Renungan Diri

Renungan Diri كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُم
Kullu Nafsin Dzaiqotul Mauth

12/08/2026

*بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ*

*_Benarkah Mayit Tersiksa Jika Jasadnya Terkena Air Mata?_*

*_Ustadz. Ahmad Taqiyuddin, Lc_*

Renungan Diri .
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri

12/08/2026

*_Bismillah_*

💞*GANDENG TANGAN NYA MENUJU SURGA✨*

*_Rumah tangga bukan sekadar perjalanan menuju kebahagiaan dunia, tetapi perjalanan panjang menuju surga. Seorang suami yang benar-benar mencintai istrinya tidak hanya berusaha membahagiakannya di dunia, tetapi juga menggandeng tangannya menuju ridha Allah. Ia mengajarkan tauhid, mengajak shalat, menuntun kepada ilmu, menasihati dengan kelembutan, serta menjadi teladan dalam ketakwaan. `Sebab keberhasilan seorang suami bukan hanya ketika mampu membangun rumah yang megah, tetapi ketika mampu membangun keluarga yang taat kepada Allah.`_*

*_Di hari ketika setiap manusia dimintai pertanggungjawaban, seorang suami akan ditanya tentang kepemimpinannya. Rasulullah ﷺ bersabda,_*
> ""Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.""* (HR. Bukhari dan Muslim).

*_Karena itu, jangan sampai seorang suami lalai hingga istrinya menuntut hak-haknya di hadapan Allah akibat kezaliman atau kelalaiannya. Sebaliknya, berbahagialah suami yang membimbing istrinya dalam ketaatan, karena keluarga yang saling menolong dalam ibadah memiliki harapan besar untuk dikumpulkan kembali dalam surga dengan rahmat Allah._*

Simak kajian selengkapnya dengan judul,
""Gandeng Tangannya Menuju Pintu Surga""

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri

--------------------

*BISMILLAH**SEBUAH RENUNGAN NASEHAT*Sama-sama masak, yang satu niat masak ingin melayani suami dan yang satu niat memasa...
11/08/2026

*BISMILLAH*

*SEBUAH RENUNGAN NASEHAT*

Sama-sama masak, yang satu niat masak ingin melayani suami dan yang satu niat memasak hanya sekedar mengolah bahan makanan, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama jalan, yang satu niat jalan ke masjid sholat berjamaah dan yang satu niat jalan ke Mall cuci mata, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama berhijab, yang satu niat berhijab menutupi auratnya dan yang satu niat berhijab karena ngikuti style dan fashion, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama bekerja, yang satu niat bekerja untuk keluarga dan mencari yg halal dan yang satu niat bekerja untuk senang2 dan yang penting dapat duit, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama bangun malam, yang satu niat bangun malam untuk shalat tahajud dan yang satu niat bangun malam nonton bola, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama makan, yang satu niat makan sahur untuk puasa dan yang satu niat makan karena lapar untuk mengisi perut, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama bertamu, yang satu niat bertamu menyambung silaturahim dan yang satu niat bertamu sekedar main, Maka pahalanya pun berbeda.

Sama-sama menggunakan sosial media, yang satu niat dakwah, share kebaikan, mencari kebaikan dan yang satu niat ingin viral, cari followers, buat hiburan, maka pahalanya pun berbeda.

Oleh karena itulah, mengapa pentingnya kita niat dan senantiasa berusaha meluruskan niat untuk ibadah.

Sebab pahala yang kita kerjakan itu juga tergantung dari bagaimana niat kita.

Maka seorang muslim yang cerdas ia pasti enggan melewati segala sesuatu yang ia kerjakan berlalu begitu saja dengan sia-sia tanpa niat yang bernilai ibadah dan pahala, sekalipun itu hanya sekedar menyingkirkan batu di pinggir jalan.

Sebagaimana hal ini Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Amal itu tergantung kepada niat, dan setiap orang akan mendapatkan pahala sesuai niatnya.” (HR. Bukhari)

Begitu p**a Ibnul Mubarak rahimahullah berkata,

رب عمل صغير تعظمه النية، ورب عمل كبير تصغره النية

“Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar (pahalanya) karena sebab niat. Dan betapa banyak amalan yang besar menjadi kecil (pahalanya) karena sebab niat.” (Al-Jami’ Ulum wal Hikam)

Untuk itu mari biasakan diri dalam beraktifitas niatkan sebagai ibadah dan mencari keridhoan Allah, Bukan hanya sekedar beraktifitas sebagai rutinitas atau mencari kesenangan, pujian dan perhatian manusia.

Semoga dengan demikian apa yang kita kerjakan menjadi bernilai ibadah dan dapat mengantarkan pahala dari Allah Ta'ala, Bukan hanya sekedar sebuah rutinitas atau aktifitas yang biasa-biasa saja tanpa bernilai pahala.

✍ Habibie Quote, 26 Juni 2020

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

11/08/2026

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ
*Seseorang akan mati di atas kebiasaannya*

Ustadz DR. Firanda Andirja Lc MA hafidzahullah ta'ala

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

11/08/2026

NASEHAT AGAMA
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Amalan Agar Dosa Orang Tua Yg Telah Meninggal Diampuni Oleh Allah Subhana Wa Ta'ala

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang
@

11/08/2026

بسم الله الرحمن الرحيم

🍂 *Ketahuilah! Dunia Ini Tidak Bersahabat Dengan Siapapun !!*

Segala kesenangan di sini akan sirna, dan setiap kesulitan pun pasti ada ujungnya.

Allah menciptakan mati dan hidup untuk menguji siapa yang paling baik amalnya.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ »

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim no. 2392)

Dunia tidak bersahabat karena ia adalah "negeri ujian" yang fana, yang menuntut manusia untuk terus beramal dan tidak tertipu oleh perhiasannya.

Ustadz Syafiq Riza Basalamah hafizhahullah

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

11/08/2026

🌸 بسم الله.......

🌾 *TABUNG GAS 3 KG UNTUK ORANG MISKIN ORANG KAYA TIDAK BOLEH MENGGANGGUNAKANNYA*
https://t.me/mengenalsunnahs

✍️ بارك الله فيكم

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

11/08/2026

*☘️UJIAN ANGGAP HANYA Hitungan JARI, SEDANGKAN NIKMAT BESARKAN......*

*🎙️Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah*

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

06/08/2026

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🍂” BANYAK ANAK YANG MENANGIS DI MAKAM IBUNYA

🎙️Ustadz Abdurahman Zaher حفظه الله تعاليٰ_

Bukan karena kehilangan, tetapi karena menyesal belum sempat membahagiakannya.

Banyak yang baru menyadari betapa berharganya seorang ibu setelah beliau tiada.

Bukan karena rasa kehilangan itu hilang saat masih ada, tetapi karena sering kali kita menunda untuk membahagiakannya.

Masihkah ibu kita ada hari ini..?
Jika iya, jangan tunggu waktu yang tepat untuk berbakti. Telepon beliau, tanyakan kabarnya,

luangkan waktu, dan doakan kebaikannya.
Karena penyesalan selalu datang terlambat.

Semoga Allah menjaga orang tua kita yang masih hidup dan mengampuni serta merahmati mereka yang telah mendahului kita.

Renungan Diri
Muhasabah_Diri
Pengingat Diri
semua orang

*BISMILLAH**SEBUAH RENUNGAN NASEHAT*Dengan cara yang haram atau cara yang halal, tetap saja jatah rezekimu tak akan bisa...
06/08/2026

*BISMILLAH*

*SEBUAH RENUNGAN NASEHAT*

Dengan cara yang haram atau cara yang halal, tetap saja jatah rezekimu tak akan bisa bertambah.

Dengan cara yang haram atau cara yang halal, tetap saja jatah rezekimu sesuai dengan apa yang Allah tetapkan.

Maka hendaknya kita beratawakal kepada Allah dan menempuh jalan yg baik dalam mencari rezeki.

Jangan sampai hanya secuil nikmat dunia, kemudian kita rela menukarkan dengan penderitaan dan kesedihan yg tiada tara di kehidupan akhirat.

Ingatlah, kita hidup di dunia hanya sebentar rata² hanya sampai 60-80 tahun, namun pertanggung jawabannya di akhirat hingga ribuan tahun.

Lantas mengapa kita sampai rela meninggalkan shalat, berbuat aniayaya, menipu, korupsi, mencuri, memakan riba dan mendzalimi hak orang lain ?

Padahal sudah jelas hakikat dunia..

Meski seindah dan semegah apapun kehidupannya, pada akhirnya tetap akan kita tinggalkan cepat atau lambat.

Meski dengan sekuat tenaga dan berusaha keras kita untuk menggenggam dan mengejarnya, tetap saja semua akan berakhir dan rusak.

Dan tidak kah kita senantiasa mengingat, bahwa akan ada hari-hari berat di hadapan kita setelah ini..

Hari dimana tentang sakitnya sakaratul maut.
Hari dimana tentang sempit dan ngerinya azab kubur.
Hari dimana tentang terik dan panasnya padang mahsar.
Hari dimana tetang panjangnya hisab.
Hari dimana tentang menerima catatan amal dari sebelah kiri atau kanan.
Hari dimana tentang licin, tajam, dan gelapnya jembatan shirat.
Hari dimana tentang perih, pedih, tangis dan sakitnya siksa neraka.

Ya Allah, jika hari ini diatara kami masih ada yg memakan harta haram, riba, menipu dan berbuat dzalim, maka beri kesampat ia untuk bertaubat,

Ampunilah kami, berikan hidayah kepada kami, cukupi kami dengan yang halal serta perbaikilah keadaan negeri kami..

*

✍ HabibieQuotes, 11/02/25

# #

Address

Kotamobagu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Renungan Diri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share