Pojok Kendal

Pojok Kendal Sudut informasi sosial dan budaya di kendal dan sekitarnya

Kendal, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebaran penduduk laki-laki yang berstatus cerai hidup dan cerai mati (duda)...
11/08/2026

Kendal, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebaran penduduk laki-laki yang berstatus cerai hidup dan cerai mati (duda) di Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan data terbaru tahun 2025, rata-rata persentase pria berstatus duda di Jawa Tengah secara keseluruhan berada di angka 4,41 persen.

Meski demikian, sejumlah kabupaten kota mencatatkan angka persentase yang jauh di atas rata-rata provinsi.

Berdasarkan rilis data BPS Jateng, Kabupaten Pati menempati posisi puncak sebagai daerah dengan persentase duda tertinggi.

Persentase wilayah berjuluk Mumbai Van Java tersebut yakni mencapai 6,06 persen pada tahun 2025.

Menyusul persis di bawah Pati, Kabupaten Kendal menempati posisi kedua dengan persentase pria berstatus duda sebesar 5,66%.

Sementara itu, Kabupaten Purbalingga berada di peringkat ketiga dengan angka 5,63%.

Berikut adalah daftar lengkap Top 10 kabupaten kota di Jawa Tengah dengan persentase penduduk laki-laki berstatus duda (cerai hidup dan cerai mati) terbanyak pada tahun 2025:

Pati: 6,06%

Kendal: 5,66%

Purbalingga: 5,63%

Kebumen: 5,51%

Semarang: 5,50%

Purworejo: 5,39%

Klaten: 5,22%

Brebes: 5,17%

Banyumas: 5,02%

Magelang: 4,98%

Kesepuluh daerah di atas secara konsisten menunjukkan angka di atas 4,9 persen. Adapun metrik persentase ini merupakan hasil gabungan dari penduduk laki-laki yang menyandang status cerai karena perpisahan (hidup) maupun karena pasangan meninggal dunia (mati).

Data ini memberikan gambaran langsung terkait dinamika kependudukan dan status sosial perkawinan di wilayah Jawa Tengah saat ini.

10/08/2026

Kendal, Suasana Alun-alun Kendal yang semula dipenuhi ribuan peternak ayam petelur berubah ricuh saat pembagian ayam gratis kepada masyarakat, Senin (10/8/2026).

Ratusan warga saling berebut untuk mendapatkan ayam yang dibagikan peternak. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan hingga sejumlah ibu-ibu dan anak-anak terjepit di tengah kerumunan.

Kericuhan terjadi ketika truk pengangkut ayam mulai memasuki lokasi pembagian. Warga yang telah menunggu sejak pagi langsung berdesakan mendekati kendaraan.

Sebagian bahkan nekat memanjat bak truk dan kandang ayam untuk mengambil unggas sebelum panitia sempat membagikannya secara tertib.

Teriakan warga bercampur suara ayam memenuhi kawasan alun-alun. Petugas keamanan dan panitia beberapa kali berusaha menghalau warga agar mundur dan mengantre, namun tingginya antusiasme membuat massa sulit dikendalikan.

Beberapa orang hampir terjatuh akibat saling dorong, sementara ibu-ibu yang membawa anak harus berusaha keluar dari kepungan kerumunan demi menghindari desakan massa.

Di balik kericuhan itu, tersimpan pesan yang ingin disampaikan ribuan peternak ayam petelur. Sebanyak 1.247 peternak bersama para pekerjanya datang menggunakan 147 kendaraan dengan membawa sekitar 15.000 ekor ayam petelur.

Ayam-ayam tersebut sengaja dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol bahwa peternak rakyat sudah tidak lagi sanggup menanggung tingginya biaya pakan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya memperluas sasaran wajib pajak, salah satunya membidik...
08/08/2026

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya memperluas sasaran wajib pajak, salah satunya membidik penerimaan pajak dari bisnis rumah kontrakan.

Wacana pengenaan pajak rumah kontrakan ini digodok dalam strategi perpajakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebagai upaya menambah pemasukan kas negara.

Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu, Rofyanto Kurniawan, mengatakan pemerintah kini tengah menyasar potensi-potensi penerimaan pajak dari bisnis yang selama ini belum tersentuh.

"Kebijakan tahun 2027 terkait perpajakan, tentunya kita berupaya memperluas basis perpajakan," ujar Rofyanto dalam Konsultasi Publik Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027, dikutip dari KONTAN, Jumat (7/8/2026).

"Sektor-sektor, kelompok yang belum optimal pembayaran pajaknya, ini akan kita optimalkan," tegasnya lagi.

Potensi Pajak Rumah Kontrakan

Salah satu sektor properti yang bisa dipungut pajak, sebut Rofyanto, yaitu bisnis penyewaan rumah yang tentunya menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya.

"Contohnya, kalau misalkan orang punya rumah lebih dari satu, tidak mungkin juga rumahnya itu ditinggali semua. Pasti ada yang disewakan, ada yang dikontrakkan," beber dia. Kendati begitu, Rofyanto tidak menjelaskan lebih jauh bagaimana skema pemungutan pajak rumah kontrakan.

Apakah pungutan pajak sewa menyewa properti itu akan masuk pajak baru atau dikategorikan dalam jenis pajak properti yang sudah ada saat ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada satu angka yang menarik dari potret ketenagakerjaan Indonesia pada Mei 2026. Bukan tingkat pen...
06/08/2026

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada satu angka yang menarik dari potret ketenagakerjaan Indonesia pada Mei 2026. Bukan tingkat pengangguran terbuka yang turun menjadi 4,65 persen, melainkan kenyataan mayoritas masyarakat Indonesia yang bekerja masih menggantungkan hidup pada sektor informal.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dari 148,19 juta penduduk yang bekerja pada Mei 2026, sebanyak 87,88 juta orang atau 59,30 persen merupakan pekerja informal. Sementara pekerja formal berjumlah 60,31 juta orang atau hanya 40,70 persen dari total penduduk bekerja.

Meski proporsi pekerja formal meningkat tipis 0,12 persen poin dibandingkan Februari 2026, struktur pasar kerja Indonesia masih didominasi sektor informal.

Angka tersebut menjadi gambaran bahwa penyerapan tenaga kerja memang terus berlangsung, tetapi sebagian besar masih terjadi pada pekerjaan yang berada di luar hubungan kerja formal. Pada saat yang sama, pasar kerja Indonesia sebenarnya menunjukkan sejumlah indikator yang membaik. Jumlah angkatan kerja mencapai 155,41 juta orang atau bertambah 497.000 orang dibandingkan Februari 2026.

Penduduk yang bekerja juga meningkat menjadi 148,19 juta orang atau bertambah 522.000 orang, sedangkan jumlah pengangguran berkurang menjadi 7,22 juta orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik tipis menjadi 70,57 persen.

Dengan kata lain, lebih banyak penduduk yang masuk ke pasar kerja dan memperoleh pekerjaan. Namun, bertambahnya jumlah orang yang bekerja tidak otomatis mengubah wajah pasar tenaga kerja secara mendasar.

Mayoritas pekerja tetap berada dalam kategori informal.

Wajah pasar kerja Indonesia

BPS menjelaskan, pekerja formal mencakup tenaga kerja yang berstatus berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar, serta buruh, karyawan, atau pegawai. Adapun pekerja informal mencakup mereka yang berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap atau pekerja keluarga, pekerja bebas, hingga pekerja keluarga yang tidak dibayar.

Pembagian tersebut menunjukkan sektor informal tidak hanya identik dengan pedagang kaki lima atau usaha mikro. Di dalamnya juga terdapat pekerja bebas, pelaku usaha kecil, hingga anggota keluarga yang membantu usaha tanpa memperoleh upah.

Perhelatan Acara ILOVE RCTI yang rencananya bakal digelar Sabtu (8/8) sudah siap. Terlihat di Kompleks Stadion Utama Keb...
05/08/2026

Perhelatan Acara ILOVE RCTI yang rencananya bakal digelar Sabtu (8/8) sudah siap. Terlihat di Kompleks Stadion Utama Kebondalem sudah terpasang panggung megah.

Kendal - Keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) berpengaruh signifikan terhadap penurunan warga Kendal yang bekerja ke...
04/08/2026

Kendal - Keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) berpengaruh signifikan terhadap penurunan warga Kendal yang bekerja ke luar negeri. Pasalnya, banyak warga Kendal yang memilih mencari pekerjaan di Kawasan Industri Kendal daripada bekerja ke luar negeri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal, Cici Sulastri mengatakan, jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kendal memang masih nomor dua di Jawa Tengah. Namun, tahun ini ada penurunan yang cukup signifikan.

"Tercatat di semester dua tahun ini, jumlah pekerja migran asal Kendal sebanyak 1.500 orang. Padahal di tahun 2025 kemarin, jumlah pekerja migran asal Kendal mencapai 3.500 orang," ujarnya.

Menurut Cici, keberadaan KIK banyak menyerap tenaga kerja lokal asal Kendal, sehingga minat warga Kendal untuk bekerja ke luar negeri semakin berkurang. Apalagi, ada prioritas untuk pekerja lokal asal Kabupaten Kendal.

"Harapannya, karena peluang kerja di Kendal cukup tinggi. Ada prioritas untuk penyerapan tenaga kerja lokal, agar warga Kendal bisa memanfaatkan peluang ini," ucapnya.

Pegawai fungsional Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah, Fitroh Anggoro mengatakan, ada pengaruh keberadaan KIK terhadap minat warga Kendal bekerja ke luar negeri. "Keberadaan KIK itu ada pengaruhnya terhadap penurunan jumlah PMI Kendal," katanya.

Hal ini bisa dilihat dari data beberapa tahun lalu, jumlah PMI Kendal mencapai 8.000 per tahun. Kemudian, di tahun 2025 terjadi penurunan sekitar 1.500 orang.

03/08/2026

KENDAL , – Naluri menyelamatkan diri menjadi penyelamat bagi Lahudin, warga Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, saat rumahnya dilalap api pada Minggu (2/8/2026) malam.

Korban terbangun dari tidur karena merasakan hawa panas, sebelum akhirnya mendapati kobaran api telah membakar sebagian rumahnya.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu membuat Lahudin bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Sambil berteriak meminta pertolongan, ia membangunkan warga sekitar yang kemudian berdatangan membantu memadamkan api.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono mengatakan, berdasarkan keterangan korban, api sudah membesar ketika korban menyadari adanya kebakaran.

"Korban yang sedang tidur tiba-tiba terbangun karena merasa kepanasan. Saat melihat ke bagian rumah, api sudah membakar sebagian bangunan," ujar AKP Sugiyono, Senin (3/8/2026).

Warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Sukorejo.

Tak lama kemudian, petugas pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan hingga kobaran api berhasil dipadamkan.

Berkat respons cepat warga dan petugas, api tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Meski demikian, sebagian besar bangunan rumah milik Lahudin mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga membakar bangunan rumah. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

AKP Sugiyono mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama kabel dan sambungan yang sudah berusia lama atau mengalami kerusakan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.

Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar.

Badung - Seorang buruh proyek berinisial RO (42) asal Kendal, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah diduga menj...
02/08/2026

Badung - Seorang buruh proyek berinisial RO (42) asal Kendal, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan di depan mess PT Gangga Inti Lautan kawasan Azoria Suluban, Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (31/7/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh pesta minuman keras (miras) yang berujung pada perkelahian antara korban dengan rekan kerjanya berinisial FAI (29), buruh asal Wonosobo, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Sementara laporan kepada aparat diterima sekitar pukul 08.40 Wita setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Menurut kronologi awal, korban dan pelaku bersama sejumlah rekan kerja mengonsumsi minuman keras di depan mess proyek. Dalam kondisi mabuk, keduanya terlibat saling ejek. Keributan kemudian memuncak ketika korban diduga lebih dahulu memukul pelaku.
Pelaku kemudian membalas pukulan hingga keduanya terlibat perkelahian dan bergumul. Setelah korban terjatuh, pelaku meninggalkan lokasi dan kembali ke bedeng tempat tinggalnya.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tertelungkup di antara tiang beton dengan kondisi mengalami sejumlah luka di tubuh. Kedua mata korban tampak lebam dan mengeluarkan darah, hidung diduga patah, serta terdapat bekas pasir di area wajah.
Salah seorang saksi, Roshan, yang merupakan admin PT Gangga Inti Lautan, mengaku sekitar pukul 02.36 Wita terbangun karena mendengar suara keributan dan tangisan dari luar pos jaga.

Karena merasa takut, saksi hanya mengintip dari dalam kamar dan sempat mengambil foto kondisi di luar sebelum kembali beristirahat. Pagi harinya sekitar pukul 07.00 Wita, saat keluar dari kamar, ia melihat seseorang tergeletak dengan posisi wajah menghadap ke bawah.

Saksi lainnya, Hadi (45), mengatakan pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita, dirinya bersama lima orang rekannya, termasuk korban dan pelaku, mengonsumsi minuman keras bersama. Setelah persediaan habis, korban dan pelaku pergi membeli tambahan minuman di warung yang tidak jauh dari lokasi mess.

Keesokan paginya, Hadi mendapat informasi bahwa korban ditemukan tergeletak di area proyek. Ia sempat melihat kondisi korban sebelum petugas datang ke lokasi.
Petugas medis dari Klinik Nusa Medika yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dengan mengecek denyut nadi dan melakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).

Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Petugas medis menyebut korban sudah tidak memiliki denyut nadi, tubuh dalam kondisi kaku, serta hasil pemeriksaan EKG tidak menunjukkan adanya aktivitas jantung.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan berdasarkan keterangan pelaku, peristiwa bermula saat pelaku mengonsumsi minuman keras seorang diri pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita. Tidak lama kemudian korban bersama tiga rekannya datang dan ikut minum hingga menghabiskan satu botol arak sekitar pukul 22.00 Wita.

Korban kemudian mengajak pelaku membeli tambahan dua botol arak menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, pelaku sempat terjatuh karena mabuk dan mengaku diejek oleh korban.

Setelah kembali ke bedeng, keduanya kembali saling mengejek. Menurut pengakuan pelaku, korban tiba-tiba memukul mata kirinya sehingga pelaku membalas. Perkelahian pun terjadi hingga korban terjatuh dalam posisi tengkurap.

“Pelaku mengaku masih sempat memukul korban beberapa kali dari arah belakang sebelum meninggalkan korban dan kembali ke kamarnya untuk beristirahat,” ungkap Kasi Humas di Denpasar Jumat 31 Juli 2026.

Sekitar pukul 12.20 Wita, seluruh rangkaian olah tempat kejadian perkara selesai dilaksanakan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerahuntuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polresta Denpasar. Polisi terus melakukan penyelidikan guna melengkapi proses hukum serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan saksi maupun pelaku.

Berikut adalah rincian harga BBM nonsubsidi dan subsidi Pertamina yang berlaku mulai hari ini, 1 Agustus 2026: Pertamax ...
01/08/2026

Berikut adalah rincian harga BBM nonsubsidi dan subsidi Pertamina yang berlaku mulai hari ini, 1 Agustus 2026:

Pertamax (RON 92): Rp15.950 / liter (Turun dari Rp16.250)

Pertamax Green 95: Rp16.600 / liter (Turun dari Rp17.000)

Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.300 / liter (Turun dari Rp19.300)

Dexlite: Rp19.700 / liter (Tetap / tidak berubah)

Pertamina Dex: Rp21.150 / liter (Tetap / tidak berubah)

Pertalite (Subsidi): Rp10.000 / liter (Tetap / tidak berubah)

Solar Subsidi: Rp6.800 / liter (Tetap / tidak berubah)

Coba Angkanya masih tinggi pasti bakal diklaim 😅Hasil survei SMRC mendapati tingkat kepuasan publik terhadap pemerintaha...
31/07/2026

Coba Angkanya masih tinggi pasti bakal diklaim 😅

Hasil survei SMRC mendapati tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada di angka 51 persen. Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan pemerintahan Prabowo bukan bekerja dalam rangka mencari kepuasan dalam survei.

Puaskah Dengan Kinerja Pemerintah Prabowo-Gibran

Address

Kendal-Ugisor

Telephone

+6281229335462

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pojok Kendal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pojok Kendal:

Shortcuts

Share