Bukan Kelas Online

Bukan Kelas Online Media Informasi dan Edukasi

04/11/2025

Teknologi AI Menurut Jensen Huang Yang Memiliki Kekayaan Rp2000 Triliun

Video ini berisi obrolan santai antara Najwa Shihab dan Jensen Huang (CEO Nvidia) sambil menikmati makanan kaki lima di kawasan Blok M, Jakarta. Mereka membahas secara mendalam tentang Artificial Intelligence (AI) dan dampaknya bagi masyarakat.

Berikut adalah beberapa poin utama yang dibahas dalam video tersebut:

AI untuk Usaha Kecil: Najwa bertanya bagaimana AI bisa membantu pedagang kaki lima [07:17]. Jensen menjelaskan bahwa AI mendemokratisasi akses terhadap pengetahuan [08:27]. Para pedagang bisa menggunakan AI di ponsel mereka untuk bertanya apa saja, seakan memiliki tutor yang tahu segalanya [09:23], misalnya untuk mencari ide resep baru [08:03] atau mendapatkan saran bisnis [09:50].

AI Menutup Kesenjangan Teknologi: Jensen berpendapat bahwa AI akan menutup "kesenjangan teknologi" [14:04]. Di masa depan, kebanyakan orang tidak perlu lagi belajar coding atau ilmu komputer [15:01], [17:09], karena mereka bisa langsung berinteraksi dengan AI menggunakan bahasa sehari-hari.

Keterampilan di Era AI: Sebagai ganti coding, keterampilan yang paling penting di masa depan adalah kemampuan untuk bertanya dan memberi perintah kepada AI secara efektif (disebut "prompting") [15:36]. Meski begitu, Jensen menekankan bahwa ilmu dasar seperti matematika, sains, logika, dan sejarah tetap penting sebagai fondasi untuk tahu apa yang harus ditanyakan kepada AI [16:09].

Jangan Takut pada AI: Mereka juga membahas ketakutan orang terhadap AI [12:24]. Jensen membandingkannya dengan internet di masa-masa awal, yang awalnya juga ditakuti namun kini digunakan semua orang [13:14]. Menurutnya, AI harus dibangun dengan bertanggung jawab [12:58], namun orang harus berani memanfaatkannya.

Menjadi "Manusia Super": Poin utama Jensen adalah AI adalah alat untuk membuat manusia menjadi "manusia super" (superhuman) [20:52]. Ia menganalogikannya seperti mobil yang membuat manusia bisa bergerak jauh lebih cepat dari kuda [18:02]. AI adalah mitra yang dapat meningkatkan kemampuan manusia [18:19].

AI di Indonesia: Video ini juga menyinggung peluncuran "Indonesia AI" [19:33] dan sebuah AI bernama "Sahabat" yang dibangun di Indonesia, oleh orang Indonesia, dengan bahasa dan budayanya sendiri [19:43].

10/10/2025

Tips Membeli iPhone 17 #1: Persiapan Mental & Finansial (Sebelum Klik "Pre-Order")
1. Pahami Apa yang Baru (Secara Santai): Baca ringkasan fiturnya. Oh, semua model sudah dapat layar ProMotion 120Hz? Keren. Chip A19 Pro dengan RAM 12GB di varian Pro? Oke, catat. Cukup tahu intinya, tak perlu hafal semua istilah marketing.

2. Cek Kondisi iPhone Lamamu: Jika masih berfungsi baik, mungkin biayanya bisa dialokasikan untuk hal lain yang lebih mendesak atau membahagiakan.

3. Stop Membandingkan Diri di Media Sosial: Ingat, teman atau influencer yang pamer iPhone baru mungkin punya kondisi finansial atau prioritas yang berbeda. Fokus pada perjalanan Anda sendiri.

4. Buat Daftar Pro & Kontra: Tuliskan alasan konkret mengapa Anda "harus" upgrade dan alasan mengapa Anda "sebaiknya menunda". Ini membantu berpikir rasional.

5. Tidur yang Cukup: Keputusan besar (dan mahal) sebaiknya tidak dibuat saat lelah atau kurang tidur. Otak yang segar bisa berpikir lebih jernih.

#1

09/10/2025

Tarik Napas, Hembuskan: Hype itu nyata. Sebelum terbawa arus, sadari bahwa ini hanyalah sebuah ponsel, bukan penentu kebahagiaan Anda.
Tanya Diri Sendiri: "Butuh atau Cuma Ingin?" Jujurlah pada diri sendiri. Apakah iPhone lama Anda benar-benar sudah tidak mumpuni, atau Anda hanya tergoda kilau FOMO (Fear of Missing Out)?
Buat "Anggaran iPhone 17" yang Realistis: Lihat harganya. Varian terendah mulai dari Rp 17 jutaan dan tertinggi menembus Rp 43 jutaan. Tentukan batas maksimal yang tidak akan membuat Anda makan mi instan sampai akhir tahun.
Ucapkan dengan Lantang: "Rp 43.999.000": Dengan menyebut harga varian tertinggi (iPhone 17 Pro Max 2TB), Anda bisa menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif. Apakah fitur di harga itu sepadan untuk Anda?
Jangan Gali Lubang Tutup Lubang: Hindari berutang atau menggunakan dana darurat hanya demi status "pengguna iPhone terbaru". Kesehatan finansial lebih penting.

Address

Kuningan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bukan Kelas Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bukan Kelas Online:

Share