07/09/2026
Seorang sopir truk berinisial NAD (46), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, ditemukan meningg4l dunia saat mengantre pengiriman tebu di Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Tulungagung, Senin (7/9/2026).
Korban diketahui datang ke PG Mojopanggung sekitar pukul 00.30 WIB dengan mengemudikan truk bernopol AG 8852 LK. Setelah masuk ke jalur antrean, korban kemudian menunggu giliran untuk mengantarkan tebu ke dalam pabrik.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, sebelum ditemukan meningg4l dunia, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya kepada rekan sesama sopir.
“Saat menunggu antrean, korban sempat mengeluh merasa pusing dan mual kepada rekannya. Setelah itu korban pamit untuk istirahat di dalam kabin truk,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Senin (7/9/2026).
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 05.15 WIB, seorang sopir lain mendatangi korban. Saat itu, giliran truk korban sudah tiba untuk masuk ke area PG Mojopanggung.
Namun, korban ternyata masih berada di dalam kabin truk. Ketika diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan posisi tubuh tengkurap.
Saksi kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan PG Mojopanggung. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah tidak bernapas.
“Pihak keamanan PG Mojopanggung meneruskan laporan atas kejadian itu kepada petugas Polsek Kalangbret,” ungkap Nanang.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kalangbret bersama Tim Inafis Polres Tulungagung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda pengani4yaan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan.
“Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sumber berita: https://faktualnews.co/regional/jawa-timur/sopir-truk-asal-kediri-tewas-saat-antre-masuk-pg-mojopanggung-tulungagung/