21/12/2025
Tak Sekadar Jogol, Dandim 0615/Kuningan Satukan Pejabat dan Petarung hingga 39 Partai di GOSB Ewangga
KUNINGAN, BK).,–
Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.IP., M.Sc., M.Si, menggelar kegiatan Jogol (Jogging Olahraga Bersama) yang dirangkai dengan event pertarungan Boxing dan Kickboxing, di Gedung Olahraga, Seni, dan Budaya (GOSB) Ewangga, Kabupaten Kuningan, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan yang diikuti 76 peserta dari total 80 undangan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si, serta Pgs Kasdim 0615/Kuningan Kapten Kav Suharto. Turut hadir Ketua Siliwangi Fighter Camp Kuningan Dr. Ukas Suharfa Putra, M.P, Pimpinan Cabang BRI Kuningan Selamet Riadi, Ketua Pelaksana Diki Mahardika, M.Si, serta promotor dari Bali, Fadim Petrof.
Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, mengatakan bahwa kegiatan Jogol yang dipadukan dengan pertandingan bela diri ini menjadi sarana strategis untuk mempererat kebersamaan lintas sektor sekaligus mendorong pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Kuningan.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Hafda Prima Agung.
Ia menambahkan, olahraga bela diri seperti boxing dan kickboxing memiliki potensi besar untuk dikembangkan apabila didukung secara berkelanjutan dan dikelola secara profesional.
“Kami berharap event seperti ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di Kuningan,” imbuhnya.
Ajang pertarungan Boxing dan Kickboxing tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 22.05 WIB dengan total 39 partai, mempertandingkan atlet dari berbagai kelas berat mulai Under 48 kilogram hingga Under 86 kilogram, menggunakan sistem Red Corner vs Blue Corner. Selama pelaksanaan, acara juga diselingi opening ceremony, waktu istirahat, serta hiburan musik guna menjaga antusiasme penonton.
Pada sesi pagi hingga menjelang siang, pertandingan didominasi cabang boxing, khususnya kelas Under 63 kilogram hingga Under 67 kilogram. Laga pembuka yang menyedot perhatian penonton di antaranya mempertemukan Satria Rasya Wardhana (Doom) melawan Rafi Am Abdullah, serta Rizki Anugrah Agung (Codet) menghadapi Erfan Tedi Kusumah (Welung).
Opening ceremony digelar pada pukul 10.00–10.40 WIB sebagai penanda resmi dimulainya event. Setelah itu, pertandingan kembali berlanjut dengan kombinasi boxing dan kickboxing, menampilkan petarung dengan julukan kuat seperti Leonardus Limbong (Limbong), Lionid Harns Antheas (Little Psychoo), dan Fahd Hamdan (The Leopard).
Memasuki sesi siang hingga sore, yang menjadi sesi terpanjang, pertandingan didominasi kelas berat menengah hingga berat, mulai Under 51 kilogram sampai Under 71 kilogram. Sejumlah petarung dengan julukan khas turut tampil, di antaranya Ande Andaka (Dislaw The Tank), Dimas Rantyo Dzikriawan (Masbom), Restu Maulana (Restu The Mauler), serta Noval Aditia (The Peacemaker).
Sementara itu, sesi malam menjadi puncak acara dengan partai pamungkas yang memadukan boxing dan kickboxing. Nama-nama dengan julukan populer dan atraktif tampil memikat, seperti Danan Jaya Widhiatmo Putro (The Had Hunter), Rizkyaditya (Dit Whittaker), Hairal Billy Yakhshi (The Spicy Boy), Muhammad Rayan Fauzan (Borayann), hingga duel Faisal Fude (Bad Bunny) menghadapi Prabu.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menilai event olahraga bela diri ini memiliki dampak positif bagi pembinaan generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan semangat berprestasi bagi anak-anak muda Kuningan,” kata Bupati.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Diki Mahardika menyebut antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga bela diri memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat.
“Responsnya sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting untuk menghadirkan event yang lebih besar dan lebih profesional ke depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Jogol dan event Boxing–Kickboxing ini, Kodim 0615/Kuningan berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan insan olahraga dapat terus terjaga serta membawa kemajuan bagi olahraga prestasi di Kabupaten Kuningan.
Apip/BK