20/02/2026
Real Madrid Sodorkan Bukti Vinicius Jadi Korban Rasis Prestianni ke UEFA
Madrid, 20 Feb 2026 – Real Madrid secara resmi telah menyerahkan semua bukti yang tersedia kepada UEFA seputar dugaan insiden rasis yang menimpa pemain andalan mereka, Vinícius Júnior, dalam laga UEFA Champions League melawan SL Benfica di Lisbon pekan lalu. 
Insiden itu terjadi pada 17 Februari 2026, ketika Vinícius mencetak gol pada menit ke-50 pertandingan dan kemudian dirayakan di hadapan pendukung tuan rumah. Seusai selebrasi, winger Benfica Gianluca Prestianni tampak mendekati Vinícius dan berbicara sambil menutup mulutnya dengan kaos, yang kemudian dilaporkan Vinícius sebagai pelecehan rasis. 
Wasit kemudian menghentikan pertandingan selama hampir 11 menit sesuai dengan protokol anti-rasisme UEFA setelah Vinícius mengaku telah menjadi sasaran hinaan rasial. 
Dalam pernyataan klub, Real Madrid mengatakan bahwa mereka telah berkooperasi sepenuhnya dengan UEFA dan menyerahkan bukti termasuk laporan dan materi lain kepada badan disiplin UEFA untuk membantu penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan perilaku diskriminatif tersebut. 
Klub juga menyatakan terima kasih atas dukungan luas dari komunitas sepak bola global kepada Vinícius, serta menegaskan komitmennya untuk memerangi rasisme, kekerasan, dan kebencian baik di dalam maupun di luar lapangan. 
Sementara itu, Prestianni telah membantah tuduhan itu, mengklaim bahwa ia tidak mengeluarkan hinaan rasisme dan bahwa Vinícius salah memahami apa yang dikatakannya. Benfica juga merilis pernyataan mendukung pemain mereka dan menyebut kasus ini sebagai kampanye pencemaran nama baik. 
UEFA sendiri telah resmi membuka penyelidikan melalui Ethics and Disciplinary Inspector, yang akan menilai bukti dan menentukan apakah tindakan disipliner diperlukan terhadap pemain yang bersangkutan. 
Laga leg kedua babak 16 besar antara Real Madrid dan Benfica dijadwalkan akan digelar di Santiago Bernabéu pada pekan depan, dan kasus ini diperkirakan menjadi isu besar menjelang pertandingan tersebut.