03/01/2026
CSR Indomaret Masuk Seruyan, 250 Balita Terima Paket Nutrisi di Tengah Ancaman Stunting
Kabupaten Seruyan β Upaya penanganan stunting di Kabupaten Seruyan kembali mendapat suntikan dukungan dari sektor swasta. Sebanyak 250 balita menerima paket nutrisi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret Peduli, bekerja sama dengan HealthyWay Kids dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Selasa (31/12/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Halaman Indomaret A. Yani 5 Seruyan, Desa Kuala Pembuang Satu, Kecamatan Seruyan Hilir. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Perdagangan, UMKM, hingga perwakilan Indomaret.
Sekretaris Camat Seruyan Hilir, Ali Rahman, menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya Kabupaten Seruyan sebagai salah satu dari 20 kabupaten/kota di Indonesia penerima program CSR tersebut. Namun, ia menekankan bahwa bantuan nutrisi tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolik semata.
βBantuan ini harus tepat sasaran dan terintegrasi dengan program kesehatan daerah. Kami menempatkannya sebagai bagian dari upaya penanganan stunting, bukan sekadar kegiatan seremonial,β tegas Ali.
Dari pihak perusahaan, Deputy Branch Manager Indomaret Banjarmasin, Mulus Agung Perbawa, menjelaskan bahwa secara nasional Indomaret menyalurkan 5.000 paket nutrisi melalui CSR Peduli 2025. Untuk Kabupaten Seruyan sendiri, dialokasikan 250 paket nutrisi.
βIni bentuk kepedulian Indomaret terhadap kesehatan anak dan dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045. Kami berharap bantuan ini memberi dampak nyata bagi tumbuh kembang balita,β tutur Agung
Paket nutrisi yang dibagikan terdiri dari beras 5 kilogram, telur, gula, dan susu HealthyWay Kids, dengan pendataan penerima dilakukan melalui koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan.
Namun demikian, di tengah distribusi bantuan ini, muncul catatan penting terkait skala dan keberlanjutan program. Dengan jumlah penerima yang masih terbatas dibandingkan potensi jumlah balita berisiko stunting di Seruyan, publik menilai diperlukan pengawasan ketat, evaluasi berkala, serta transparansi data penerima, agar program CSR benar-benar berdampak