08/06/2026
KARANGANYAR — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar membuka posko pengaduan atau help desk selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Posko tersebut disiapkan untuk melayani berbagai keluhan masyarakat, mulai dari kendala teknis pendaftaran online, kesalahan data, hingga aduan terkait pelaksanaan penerimaan murid baru.
Kepala Disdikbud Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan pembentukan posko pengaduan merupakan salah satu langkah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.
“Kami di Dinas Pendidikan menyiapkan tim help desk. Selama pelaksanaan SPMB, masyarakat yang mengalami kesulitan terkait aplikasi maupun proses pendaftaran bisa mendapatkan bantuan dari petugas yang kami siapkan,” kata Hendro saat ditemui di Kantor Disdikbud Karanganyar, Senin (8/6/2026).
Pelaksanaan SPMB 2026 di Kabupaten Karanganyar dijadwalkan berlangsung pada 18, 19, dan 22 Juni 2026. Untuk jenjang TK dan SD, pendaftaran dilakukan secara luring (offline), sedangkan jenjang SMP dilaksanakan secara daring (online).
Menurut Hendro, posko pengaduan akan menjadi pusat layanan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan saat proses pendaftaran berlangsung. Petugas akan membantu calon peserta didik maupun orang tua yang mengalami kendala saat mengakses sistem, mengunggah dokumen persyaratan, melakukan verifikasi data, maupun menghadapi permasalahan administrasi lainnya.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Kalau ada kendala saat pendaftaran, bisa langsung menghubungi atau datang ke Dinas Pendidikan untuk mendapatkan pendampingan,” ujarnya.
Selain membuka posko pengaduan, Disdikbud juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan jaringan internet maupun pasokan listrik selama masa pendaftaran berlangsung. Pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN dan Telkom agar layanan pendukung pelaksanaan SPMB tetap berjalan normal selama tiga hari pelaksanaan pendaftaran.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan PLN dan Telkom. Harapannya selama pelaksanaan SPMB tidak ada gangguan listrik maupun jaringan internet yang dapat menghambat proses pendaftaran,” kata Hendro.
Seluruh SMP Negeri Siap Pendaftaran Online
Disdikbud memastikan seluruh SMP negeri di Kabupaten Karanganyar telah siap melaksanakan pendaftaran secara online. Persiapan teknis maupun sosialisasi kepada sekolah-sekolah juga telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir.
Hendro mengatakan pihaknya telah menggelar sosialisasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD), satuan pendidikan, koordinator wilayah pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga operator yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak terkait agar pelaksanaan SPMB tahun ini bisa berjalan lancar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendro menegaskan komitmennya untuk menutup ruang praktik titipan maupun intervensi dalam penerimaan murid baru. Menurut dia, seluruh proses seleksi hanya dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Untuk memperkuat komitmen tersebut, Disdikbud bersama seluruh pihak terkait telah menandatangani pakta integritas saat peluncuran SPMB beberapa waktu lalu.
“Tujuan penandatanganan pakta integritas itu untuk mewujudkan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Hendro mengatakan masyarakat juga dapat memanfaatkan posko pengaduan apabila menemukan dugaan pelanggaran selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
Pada jenjang SMP, penerimaan siswa baru dilakukan melalui empat jalur, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Untuk jalur prestasi, penilaian dilakukan berdasarkan tiga komponen utama, yaitu nilai rapor lima semester dengan bobot 40 persen, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen, serta prestasi akademik maupun nonakademik yang dibuktikan melalui piagam penghargaan sebesar 20 persen.
Disdikbud berharap keberadaan posko pengaduan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan SPMB.
“Kalau ada kesulitan terkait aplikasi, pendaftaran, maupun persoalan lain selama pelaksanaan SPMB, masyarakat bisa langsung meminta bantuan melalui help desk yang sudah kami siapkan,” kata Hendro.
Sumber solopos
📥 Visit karanganyar