Jalan Raya Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan.

Pada saat itu, sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi S 6717 ODG yang ditumpangi tiga pelajar sedang melaju dari arah selatan ke utara. Di saat bersamaan, truk Mitsubishi Fuso yang dikemudikan tersangka melaju dari arah barat ke timur dan langsung menghantam motor korban.

Akibat benturan keras tersebut, tiga remaja pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia pada tempat kejadian. Mereka adalah R (asal Nganjuk), Z (asal Surabaya), dan V (asal Bojonegoro).

"Setelah kejadian, pengemudi truk langsung melarikan diri dari lokasi. Namun tim kami berhasil mengidentifikasi nomor polisi kendaraan dan melacak jejaknya hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan," pungkas Ubaidillah.

Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta memastikan proses hukum berjalan dengan adil bagi semua pihak.



Redaktur: Tim Redaksi JombangEkspres
Sumber: Informasi Resmi Satlantas Polres Jombang

Address

Alamat: Jl Halmahera No 99, Jombang, Jawa Timur Telp : 0321-8493189 / 0321-8495641 Email: [email protected] / [email protected]
Jombang
61415

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Berita Jombang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share