05/06/2025
Dapatkah Aku Menggapai Cahaya Itu?
part 2
Pada akhirnya, Ferdi sampai di depan jenazah orangtuanya di rumah sakit. Sepanjang jalan dia membisu, kini tangisnya pecah menangisi kepergian dua orang yang amat berarti dalam hidupnya, yang menjadi tempatnya bersandar dalam s**a maupun dukanya. Tidak ada lagi senyuman yang akan menghiburnya di saat luka, tidak ada lagi penyemangat yang membuatnya lupa akan kata menyerah. semua seakan hilang dalam hidupnya.
"Ibu! Ayah! Mengapa kalian tinggalkan Ferdi sendirian! Ferdi tidak mau sendirian Bu, Ferdi minta maaf kalau pernah membuat ibu dan ayah kecewa dan sedih, tapi jangan tinggalkan Ferdi sendiri seperti ini Yah! Ferdi minta maaf, Ferdi minta ampun kalau Ferdi selalu salah, Ayah bangun! Ibu bangun! Jangan tinggalkan Ferdii! "
Setelah melepaskan emosi dan kesedihannya Ferdi pingsan di tempat. Semua orang yang ada di ruangan itu langsung cemas dan menghampiri Ferdi, kemudian menggendong Ferdi ke atas kasur rawat yang kosong. Dokter datang dan langsung memeriksa kondisi Ferdi.
Tidak sedikit orang yang menyaksikan, karena kondisi orang tuanya yang sangat kritis saat di larikan ke rumah sakit, dan sesampainya di rumah sakit, orangtuanya sudah menghembuskan nafas terakhir. Banyak yang merasa iba terhadap Ferdi, karena masih SMP sudah menjadi anak yatim piatu.
Lima menit berlalu Ferdi masih juga pingsan, seakan jiwanya menolak untuk bangun segera. Semua yang di sana semakin cemas karena Ferdi tidak kunjung sadar.
"Ferdi bangun nak! Jangan seperti ini nak, kamu anak yang kuat ayo bangun nak"
Sambil mendekatkan bawang putih di hidungnya Ferdi, semua orang berharap Ferdi cepat sadar. Tidak lama kemudian Ferdi mulai terbangun dari pingsannya.
"Ibuu! Ayaah! Ferdi nggk mau kalian tinggalkan! Ferdi mau ikut ibu sama ayah, Ferdi nggk punya siapa-siapa lagi bu, Ferdi nggk mau sendirian! eng..eng..eng" tangisannya kembali pecah setelah sadar
Ayo bergabung dan subscribe buku Dapatkah Aku Menggapai Cahaya Itu? agar selalu mendapatkan informasi update terbaru di buku ini dan lihat hasil karya lainnya dari SSb_Salma di aplikasi KBM.