17/02/2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto membawa dampak nyata bagi peternak lokal di Nusa Tenggara Timur. Salah satunya dirasakan Benediktus Dalupe, peternak ayam petelur asal Desa Kadi Pada, Kecamatan Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dalam enam bulan terakhir, Benediktus mampu memasok rata-rata 4.000 butir telur per hari ke dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tanamanda. Padahal sebelumnya, ia kerap kesulitan memasarkan telur dengan pembayaran yang tidak menentu.
Kini, dengan populasi 6.000 ekor ayam petelur, ia rutin mengirim hingga 3.600 butir telur per pengiriman, sebanyak tiga kali dalam sepekan. Ia pun berencana meningkatkan populasi ayam hingga 20 ribu ekor agar mampu memproduksi 18 ribu butir telur per hari dan menyuplai lebih banyak dapur MBG.
Menurutnya, kehadiran peternak lokal juga menjamin kualitas telur yang lebih segar bagi anak-anak penerima manfaat di NTT. Selain itu, meningkatnya produksi telur turut mendorong permintaan jagung sebagai pakan utama, sehingga ikut menggerakkan ekonomi petani sekitar dan membuka lapangan kerja di desa.
Program MBG tak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal di daerah.
reposted from .id semua orang