05/06/2026
Beredar video perkelahian antara sekelompok oknum anggota TNI dan warga di Lampung. Peristiwa ini terjadi di Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung pada Kamis (4/6/2026) sore.
Dalam video yang beredar, terlihat kedua kelompok saling serang dengan cara baku hantam dengan narasi ada seorang pelajar SMP mengalami luka-luka akibat diduga pemukulan dalam insiden tersebut.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, seorang warga yang melintas menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot nyaring mendapat teguran dari personel TNI yang berada di lokasi.
Teguran tersebut kemudian memicu perselisihan yang berujung keributan antara kedua belah pihak.
"Perangkat desa segera membawa delapan pemuda yang terlibat ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk mendapatkan penanganan medis dan memastikan kondisi kesehatan mereka," tulis Diskominfo Lampung Utara dalam keterangan resminya.
Menyikapi kejadian itu, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis bersama Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Roni Faturohman memfasilitasi mediasi antara warga dan pihak TNI pada Kamis malam.
Pertemuan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Korem 043/Gatam, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pihak yang terlibat dalam insiden. Hasil musyawarah menyepakati penyelesaian persoalan secara damai melalui mekanisme adat dan kekeluargaan.
Kedua pihak juga berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif serta bertanggung jawab terhadap proses pengobatan korban yang mengalami luka. Di sana, Bupati juga mengapresiasi langkah seluruh pihak yang memilih jalur dialog untuk menyelesaikan persoalan dan menjaga keamanan wilayah.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait dugaan pemukulan terhadap warga dalam peristiwa yang terekam video viral tersebut.
Sumber berita: Detikcom