Kabar Jombang

Kabar Jombang INFO SEPUTAR KABUPATEN JOMBANG Perusahaan media lokal Kabupaten Jombang
Publisher: PT. Susanto Bersaudara Intermedia Pers

Kebakaran di Ploso Jombang Ludeskan Satu Rumah, Dua Bangunan Lain Ikut Rusak - Kabar Jombang
07/08/2026

Kebakaran di Ploso Jombang Ludeskan Satu Rumah, Dua Bangunan Lain Ikut Rusak - Kabar Jombang

PLOSO, KabarJombang.com – Sebuah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Bakalan, Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jumat

Wujud Toleransi, Lintas Agama di Jombang Siap Sukseskan Muktamar NU - Kabar Jombang
07/08/2026

Wujud Toleransi, Lintas Agama di Jombang Siap Sukseskan Muktamar NU - Kabar Jombang

JOMBANG, KabarJombang.com- Masyarakat lintas agama di Kabupaten Jombang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ) mendeklarasikan

Bermanuver Belok, Isuzu Elf Diseruduk Toyota Rush di Tambakrejo Jombang - Kabar Jombang
07/08/2026

Bermanuver Belok, Isuzu Elf Diseruduk Toyota Rush di Tambakrejo Jombang - Kabar Jombang

JOMBANG, KabarJombang.com - Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Rush dan Isuzu Elf terjadi di Jalan Raya Desa Tambakrejo,

Polemik dugaan pengelolaan dana di KPRI Sejahtera Jombang terus bergulir dan semakin menyita perhatian publik. Di tengah...
07/08/2026

Polemik dugaan pengelolaan dana di KPRI Sejahtera Jombang terus bergulir dan semakin menyita perhatian publik. Di tengah mencuatnya berbagai pemberitaan, sejumlah pengurus koperasi disebut menyatakan bahwa dugaan kesalahan yang terjadi merupakan tanggung jawab manajer koperasi.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan keras dari Penasehat Aliansi LSM Jombang, Wibisono, yang sejak awal mengawal persoalan KPRI Sejahtera. Menurutnya, apabila pengurus benar-benar merasa tidak terlibat dalam dugaan penyimpangan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah melaporkan manajer koperasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kalau pengurus mengaku tidak ikut melakukan kesalahan, mereka harus berani melaporkan manajer ke APH. Itu salah satu bukti bahwa mereka memang tidak terlibat,” kata Wibisono, Kamis (6/8/2026).

Ia mempertanyakan apakah selama ini pengurus telah menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana mestinya, seperti melakukan audit keuangan secara berkala, pengawasan internal, hingga mengambil langkah hukum ketika menemukan dugaan penyimpangan.

“Apakah selama ini pengurus sudah menjalankan fungsi kontrol? Audit berkala dilakukan atau tidak? Ketika dugaan penyelewengan ditemukan, apakah langsung dilaporkan secara hukum? Itu yang menjadi pertanyaan,” ujarnya.

Baca selengkapnya di KabarJombang.com

07/08/2026

Seorang oknum rohaniwan berinisial SA (51), warga Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, ditangkap Satreskrim Polres Jombang setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak angkatnya yang masih berusia 17 tahun.

Dugaan kekerasan seksual tersebut dilaporkan berlangsung selama bertahun-tahun hingga akhirnya terungkap setelah korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang tuanya.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra membenarkan penanganan hal itu. Menurutnya, laporan dibuat oleh orang tua korban setelah menerima pengakuan dari anaknya mengenai dugaan kekerasan seksual yang dialami.

“Benar, laporan tersebut dilakukan orang tua korban yang mendapat cerita dari anaknya itu, hingga akhirnya kami proses. Pelaku juga sudah ditangkap sejak 8 Juli 2026 lalu,” ujar AKP Magribi, Kamis (6/8/2026).

Ia mengatakan, penyidik telah menetapkan SA sebagai tersangka. Saat ini tersangka telah ditahan, sedangkan berkas perkara tahap pertama telah dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum.

“Untuk tersangka ditahan, dan proses tahap satu sudah dilakukan,” ucapnya.

Baca selengkapnya di https://kabarjombang.com/hukum-kriminal/kedok-disekolahkan-oknum-pengurus-gereja-di-jombang-diduga-cabuli-anak-angkat-sendiri/

Ratusan Relawan Pijat Gratis Siap Layani Peserta Muktamar NU di Tambakberas Jombang - Kabar Jombang
07/08/2026

Ratusan Relawan Pijat Gratis Siap Layani Peserta Muktamar NU di Tambakberas Jombang - Kabar Jombang

JOMBANG, KabarJombang.com-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, tidak hanya ajang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang mulai melakukan penyelidikan awal terkait dugaan persoalan yang terjadi di Koperasi Pe...
06/08/2026

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang mulai melakukan penyelidikan awal terkait dugaan persoalan yang terjadi di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang telah masuk.

Proses penyelidikan saat ini masih berfokus pada pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) guna mengetahui fakta-fakta yang berkaitan dengan kondisi keuangan, pengelolaan aset, maupun persoalan pinjaman yang menjadi sorotan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Jombang, I Made Deady Permana Putra, membenarkan bahwa laporan mengenai permasalahan di KPRI Sejahtera telah diterima dan sedang ditindaklanjuti.

“Benar, kami telah menerima laporan dan saat ini masih melakukan penyelidikan awal untuk mengumpulkan data serta informasi yang diperlukan,” ujar Deady.

Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil sejumlah pihak yang dinilai mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan pengelolaan koperasi tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai persoalan yang sedang diselidiki.

Menurut Deady, pemanggilan terhadap para pihak menjadi bagian penting dalam proses klarifikasi agar penyelidik dapat memperoleh informasi yang objektif sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

“Beberapa hari ke depan kami akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara ini. Keterangan tersebut diperlukan sebagai bagian dari proses penyelidikan,” katanya.

Baca di https://kabarjombang.com/hukum-kriminal/mulai-diusut-kejari-jombang-selidiki-dugaan-penyimpangan-dana-kpri-sejahera/

Warga Dusun Sambong Duran, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, dihebohkan dengan kemunculan seekor kera berbulu abu-abu ber...
06/08/2026

Warga Dusun Sambong Duran, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, dihebohkan dengan kemunculan seekor kera berbulu abu-abu berukuran besar yang berkeliaran di kawasan permukiman padat penduduk, Kamis (6/8/2026).

Hermawoto, salah seorang warga setempat, mengatakan kemunculan satwa liar tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, seekor kera terlihat melompat-lompat di atas atap rumah warga dalam waktu yang cukup lama, khususnya di lingkungan RT 01/RW 02.

“Awalnya warga dibuat heboh karena ada seekor kera berukuran lumayan besar melompat-lompat di atap rumah. Bahkan sempat hendak memangsa seekor burung peliharaan milik warga,” ujar Hermawoto kepada KabarJombang.com.

Menurutnya, hingga siang hari keberadaan kera tersebut masih belum diketahui. Warga bersama Ketua RT terus melakukan pencarian dan berupaya memastikan apakah satwa itu merupakan hewan peliharaan yang lepas.

“Kami sudah mengecek ke beberapa warga yang memelihara kera, tetapi tidak ada yang mengaku kehilangan. Jadi sampai sekarang belum diketahui dari mana asal kera tersebut,” katanya.

Baca di https://kabarjombang.com/peristiwa/bikin-heboh-warga-jombang-kera-misterius-berukuran-besar-lompat-lompat-di-atap-rumah/

Tabrak Pos Kamling, Pengendara Honda CBR di Bareng Jombang Meninggal di Lokasi - Kabar Jombang
05/08/2026

Tabrak Pos Kamling, Pengendara Honda CBR di Bareng Jombang Meninggal di Lokasi - Kabar Jombang

BARENG, KabarJombang.com- Seorang pengendara sepeda motor Honda CBR meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Dusun Wungurejo,

Address

Jalan Halmahera No. 99
Jombang
61471

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Jombang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kabar Jombang:

Shortcuts

Share