21/02/2026
Do'a Yang Tak Pernah Lelah
Di saat semua orang tertidur, ada satu hati yang masih terjaga… membawa nama anak-anaknya dalam doa.
Setiap malam, setelah rumah sunyi dan lampu mulai diredupkan, seorang ibu duduk diam. Tangannya mungkin lelah karena pekerjaan seharian, tapi hatinya tidak pernah lelah menyebut satu per satu nama anaknya.
Ia tak selalu meminta anaknya jadi paling pintar.
Tak selalu berharap anaknya jadi paling kaya.
Yang ia minta sederhana…
“Ya Allah, jaga anakku. Lembutkan hatinya. Mudahkan jalannya. Jika ia jatuh, kuatkan. Jika ia salah, sadarkan.”
Sebagian ibu mungkin tak pandai mengungkapkan sayang dengan kata-kata. Tapi doanya? Tak pernah absen. Bahkan saat anaknya tak lagi tinggal serumah, bahkan saat anaknya jarang memberi kabar.
Harapan seorang ibu bukan tentang kebanggaan semata.
Tapi tentang keselamatan.
Tentang kebaikan.
Tentang masa depan yang lebih baik dari hidup yang pernah ia jalani.
Dan sering kali, anak tak pernah tahu…
bahwa di balik setiap langkahnya yang dimudahkan, ada doa yang terus mengetuk langit.
Jika hari ini kamu masih punya ibu, peluklah.
Jika ia jauh, kirimkan kabar.
Dan jika ia telah tiada, kirimkan doa…
karena doa seorang ibu tak pernah berhenti, bahkan ketika suaranya tak lagi terdengar. 🤍