The Morge Siwe

The Morge Siwe BERBAGI CERITA BERDASARKAN FAKTA
MENGUAK FAKTA SEMAKIN NYATA
---
TERIMA PEMASANGAN PROMOSI

Jangan lupa like share & follow ya

29/07/2026

Dramatis !
Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku
Pecah Kaca Bawa Kabur Rp1,2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga anggota komplotan pencurian dengan modus pecah kaca yang diduga telah beraksi lintas provinsi selama sekitar dua dekade.

Ketiga tersangka diduga terlibat dalam pencurian uang milik seorang nasabah bank senilai Rp1,2 miliar di Jakarta Barat.

Ketiga tersangka yang diamankan berinisial S, M, dan MW. Mereka ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Cileungsi, Kabupaten Bogor, serta di Provinsi Bengkulu.

Saat proses penangkapan, para tersangka diduga melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur.

Sementara itu, polisi masih memburu dua anggota komplotan lainnya yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi terakhir komplotan tersebut terjadi pada 9 Juni 2026 di wilayah Jakarta Barat.

Korban diketahui baru saja menarik uang tunai dalam jumlah besar di salah satu bank swasta.

Sejak keluar dari bank, korban diduga telah dibuntuti oleh para pelaku hingga menuju ruas jalan yang relatif sepi.

Penyidik menjelaskan, komplotan itu menggunakan modus dengan mengempiskan ban kendaraan korban.

Ketika korban turun untuk memeriksa kondisi ban, salah seorang pelaku memecahkan kaca mobil dan membawa kabur uang tunai yang sebelumnya diambil korban dari bank. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp1,2 miliar.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan para pelaku diduga telah menjalankan modus serupa selama kurang lebih 20 tahun dan belum pernah ditangkap.

Polisi juga mengungkap bahwa lima anggota komplotan, termasuk dua orang yang masih buron, memiliki hubungan keluarga.

Kasus pencurian dengan modus pecah kaca kerap menyasar nasabah yang baru menarik uang dalam jumlah besar dari bank.

Pelaku umumnya mengamati aktivitas korban sejak berada di area perbankan, kemudian mengikuti kendaraan korban sebelum melancarkan aksi di lokasi yang dianggap aman dari perhatian masyarakat.

Modus seperti ini telah beberapa kali diungkap oleh kepolisian di berbagai daerah sebagai salah satu bentuk kejahatan terorganisasi.

21/04/2026

Cinta pak Ustadz yang terlarang

12/04/2026

Ratakan dengan tanah

11/04/2026

10/04/2026

Kalau Begini Pasti Bersih

18/01/2026

Film Seru ini

Pria di OKI Tewas Usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tempuh Jalur Hukum. Seorang pria berinisial AG (33) dilaporkan meningg...
17/01/2026

Pria di OKI Tewas Usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tempuh Jalur Hukum.

Seorang pria berinisial AG (33) dilaporkan meninggal dunia tak lama setelah diamankan oleh Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dalam sebuah penggerebekan di Desa Ulak Jermun, Kecamatan SP Padang, Jumat malam (9/1/2026). Pihak keluarga yang meragukan penyebab kematian korban kini berencana menempuh jalur hukum.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa operasi dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah pondok yang diduga kuat menjadi tempat penyalahgunaan narkotika. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka lain, yakni AP (34) dan K (21).

“Petugas menyita barang bukti berupa satu paket plastik bening diduga sabu, timbangan digital, dua unit ponsel, dan sebuah pipet plastik,” ujar Eko dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Menurut versi kepolisian, proses penangkapan sempat diwarnai perlawanan fisik. Kapolres menyebutkan bahwa AG berupaya merebut senjata api milik petugas dan menggigit tangan anggota yang bertugas. Perkelahian pun tak terhindarkan sebelum akhirnya petugas berhasil mengendalikan situasi di tengah kerumunan warga yang mulai memanas.

Untuk menghindari konflik lebih lanjut dengan massa di lokasi, para terduga pelaku segera dibawa menuju Mapolres OKI.

Kemudian, rombongan tiba di markas kepolisian sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, setibanya di sana, kondisi kesehatan AG dilaporkan menurun drastis. Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim medis Polres, AG dirujuk ke RS Kayuagung pada pukul 20.20 WIB.

“Pihak rumah sakit menyatakan yang bersangkutan meninggal dunia pada pukul 21.10 WIB,” tambah Kapolres.

Hingga saat ini, jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga, sementara dua pelaku lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif. Polres OKI menegaskan bahwa tindakan anggotanya telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) di lapangan.

Di sisi lain, ibu korban beserta keluarga dikabarkan tengah mengumpulkan bukti untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang guna mencari keadilan atas kematian AG.

“Awalnya ditangkap polisi keadaan masih sehat, namun setelah di kantor polisi dikabarkan tewas,” tandasnya.
--

Silahkan tinggalkan komentar dengan bijak.

Nak gilo.. Payo instansi terkait khususnya polri, segera diusut tuntas
08/01/2026

Nak gilo.. Payo instansi terkait khususnya polri, segera diusut tuntas

07/01/2026

Semoga diberi kesabaran
---
Tragedi Rabu, 7 Januari 2026.

Innalillahi wa inailahi rojiun Kebakaran di
Mangun Jaya - Kayu Agung. Lokasi di belakang rumahpak rantai (Rumah pak Akip Cikyan)
--
Kronologi belum terupdate

07/01/2026

Innalillahi wa inailahi rojiun Kebakaran di
Mangun Jaya - Kayu Agung. Lokasi di belakang rumahpak rantai (Rumah pak Akip Cikyan)
Rabu, 7 Januari 2026
Info diperoleh pukul 15.30
--
Kronologi belum terupdate

Address

Jalan Letnan Muchtar Saleh Kayuagung
Kayuagung
30618

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when The Morge Siwe posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to The Morge Siwe:

Shortcuts

Share