Info Kediri Raya

Info Kediri Raya Media informasi terkini kediri dan sekitarnya

Menaaaang 🔥 Main e penak opo pancen musuh e sing ora penak, cah?
11/09/2026

Menaaaang 🔥 Main e penak opo pancen musuh e sing ora penak, cah?

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat, kembali melanjutkan peker...
11/09/2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat, kembali melanjutkan pekerjaan pembangunan akses jalan menuju kawah Gunung Kelud yang menjadi atensi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana pada tahun 2026 ini. 

Pembangunan akses jalan ini, melanjutkan pekerjaan pada tahun 2025. Pembangunan menggunakan struktur cor beton atau rigid pavement, struktur ini dipilih karena dinilai lebih aman karena dinilai lebih tahan terhadap kerusakan.

"Pekerjaan telah kita mulai, penambahan jalan utama selebar 6 meter dengan panjang 243 meter," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, pada Kamis (10/9/2026).

Pekerjaan penambahan pembangunan akses jalan menuju ke kawah Gunung Kelud ini, diakui dilakukan secara bertahap. Adapun pekerjaan kali ini, dengan panjang 243 meter titik akhir sampai depan parkir ojek motor. 

Pekerjaan pembangunan jalan ini, ditujukan untuk mendukung pariwisata termasuk memudahkan akses bagi petugas pusat volkanologi melakukan pantauan rutin Gunung Kelud.

Sementara itu, menyikapi simpang siur kabar beredar mengenai aktivitas Gunung Kelud,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri berkunjung ke pos Pangamatan Gunung Api (PGA) Kelud.

"Berdasarkan hasil pemantauan hari Rabu, 9 September 2026 status Gunung Kelud masih berada di tingkat aktivitas Level 1 (normal)," terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto.

Tingkat aktivitas dalam kondisi normal, masyarakat dan pengunjung yang berwisata diimbau mematuhi standar keamanan, dengan tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.

Sumber: https://lentera.co/post/item/238364/Pemkab-Kediri-Lanjutkan-Pembangunan-Jalan-Beton-Menuju-Kawah-Kelud

Kasus hilangnya helm KYT berwarna ungu di area parkir Lapangan Futsal Sekartaji, Kediri, akhirnya berujung damai setelah...
11/09/2026

Kasus hilangnya helm KYT berwarna ungu di area parkir Lapangan Futsal Sekartaji, Kediri, akhirnya berujung damai setelah selang tiga hari, helm tersebut telah ditemukan dan dikembalikan langsung kepada pemiliknya.
Namun, insiden ini menyisakan kejanggalan lantaran helm yang diklaim "tidak sengaja terbawa" itu rupanya sempat dijual oleh pelaku.

Dalam pertemuan yang terekam kamera, seorang perwakilan tim bernama Mas Udi telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Ia beralasan bahwa insiden tersebut terjadi karena helm korban tidak sengaja terbawa oleh salah satu anak buahnya.

Sumber: tiktok/alfintcahtawing
*cek video distory

Polemik sound horeg kembali memanas setelah pengusaha sound horeg, Setyo Budi Sularso, menyebut MUI Jawa Timur dengan ka...
10/09/2026

Polemik sound horeg kembali memanas setelah pengusaha sound horeg, Setyo Budi Sularso, menyebut MUI Jawa Timur dengan kata “goblok” saat tampil dalam sebuah acara di TV One. Pernyataan itu muncul ketika ia menanggapi sikap MUI Jatim yang mendorong penertiban dan larangan sound horeg. Ucapan tersebut kemudian viral dan menuai sorotan publik.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Bidang Fatwa MUI Jatim KH Ma’ruf Khozin memilih tidak memperpanjang persoalan dan menyatakan memaafkan. Setyo kemudian menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara langsung kepada MUI Jatim, MUI Jateng, MUI Pusat, serta MUI Kabupaten Karanganyar. Ia mengaku menyesal, berjanji tidak mengulangi perbuatannya, dan menyatakan bertaubat. (Video: tvone, aeromaxproduction)

Terjadi kebakaran di wilayah Bolowono, Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, pada Kamis dini hari (10/09). Hingga kini, belum ...
10/09/2026

Terjadi kebakaran di wilayah Bolowono, Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, pada Kamis dini hari (10/09). Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Foto: fb/Mbah Darmo

Tim SAR gabungan menemukan Muhammad Isa Daus Wasa (20), pendaki asal Kabupaten Kediri, dalam kondisi selamat setelah dil...
09/09/2026

Tim SAR gabungan menemukan Muhammad Isa Daus Wasa (20), pendaki asal Kabupaten Kediri, dalam kondisi selamat setelah dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Malang.

Pendaki gunung itu ditemukan pada Selasa (8/9/2026) setelah tim melakukan pencarian di kawasan sekitar Puncak Limpak, wilayah Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.

Sebelumnya, Isa dilaporkan tersesat pada Senin (7/9/2026). Informasi mengenai keberadaannya diterima dari sang ayah yang menyebut Isa berada di sekitar Puncak Limpak pada koordinat 8°06'21.24" S 112°54'33.60" BT.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. kemudian mengerahkan satu tim rescue Unit Siaga SAR Malang Raya untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya.

Dua Search and Rescue Unit (SRU) diterjunkan ke lokasi. Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bolang Rescue, Gimbal Alas, serta warga setempat.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam 45 menit, tim akhirnya menemukan pendaki Semeru tersesat tersebut dalam keadaan selamat.

Tim kemudian memberikan waktu bagi Isa untuk beristirahat, makan, dan minum guna memulihkan kondisi fisiknya sebelum proses evakuasi menuju posko SAR gabungan dilakukan.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Imam Nahrowi mengatakan proses evakuasi turun dimulai sekitar pukul 14.30 WIB.

"Perjalanan turun dilakukan dengan hati-hati karena tim harus melewati jalur ekstrem dengan penerangan yang minim, terutama saat malam hari," kata Imam.

Tim SAR gabungan bersama Isa akhirnya tiba di posko sekitar pukul 19.00 WIB.
Setelah tiba di posko, petugas meminta keterangan dari Isa mengenai aktivitasnya selama berada di kawasan Gunung Semeru.

Setelah proses pendataan selesai, Isa diserahkan kepada keluarganya.

Isa diketahui merupakan warga Dusun Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Sumber: https://jatimnow.com/amp/baca-87394-pendaki-gunung-semeru-tersesat-ditemukan-selamat-setelah-6-jam-pencarian

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan personel untuk memantau titik...
09/09/2026

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan personel untuk memantau titik api dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, dengan kondisi cuaca panas saat musim kemarau ini, pemantauan harus terus dilakukan guna mencegah luasan titik kebakaran akibat rambatan api.

"Berdasarkan arahan Mas Bup (Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana), kita terus memantau dampak Karhutla Kawasan Gunung Wilis ini," katanya, Senin (7/9/2026).

Personel BPBD yang diterjunkan bergabung dengan tim gabungan baik itu dari Perhutani, TNI, Polisi, maupun instansi lain. Mengingat kondisi medan kawasan pegunungan yang sulit, pemantauan titik api diakui sebelumnya juga sempat menggunakan drone.

Untuk diketahui, titik api yang semula dari RPH Bajulan, Kabupaten Nganjuk merembet hingga wilayah Kabupaten Kediri. Wilayah yang terdampak yakni Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Parang dan RPH Kanyoran.

Berdasarkan informasi petugas yang melakukan pantauan pada 7 September, titik-titik api di wilayah itu sudah padam karena hujan yang turun selama dua hari di kawasan puncak Wilis.

Ariyanto mengimbau masyarakat bilamana mengetahui atau menemukan titik api yang berpotensi mengakibatkan kebakaran untuk segera melapor.

Laporan bisa disampaikan ke perangkat desa setempat, pemadam kebakaran, atau BPBD Kabupaten Kediri supaya dapat segera dilakukan penanganan.

Selengkapnya di: https://jatimnow.com/amp/baca-87378-pemkab-kediri-terjunkan-personel-pantau-dampak-kebakaran-di-kawasan-gunung-wilis

Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pagar Puskesmas Papar pada Selasa sore (08/09). Belum diketahui...
08/09/2026

Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pagar Puskesmas Papar pada Selasa sore (08/09). Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian maupun kondisi korban.

Foto: tiktok/rizkika999
*cek video distory

Pedagang Pasar Pahing Kota Kediri melakukan aksi protes terkait penataan aturan tarif sewa pasar. Mereka memasang sejuml...
08/09/2026

Pedagang Pasar Pahing Kota Kediri melakukan aksi protes terkait penataan aturan tarif sewa pasar. Mereka memasang sejumlah poster tuntutan di beberapa titik strategis pasar tradisional tradisional tersebut, Senin (7/9/2026).

​Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pahing, Pujiono, mengungkapkan bahwa aksi pemasangan poster protes ini diambil setelah upaya dialog yang ditempuh sebelumnya dirasa belum membuahkan hasil yang memuaskan bagi para pedagang.

​”Pemasangan ini tentu bentuk protes kami. Kami sudah beberapa kali mengadakan audiensi dengan pihak Perumda Pasar, namun aspirasi masyarakat pedagang yang merasa keberatan belum juga terwujud,” ujar Pujiono.

​Pujiono menjelaskan, inti persoalan yang memicu keresahan pedagang adalah aturan baru terkait tata kelola dan tarif pasar yang dinilai memberatkan pedagang kecil sejak beberapa tahun terakhir.

​”Ada kenaikan harga sewa, biaya administrasi perpanjangan, hingga perubahan dari yang dulunya Hak Guna Pakai kini diubah menjadi Hak Sewa,” terang Pujiono.

​Selain masalah tarif, pedagang juga mengeluhkan minimnya sosialisasi di tingkat bawah sehingga menimbulkan kesimpangsiuran pemahaman aturan antara petugas lapangan dan pedagang. Pihaknya berharap ada kajian ulang atau negosiasi yang adil, dan jika tidak sesuai Peraturan Daerah (Perda), aturan tersebut dapat ditinjau kembali.

​Menanggapi aksi pemasangan spanduk protes tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Djauhari Luthfi (Lutfi Takdir Jauhari), memberikan klarifikasi. Pihaknya menegaskan bahwa manajemen Perumda Pasar pada dasarnya selalu terbuka dan mengedepankan ruang komunikasi dengan para pedagang.

​Djauhari mengeklaim, sebelumnya sebenarnya telah ada kesepakatan antara pengelola pasar dan perwakilan pedagang agar aspirasi maupun poin keberatan disampaikan secara tertulis melalui surat resmi. Surat tersebut nantinya akan dijadikan dasar bagi manajemen untuk melakukan kajian teknis sekaligus dilaporkan kepada Wali Kota Kediri selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Selengkapnya baca di: https://faktualnews.co/regional/jawa-timur/keberatan-tarif-sewa-pedagang-pasar-pahing-kota-kediri-pasang-spanduk-protes/

Seorang sopir truk berinisial NAD (46), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, ditemukan meningg4l dunia s...
07/09/2026

Seorang sopir truk berinisial NAD (46), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, ditemukan meningg4l dunia saat mengantre pengiriman tebu di Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Tulungagung, Senin (7/9/2026).

Korban diketahui datang ke PG Mojopanggung sekitar pukul 00.30 WIB dengan mengemudikan truk bernopol AG 8852 LK. Setelah masuk ke jalur antrean, korban kemudian menunggu giliran untuk mengantarkan tebu ke dalam pabrik.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, sebelum ditemukan meningg4l dunia, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya kepada rekan sesama sopir.

“Saat menunggu antrean, korban sempat mengeluh merasa pusing dan mual kepada rekannya. Setelah itu korban pamit untuk istirahat di dalam kabin truk,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Senin (7/9/2026).

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 05.15 WIB, seorang sopir lain mendatangi korban. Saat itu, giliran truk korban sudah tiba untuk masuk ke area PG Mojopanggung.

Namun, korban ternyata masih berada di dalam kabin truk. Ketika diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan posisi tubuh tengkurap.

Saksi kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan PG Mojopanggung. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah tidak bernapas.

“Pihak keamanan PG Mojopanggung meneruskan laporan atas kejadian itu kepada petugas Polsek Kalangbret,” ungkap Nanang.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kalangbret bersama Tim Inafis Polres Tulungagung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda pengani4yaan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan.

“Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sumber berita: https://faktualnews.co/regional/jawa-timur/sopir-truk-asal-kediri-tewas-saat-antre-masuk-pg-mojopanggung-tulungagung/

Address

Jalan Drive Saharjo
Kediri
64116

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Kediri Raya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Info Kediri Raya:

Shortcuts

Share