Kebumenzone

Kebumenzone Media Informasi Kebumen Terkini

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah disorot publik setelah Kejagung menetapkan oknum perwira tinggi Polri aktif se...
02/07/2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah disorot publik setelah Kejagung menetapkan oknum perwira tinggi Polri aktif sebagai tersangka korupsi tata kelola program tersebut.

Tidak hanya Polri, oknum TNI aktif berpangkat Kolonel juga disebut terlibat dalam kasus markup pengadaan barang.

Menurut teman-teman, langkah apa yang paling tepat untuk memastikan program-program strategis nasional seperti ini bersih dari praktik korupsi? Apakah pengawasan sudah cukup ketat?

Bertanya dengan nada lembut pada warga Kebumen yang budiman 🙏
06/06/2026

Bertanya dengan nada lembut pada warga Kebumen yang budiman 🙏

Bravo Polres Kebumen!✨Zona Media Network:
05/06/2026

Bravo Polres Kebumen!

✨Zona Media Network:

*Kabupaten Magelang Puncaki Statistik Kekerasan Anak di Kedu Raya 2025, Temanggung Terendah**Kedu, Jateng Zone* - Statis...
04/06/2026

*Kabupaten Magelang Puncaki Statistik Kekerasan Anak di Kedu Raya 2025, Temanggung Terendah*

*Kedu, Jateng Zone* - Statistik kekerasan anak di Kedu Raya tahun 2025 menunjukkan masih tingginya kasus yang terjadi di berbagai daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Kabupaten Magelang mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 94 kasus, disusul Purworejo 83 kasus dan Wonosobo 69 kasus.

Sementara itu, Kabupaten Kebumen mencatat 33 kasus, Kota Magelang 32 kasus, dan Kabupaten Temanggung menjadi daerah dengan jumlah kasus paling sedikit, yakni 15 kasus.

Jenis kekerasan yang tercatat meliputi kekerasan fisik, psikis, seksual, eksploitasi, trafficking, penelantaran, dan kategori lainnya. Dari seluruh wilayah di Kedu Raya, kekerasan psikis dan seksual menjadi jenis yang paling dominan.

Kabupaten Magelang mencatat 49 kasus kekerasan psikis dan 28 kasus kekerasan seksual. Angka serupa juga terlihat di Purworejo dengan 49 kasus psikis dan 25 kasus seksual, serta Wonosobo dengan 34 kasus psikis dan 26 kasus seksual.

Selengkapnya di jatengzone.com

✨Zona Media Network:

🚨 BREAKING NEWSPresiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), S...
02/06/2026

🚨 BREAKING NEWS

Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (2/6/2026). Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta.

Pergantian ini dilakukan setelah evaluasi dan monitoring terhadap kinerja BGN selama sekitar 1,5 tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, dua wakil kepala BGN juga turut diganti.

Posisi Kepala BGN selanjutnya diisi oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional kini memasuki babak kepemimpinan baru.

📲 Apa pendapatmu tentang pergantian pimpinan BGN ini?

Sehat-sehat ya warga Kebumen 🙏
02/06/2026

Sehat-sehat ya warga Kebumen 🙏

01/06/2026

Puluhan kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi balap liar di Jalan Cincin Kota Kebumen diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Lawet Sakti Sat Samapta Polres Kebumen. Kendaraan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Kebumen untuk proses lebih lanjut.

Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya balap liar yang meresahkan warga. Saat petugas tiba di lokasi, sejumlah remaja yang sedang berkumpul dan diduga melakukan aksi balap liar langsung diamankan untuk pemeriksaan dan pembinaan.

Kasat Samapta Polres Kebumen AKP Edy Winawan mengatakan patroli rutin terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Awalnya kami mendapatkan informasi warga jika di jalan cicin kota sering terjadi aksi balap liar atau breng brengan, pada sore hari.,” ujar AKP Edy dalam keterangannya, dikutip Senin (1/6/2026).

Menurutnya, patroli difokuskan pada lokasi yang kerap menjadi titik rawan gangguan kamtibmas, termasuk balap liar, tawuran, dan aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dari hasil pemeriksaan, mayoritas pemuda yang diamankan masih berstatus pelajar. Selain itu, banyak kendaraan yang digunakan tidak memenuhi standar kelengkapan berkendara.

Para remaja tersebut kemudian dibawa ke Mako Polres Kebumen untuk menjalani pendataan identitas serta pemeriksaan kendaraan. Setelah mendapatkan pembinaan, mereka akan diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing.

Polres Kebumen juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Selengkapnya di jatengzone.com

Polres Kebumen mengamankan dua pemuda berinisial GYY (18) dan GS (18), warga Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, yang d...
26/05/2026

Polres Kebumen mengamankan dua pemuda berinisial GYY (18) dan GS (18), warga Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Keduanya yang masih berstatus pelajar diamankan Sat Samapta Polres Kebumen saat melintas di Jalan Puring, Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Senin petang, 25 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat diamankan, kedua pemuda membawa senjata tajam jenis klewang sepanjang kurang lebih 1,5 meter sambil mengendarai sepeda motor Honda CRF 150 tanpa pelat nomor. Aksi mereka sempat membuat resah pengguna jalan.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diduga kuat akan melakukan tawuran dengan kelompok lain.

“Saat ini keduanya sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Kebumen,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Selasa 26 Mei 2026.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan satu bilah klewang, satu unit sepeda motor Honda CRF 150 tanpa pelat nomor, serta dua unit telepon genggam.

Penangkapan dilakukan oleh personel Sat Samapta Polres Kebumen yang dipimpin Kasat Samapta AKP Edy Winawan.

Setelah diamankan, kedua pelajar beserta barang bukti dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kebumen untuk penanganan lebih lanjut.

Selengkapnya di jatengzone.com

Isu “Teror Pocong” yang ramai di media sosial membuat sebagian masyarakat resah. Namun, Polres Kebumen memastikan hingga...
25/05/2026

Isu “Teror Pocong” yang ramai di media sosial membuat sebagian masyarakat resah. Namun, Polres Kebumen memastikan hingga kini belum ada kejadian serupa di wilayah Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan banyak informasi yang beredar ternyata hoaks maupun video hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

“Untuk di wilayah Kebumen sendiri tidak ditemukan kejadian seperti yang ramai beredar di media sosial. Banyak informasi yang ternyata hoaks atau video AI,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Senin 25 Mei 2026.

Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Warga juga diminta segera melapor ke Polres Kebumen atau call center 110 apabila menemukan gangguan keamanan.

Belakangan, media sosial dipenuhi video dan tangkapan layar sosok menyerupai pocong yang disebut mengetuk pintu rumah hingga membawa senjata tajam untuk melakukan aksi kejahatan.

Menanggapi isu tersebut, warga Kecamatan Sruweng, Surya Pradikas, menilai masyarakat tidak perlu panik.

“Kalau memang ada yang memakai kostum pocong untuk aksi kejahatan, sebenarnya warga tidak perlu takut. Justru akan lebih mudah diringkus karena geraknya terbatas,” ujar Surya.

Ia mengajak masyarakat lebih bijak menyikapi informasi viral dan tidak langsung mempercayai unggahan yang belum jelas kebenarannya.

Selengkapnya di jatengzone.com

Address

Kebumen

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kebumenzone posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share