KAWAN PARE

KAWAN PARE Akun jalan jalan dan informasi seputar Kota Pare Kab. Kediri dan juga Berbagi kuliner serta lokasi spot berwisata nomor wahid. salam Kawan Pare

13/05/2026

Alhamdulillah adem kawan

Dua pemuda asal Kota Kediri berinisial MADP (25) dan AP (26) ditangkap Unit Reskrim Polsek Ngasem setelah diduga menggel...
13/05/2026

Dua pemuda asal Kota Kediri berinisial MADP (25) dan AP (26) ditangkap Unit Reskrim Polsek Ngasem setelah diduga menggelapkan motor rental milik Yello Motorent di Desa Sukorejo.
Keduanya menyewa motor Yamaha NMax pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 14.20 WIB dengan durasi sewa tiga hari. Pelaku membayar biaya sewa sebesar Rp480 ribu serta menyerahkan KTP sebagai syarat administrasi.
Namun hanya sekitar satu jam setelah disewa, motor tersebut langsung digadaikan di wilayah Ngantru, Tulungagung seharga Rp7,5 juta. Dari hasil gadai itu, keduanya disebut membagi uang sekitar Rp7 juta setelah dipotong biaya jasa.
Kanit Reskrim Polsek Ngasem Aiptu Oni Rudi mengatakan para pelaku mengaku sejak awal memang berniat menyewa kendaraan untuk kemudian digadaikan tanpa izin pemilik.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga diduga merusak perangkat GPS motor sehingga sinyal pelacak tidak lagi aktif. Akibat kejadian tersebut, pemilik rental mengalami kerugian sekitar Rp28 juta.
Saat ini polisi masih memburu keberadaan motor yang digadaikan serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
Baca Selengkapnya di
Sumber : https://arahjatim.com/sewa-motor-nmax-di-ngasem-dua-pemuda-kediri-malah-gadaikan-unit-ke-tulungagung/

Menjelang Hari Raya Idul Adha, transaksi hewan kurban di Kabupaten Kediri mulai meningkat. Permintaan sapi dan kambing d...
13/05/2026

Menjelang Hari Raya Idul Adha, transaksi hewan kurban di Kabupaten Kediri mulai meningkat. Permintaan sapi dan kambing dari masyarakat membuat harga ternak perlahan mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Salah satu peternak asal Kecamatan Pagu, Anik Wahani, mengaku pesanan hewan kurban sudah ramai sejak pertengahan April. Banyak pembeli datang langsung ke kandang peternak, baik dari wilayah Kediri maupun luar kota.
Saat ini harga sapi berada di kisaran Rp110 ribu hingga Rp115 ribu per kilogram. Sementara itu, peternak asal Kecamatan Kras, Syarif, menyebut sapi ukuran standar dijual sekitar Rp13 juta hingga Rp18 juta, sedangkan sapi premium bisa mencapai Rp30 juta.
Untuk sapi berbobot menengah sekitar 300–350 kilogram, harga rata-rata berada di kisaran Rp22 juta hingga Rp23 juta.
Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih memastikan stok hewan kurban di Kabupaten Kediri masih aman dan surplus.
Saat ini populasi sapi di Kabupaten Kediri mencapai lebih dari 200 ribu ekor, sementara kebutuhan kurban tahun ini diperkirakan sekitar 1.420 ekor sapi dan 23 ribu ekor kambing maupun domba.
Baca Selengkapnya di
Sumber : https://radarkediri.jawapos.com/ekonomi/2605120055/jelang-momen-idul-adha-harga-ternak-sapi-di-kediri-mulai-melejit

13/05/2026

Jalan tembus Kampung Pandean menuju Gang Lawu Pare

Salah satu Polsek di Pare raya
12/05/2026

Salah satu Polsek di Pare raya

12/05/2026

Jalan Tembus Pasar lama Pare Kediri

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Andi Saguni menyatak...
12/05/2026

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Andi Saguni menyatakan Hantavirus yang ditemukan di MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), berbeda dengan jenis yang selama ini ditemukan di Indonesia.

Menurut Andi, kasus Hantavirus di Indonesia didominasi tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul virus yang telah terdeteksi sejak 1991. Hingga kini, Indonesia belum pernah melaporkan kasus HPS, baik pada manusia maupun tikus.

Ia menjelaskan, HPS umumnya banyak ditemukan di Amerika Selatan dan dalam sejumlah penelitian diketahui dapat menular antarmanusia melalui kontak erat dalam waktu lama. Sementara tipe HFRS yang ditemukan di Asia, termasuk Indonesia, hingga saat ini belum terbukti menular antarmanusia.

Kemenkes mencatat selama periode 2024-2026 terdapat 23 kasus HFRS di Indonesia tanpa temuan tipe HPS. Faktor risiko penularan HFRS disebut berkaitan dengan kontak langsung dengan tikus atau celurut, baik melalui gigitan, urin, feses, maupun debu yang terkontaminasi.

Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi di antaranya petugas kebersihan, petani, serta masyarakat yang beraktivitas di area rawan tikus atau wilayah terdampak banjir.
Baca Selengkapnya di
Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2026/05/11/19170911/kemenkes-sebut-hantavirus-di-indonesia-berbeda-dengan-di-kapal-pesiar-mv

11/05/2026

Suasana malam di Pasar Karangdinoyo Kepung Kabupaten Kediri

LSM Saroja melaporkan dugaan korupsi di RSUD Kilisuci ke Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Senin (11/5/2026). Laporan terseb...
11/05/2026

LSM Saroja melaporkan dugaan korupsi di RSUD Kilisuci ke Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Senin (11/5/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan manipulasi anggaran serta penggelembungan dana pengadaan obat-obatan dan alat kesehatan (alkes).

Dewan Pengawas LSM Saroja, Supriyo menyebut kasus ini menjadi langkah awal untuk membongkar pola pengadaan yang dinilai bermasalah di rumah sakit tersebut.

Menurutnya, tata kelola RSUD Kilisuci dianggap tidak efisien meski terus mendapat suntikan dana APBD setiap tahun. Ia menyoroti tingkat hunian rumah sakit yang rendah namun tetap disubsidi tanpa langkah strategis seperti merger atau kerja sama dengan pihak ketiga.

LSM Saroja juga menyoroti pengadaan obat bernilai miliaran rupiah yang diduga menimbulkan pemborosan karena banyak obat kedaluwarsa hingga dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Mereka menduga terdapat praktik mark-up maupun pengadaan yang dipaksakan demi proyek tertentu.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Hadi mengatakan laporan tersebut telah diterima dan akan diteruskan kepada pimpinan untuk dilakukan kajian lebih lanjut.
Baca Selengkapnya di
Sumber : https://memorandum.disway.id/kediri/read/158910/dugaan-korupsi-pengadaan-obat-dan-alkes-rsud-kilisuci-dilaporkan-ke-kejari-kota-kediri/15

11/05/2026

Apa yang kalian kangen dari Kota Pare?

11/05/2026

Jalan satu arah untuk kendaraan roda dua

Address

Jalan Raya Kediri/Pare No. 10, Perdana, Pare, Kec. Pare, Kabupaten Kediri
Kediri
64211

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KAWAN PARE posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category