Sultrahitz new

Sultrahitz new Ikuti kami dapatkan berita menarik disini

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di pesisir laut belakang OT Cafe, Jalan Madusila, Kelurahan Wundu...
21/08/2026

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di pesisir laut belakang OT Cafe, Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Jenazah ditemukan dalam posisi telungkup di bawah pohon bakau oleh karyawan OT Cafe, Ahmad Anwari (49).

Kaposlek KP3 Kendari, Iptu Tujianto Saudi, membenarkan penemuan tersebut. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membengkak dan mengenakan celana pendek serta kaos berwarna hijau. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik cafe sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.

Polisi langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi dan meminta keterangan saksi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan medis dan visum et repertum. Hingga kini, identitas korban dan penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan kepolisian.


20/08/2026

Sebanyak 13 mahasiswa penerima Beasiswa Prestasi hasil kerja sama Putera Sampoerna Foundation (PSF) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta perhatian Gubernur Sultra terkait ketidakpastian keberlanjutan pembiayaan pendidikan mereka di Sampoerna University.

Dari 13 mahasiswa tersebut, tujuh orang memperoleh pembiayaan dari Putera Sampoerna Foundation, sementara enam lainnya pembiayaannya berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Persoalan ini bermula dari biaya pendidikan mahasiswa angkatan 2025 yang terlebih dahulu ditalangi oleh PSF. Namun, menurut para mahasiswa, biaya tersebut belum dibayarkan kembali oleh Pemprov Sultra sejak November 2025.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan ketidakpastian terhadap keberlanjutan kerja sama, yang turut berdampak pada pembiayaan mahasiswa angkatan 2023, 2024, dan 2025.

Sejak Juli 2026, mahasiswa bersama orang tua mengaku telah berupaya mencari kepastian melalui sejumlah pihak di lingkungan Pemprov Sultra. Mereka telah mengikuti proses dengan Inspektorat, berkomunikasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat, mengajukan audiensi kepada Gubernur Sultra, hingga dua kali bertemu dengan Sekretaris Daerah Sultra.

Namun, hingga Kamis (20/8/2026), mereka mengaku belum memperoleh keputusan resmi mengenai keberlanjutan beasiswa dan studi.

Sementara itu, perkuliahan semester ganjil di Sampoerna University dijadwalkan dimulai pada 26 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat para mahasiswa berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar proses pendidikan mereka tidak terhenti.

Para mahasiswa pun menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Sultra agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan solusi.

“Kami hanya ingin mendapatkan kepastian dan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan yang telah kami perjuangkan. Kami berharap suara kami dapat didengar,” ungkap para mahasiswa dalam video yang disampaikan kepada publik.

Mereka berharap Pemprov Sultra dapat segera mengambil langkah penyelesaian terkait persoalan ini.

Warga dihebohkan dengan penemuan dua pemuda dalam kondisi meninggal dunia di dua lokasi berbeda di Kabupaten Wakatobi, S...
20/08/2026

Warga dihebohkan dengan penemuan dua pemuda dalam kondisi meninggal dunia di dua lokasi berbeda di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2026).

Salah satu korban ditemukan di Kelurahan Mandati II, tepatnya di jalan menuju SMAN 2 Wangi-Wangi. Sementara satu korban lainnya ditemukan di wilayah Desa Komala.
Kedua korban diketahui bernama Ezra (22) dan Jeri (20). Ezra ditemukan di sekitar jalan menuju SMAN 2 Wangi-Wangi, sedangkan Jeri ditemukan di Desa Komala.

Kasat Reskrim Polres Wakatobi, AKP Risman, mengungkapkan dugaan awal, kejadian tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras).

“Jadi dugaan pemicu dari kejadian ini adalah pengaruh mengonsumsi minuman keras (miras) yang berlebihan,” ujar AKP Risman.

Selain pengaruh miras, persoalan perkataan juga diduga menjadi pemicu. Salah satu korban disebut sempat mengeluarkan kalimat yang membuat para terduga pelaku tersinggung.

“Korban diduga memberi makian sehingga pelaku merasa tersinggung dan tidak terima atas perkataan caci makian korban tersebut. Sehingga berujung pada penganiayaan yang dilakukan bersama-sama,” jelasnya, dikutip dari Tribunnews Sultra.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.


19/08/2026

Seorang pria berinisial MA (36) diamankan polisi di kawasan Eks MTQ Kendari, Rabu (19/8/2026). Ia diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang siswi berusia 10 tahun.

MA diamankan Tim URC Buser 77 bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari dan Polsek Mandonga setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut. Polisi masih menangani kasus ini untuk proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Korban yang baru selesai mengikuti lomba diduga dihampiri pelaku, yang kemudian menyentuh bagian wajah, bahu, hingga dada korban. Aksi tersebut terhenti setelah ibu teman korban berteriak meminta pelaku berhenti.

Korban kemudian menceritakan kejadian kepada ibunya hingga pihak keluarga melaporkannya ke polisi. MA selanjutnya diamankan untuk menjalani proses hukum.


Dua pria berinisial M (37) dan R (25) terlibat duel menggunakan senjata tajam (sajam) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut),...
18/08/2026

Dua pria berinisial M (37) dan R (25) terlibat duel menggunakan senjata tajam (sajam) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, Selasa (18/8/2026).

Keduanya diduga terlibat cekcok akibat persoalan asmara setelah M mendapati R berada di kamar kos seorang perempuan berinisial AM di Desa Patowonua, Kecamatan Lasusua.

Cekcok berlanjut hingga M mengejar R yang sedang membonceng AM. Keduanya kemudian terlibat perkelahian di jalur pendakian Dusun Balimbing, Desa Rantelimbong.

Akibat duel tersebut, M mengalami sejumlah luka, termasuk luka terbuka di kaki dan dada yang harus mendapat jahitan.

Kasi Humas Polres Kolut Aipda Ahmad Saiful membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut motifnya diduga berkaitan dengan hubungan asmara.

18/08/2026

Lomba makan Kantofi, makanan tradisional khas suku Muna, turut memeriahkan perayaan HUT RI di Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna.

Terbuat dari parutan ubi kayu atau singkong yang dibumbui gurih dan dimasak dalam anyaman janur, Kantofi menjadi sajian khas yang ikut mencuri perhatian dalam kemeriahan lomba.


17/08/2026

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berlangsung khidmat di Alun-Alun Kantor Bupati Konsel, Senin (17/8/2026).

Momen menarik terlihat saat Paskibraka Konsel menampilkan formasi khusus bertuliskan “HUT RI” dan angka “81”.

Formasi tersebut menjadi simbol peringatan 81 tahun Kemerdekaan RI sekaligus memperlihatkan kekompakan, kedisiplinan, dan semangat para anggota Paskibraka dalam mengikuti rangkaian upacara.

Penampilan tersebut turut menambah kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Konawe Selatan
Video


17/08/2026

Detik-detik tali pengait bendera terlepas saat upacara HUT ke-81 RI di UHO Kendari, Senin (17/8/2026). Upacara sempat tertunda sebelum akhirnya pengait diperbaiki.


13/08/2026

Seorang pria diduga ODGJ memaksa masuk ke dalam Indomaret hingga terjadi aksi saling dorong dengan pegawai di pintu masuk. Momen tegang tersebut terekam kamera dan videonya beredar di media sosial.

Mungkin inilah salah satu alasan kenapa KMP dibekali pendidikan dan latihan militer jika ktemu situasi random sprti ini😅😂😂


Address

Kendari

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sultrahitz new posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category