Pebri Z

Pebri Z Cari teman bukan cari musuh
(1)

Dari jebolan Indosiar, Lesti satu-satunya academia yg dapat hadiah mobil dari juara 1 DA 2014 lalu. Dulu mobil pertama y...
31/12/2025

Dari jebolan Indosiar, Lesti satu-satunya academia yg dapat hadiah mobil dari juara 1 DA 2014 lalu. Dulu mobil pertama yg didapatkan masih digunakannya sampe sekarang. Kini Lesti sudah punya banyak koleksi mobil dari hasil jerih payahnya dan juga hadiah dari sang suami. Masyaallah bunda Lesti 😍

Viral di Makassar...Bayi umur 3 bulanan di tinggal sendirian di Kos saat malam, karna Orang tuanya pergi kerja.Hati ini ...
31/12/2025

Viral di Makassar...
Bayi umur 3 bulanan di tinggal sendirian di Kos saat malam, karna Orang tuanya pergi kerja.

Hati ini terasa sesak membayangkan bayi mungil yang ditinggal sendirian di kos😭 sementara orang tuanya harus pergi bekerja untuk mencukupi kebutuhannya.

Di balik senyum manisnya, ada kesepian yang tak terkatakan. Di balik tangisannya, ada doa agar orang tuanya segera pulang.

Smoga Allah selalu melindungi dan menjaga bayi mungil ini, dan semoga orang tuanya diberi kekuatan dan kesabaran dalam menjalani hidup.

Saat dikunjungi sang bayi seperti kondisi dalam fto

31/12/2025

Amin ya rabbal alamin

Roda perekonomian meningkat

Melly Goslow balas komentar mulan jamela
31/12/2025

Melly Goslow balas komentar mulan jamela

amar Zoni dan dokter Kamelia
31/12/2025

amar Zoni dan dokter Kamelia

Seperti Digigit Ribuan Semut, Dea Bertahan Hidup dalam Rasa Sakit yang Tak Pernah Pergi Namanya Dea. Usianya baru 10 tah...
31/12/2025

Seperti Digigit Ribuan Semut,
Dea Bertahan Hidup dalam Rasa Sakit yang Tak Pernah Pergi Namanya Dea. Usianya baru 10 tahun.Namun tubuh kecilnya sudah terlalu lama mengenal rasa sakit.Sejak usia satu tahun, Dea hidup dengan penyakit kulit langka. Rasa gatalnya bukan gatal biasa. Ia seperti digigit ribuan semut sekaligus—perih, panas, dan menyiksa tanpa henti. Ada hari-hari ketika Dea tak sanggup lagi menahan rasa sakit itu.
Tangannya gemetar, matanya penuh air mata.
Ia merendam tangannya ke air panas, bukan karena ingin bermain,tapi karena rasa perih di kulitnya terasa lebih ringan dibandingkan gatal yang membakar dari dalam. Ibunya, Bu Sukaesih, hanya bisa menangis. Memohon sambil memeluk tubuh kecil itu.
“Bertahan ya, Nak… sebentar lagi ya…
Ibu belum punya uang buat beli obat…”
Ketika air panas menyentuh luka-luka di kulit Dea, kulitnya kembali pecah. Darah merembes.Ibunya melihat bagian tubuh anaknya yang terbuka, memerah, dan sakit—
lalu hanya bisa berbisik dengan suara patah:
“Maafkan Ibu ya, Nak… Ibu belum bisa jadi ibu yang sempurna.”
Kulit Dea mengelupas, kering, pecah-pecah, bahkan menghitam di beberapa bagian.
Sedikit saja tergaruk, luka kembali terbuka.
Setiap hari harus dibersihkan agar tidak infeksi.
Namun rasa sakitnya tak pernah benar-benar pergi. Yang lebih perih dari sakit di tubuhnya…
adalah sakit di hatinya.Teman-temannya menjauh.Sebagian mengejek. Sebagian takut mendekat. Suatu hari Dea menangis di pelukan ibunya dan bertanya pelan:
“Bu… kenapa aku selalu dijauhi?
Mereka bilang wajahku menakutkan… katanya takut tertular. Padahal saat itu kulitku lagi sakit sekali, Bu…”Tidak ada jawaban yang cukup untuk pertanyaan itu.Tidak ada kata yang bisa menghibur anak sekecil itu.Dea sempat merasa lelah. Sempat putus asa. Sepuluh tahun hidup dalam rasa sakit yang sama, tanpa kepastian sembuh.Tapi di balik tubuhnya yang penuh luka,
ada hati yang luar biasa kuat.
Dea tetap sekolah. Tetap belajar. Tetap menghafal Al-Qur’an. Tetap berusaha berprestasi—meski setiap sentuhan pakaian saja bisa membuatnya meringis. Ayahnya hanyalah buruh serabutan.
Penghasilannya sekitar tiga puluh ribu rupiah sehari, itu pun tidak selalu ada.Jangankan untuk pengobatan khusus, untuk makan sehari-hari saja kadang harus saling menguatkan.
Ibunya hanya bisa mengoleskan pelembap seadanya. Bukan karena tidak ingin membawa Dea berobat, tapi karena hidup sering kali memaksa orang memilih bertahan dengan apa yang ada. Setiap hari Dea menahan sakit.
Dan setiap malam, ibunya menahan tangis.
Di dunia yang sering menilai dari luar,
Dea hanya ingin satu hal sederhana:
hidup tanpa rasa sakit… dan diterima seperti anak-anak lain.Semoga Tuhan menjaga Dea. Menguatkan tubuh kecilnya. Menenangkan hatinya. Dan melembutkan hati kita semua—
agar tidak lagi menutup mata pada perjuangan yang tak bersuara.

Guru yang ngechat dan mengeluarkan an@knya dari sekolah dan yang mengintimidasi si ibu tidak klarifikasi dan tidak ada m...
31/12/2025

Guru yang ngechat dan mengeluarkan an@knya dari sekolah dan yang mengintimidasi si ibu tidak klarifikasi dan tidak ada minta maaf.
Mediasi resmi digelar oleh pihak dinas pendidikan,kepemudaan dan olahraga (Dikpora)kabupaten kampar,dipimpin langsung oleh Plt kepala Dikpora kampar Helmi SH didampingi oleh sekretaris Dikpora Zulkifli,Kabid Paud serta dihadiri unsur forkopimpam dan aparat penegak hukkum.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolsek kampar AKP Gian dan orang tua murid beserta suaminya.
Dalam suasana yang mulai mencair,Nurul orang tua murid Paud melati Desa ranah baru,secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak.
ia memgakui bahwa unggahannya dimedia sosial telah memicu kedalahpahaman yang berkembang luas.
Kami ingin permasalahan ini berhenti
disini,

klarifikasi adalah jalan yang terbaik agar tidak menimbulkan konflik baru,tegas AKp adisyah
ia menyampaikan pesan tegas dan mengingatkan bahwa media sosial bukan ruang tanpa hukkum,
Masyarakat jangan mudah terprofokasi gunakan sosial media dengan secara cerdas,beretika dan bertanggung jawab,ujarnya.

Cantiknya Maudy😍
31/12/2025

Cantiknya Maudy😍

Cantika fotoshoot sama calon mertua 🖤
31/12/2025

Cantika fotoshoot sama calon mertua 🖤

Momen Dinner Dewi Persik bersama keluarga dan anak semata Wayangnya Gabriel yang baru saja Lulus Akmil
31/12/2025

Momen Dinner Dewi Persik bersama keluarga dan anak semata Wayangnya Gabriel yang baru saja Lulus Akmil

Ayah Gilang Dirga Meninggal Dunia, Sempat Alami Kritis Akibat Riwayat Jantung: "Almarhum itu kan beberapa tahun yang lal...
31/12/2025

Ayah Gilang Dirga Meninggal Dunia, Sempat Alami Kritis Akibat Riwayat Jantung: "Almarhum itu kan beberapa tahun yang lalu sempat serangan jantung. Sejak itu kondisi tubuhnya melemah" ucap Gilang Dirga.

Address

Kemanggisan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pebri Z posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share