Freedom Journalist

Freedom Journalist Mengabarkan Peristiwa, Gaya Hidup, Olahraga, Ekonomi, Politik & Budaya.

16/05/2026
Wakil Gubernur Johni Asadoma Lepas Jemaah Haji Asal NTT Kloter 80 dan 81 Embarkasi Surabaya.Wakil Gubernur Nusa Tenggara...
16/05/2026

Wakil Gubernur Johni Asadoma Lepas Jemaah Haji Asal NTT Kloter 80 dan 81 Embarkasi Surabaya.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Provinsi NTT yang tergabung dalam Kloter 80 dan Kloter 81 Embarkasi Surabaya pada Selasa (12/5/2026), di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Turut Hadir Ketua MUI NTT Muhammad Wongso, Anggota DPRD Provinsi NTT Mohammad Ansor, Plt. Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, Haji Hasan Manuk, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur Moh. As’adul Anam, Plt. Karo Pemerintahan Setda Provinsi NTT Petrus Seran Tahuk.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para jemaah untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa momentum pelepasan jemaah haji bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi para jemaah dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTT.

Sebanyak 483 jemaah haji asal NTT diberangkatkan tahun ini, terdiri dari 376 jemaah pada Kloter 80 dan 107 jemaah pada Kloter 81. Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah untuk menunaikan rukun Islam kelima.

“Kesempatan ini merupakan anugerah besar yang patut disyukuri. Tidak semua orang yang memiliki keinginan dan kemampuan dapat langsung berangkat ke Tanah Suci. Banyak yang harus menunggu bertahun-tahun. Karena itu, keberangkatan ini adalah bukti bahwa Allah telah memilih Bapak dan Ibu sekalian untuk memenuhi panggilan-Nya,” ujar Wakil Gubernur NTT.

Wagub Johni juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan fisik, mental, kesabaran, dan keikhlasan. Menurutnya, ibadah haji mengajarkan nilai kesetaraan, persaudaraan, pengorbanan, serta kepatuhan kepada Allah SWT.

Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat ibadah dengan tulus, memelihara kesehatan selama berada di Tanah Suci, menjaga kekompakan antar sesama jemaah, serta mematuhi arahan petugas dan pembimbing ibadah haji. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga nama baik NTT dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menegaskan bahwa NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki semangat toleransi dan kerukunan yang kuat. Keberangkatan jemaah haji, menurutnya, menjadi salah satu cerminan kehidupan masyarakat NTT yang harmonis dalam keberagaman agama, budaya, dan suku.

“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen menjaga harmoni sosial dan memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan penuh penghormatan,” katanya.

Wakil Gubernur juga mengapresiasi Kakanwil kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur dalam memfasilitasi keberangkatan para jemaah haji hingga berjalan dengan baik. Johni juga menitipkan pesan kepada seluruh petugas haji agar memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah, terutama jemaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan perhatian khusus. Ia berharap seluruh proses pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

“Semoga sepulang dari Tanah Suci nanti, para jemaah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, rendah hati, peduli kepada sesama, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

1.061 KDKMP Diresmikan, Presiden Prabowo Siapkan Gudang dan Kredit Murah di Desa.Presiden Republik Indonesia Prabowo Sub...
16/05/2026

1.061 KDKMP Diresmikan, Presiden Prabowo Siapkan Gudang dan Kredit Murah di Desa.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) dengan target memperkuat rantai distribusi pangan, pembiayaan rakyat, hingga perputaran ekonomi desa di seluruh Indonesia.

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), peluncuran nasional itu diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, yang dihadiri Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Wakil Ketua DPRD NTT Fernando Soares, Bupati Kupang Yosef Lede, serta jajaran Forkopimda.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebut operasionalisasi KDKMP tersebut sebagai tonggak penting pembangunan ekonomi nasional karena pemerintah berhasil membangun lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gudang, armada distribusi, sistem logistik, dan layanan masyarakat dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Hari ini penting. Kita membangun dan mengoperasionalkan 1.061 KDKMP dengan gudang, sistem logistik, kendaraan operasional, dan petugasnya dalam waktu kurang dari satu tahun,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan pemerintah semula menyiapkan sekitar 1.300 KDKMP untuk diresmikan, namun diputuskan 1.061 unit yang lebih siap beroperasi penuh. Presiden juga mengungkapkan, secara fisik saat ini sudah tersedia lebih dari 9.000 gedung dan gudang KDKMP yang telah siap digunakan.

Menurut Prabowo, percepatan pembangunan KDKMP tersebut menunjukkan kemampuan pemerintah menjalankan program ekonomi skala besar dalam waktu singkat. Ia menilai Indonesia selama ini terlalu sering dipandang lemah, termasuk oleh bangsanya sendiri.

“Bangsa Indonesia terlalu lama dianggap remeh. Kita sering tidak percaya pada kemampuan sendiri dan lebih kagum pada yang berasal dari luar,” ujarnya.

Presiden kemudian mengaitkan keberadaan KDKMP dengan strategi ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan pemerintah berhasil mempercepat target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun menjadi satu tahun.

“Saya minta swasembada pangan empat tahun, ternyata bisa dipercepat dalam satu tahun,” katanya.

Ia menegaskan pangan bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi persoalan hidup dan mati bangsa. Karena itu, pemerintah memprioritaskan stabilitas produksi dan distribusi pangan nasional di tengah ancaman krisis global.

Prabowo mengungkapkan saat ini sejumlah negara mulai meminta pasokan beras dari Indonesia setelah beberapa negara produsen besar menghentikan ekspor pangan mereka. Namun ia menekankan kepentingan rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas.

“Kalau mereka butuh kita bantu, tapi rakyat kita harus aman dulu. Jangan sampai petani kita jadi korban,” ujarnya.

Selain memperkuat distribusi pangan, Presiden menyebut KDKMP disiapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Koperasi akan dilengkapi layanan sembako, pupuk bersubsidi, distribusi gas LPG, kredit murah, apotek, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

Menurutnya, model tersebut akan memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi hambatan utama ekonomi desa.

“Masalah petani dari dulu sama, pupuk, modal, dan akses pasar. Banyak hasil panen bagus tapi tidak bisa dijual karena akses distribusi sulit. Dengan koperasi ini desa punya truk sendiri, pick up sendiri, sehingga hasil panen bisa langsung dibawa ke pasar,” kata Presiden.

Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya akan memperkuat perputaran ekonomi desa jika terintegrasi dengan koperasi Merah Putih. Ia menyebut dana ratusan triliun rupiah nantinya akan beredar langsung di desa melalui pembelian bahan pangan dari masyarakat lokal.

“Yang tanam bawang bisa jual, yang ternak lele bisa jual, yang produksi telur bisa hidup. Uangnya berputar di desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyoroti persoalan integritas aparat dan pengelola program pemerintah. Ia menegaskan akan menindak pejabat yang menyalahgunakan kewenangan atau mengambil keuntungan dari program kerakyatan.

“Yang melanggar dan menyimpang akan kita bersihkan. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Prabowo juga mengumumkan penurunan bunga kredit ultra mikro bagi masyarakat kecil menjadi di bawah 10 persen. Kebijakan itu, menurutnya, dibuat agar pelaku usaha kecil di desa memperoleh akses pembiayaan yang lebih adil.

“Masa pengusaha besar dapat bunga rendah, sementara emak-emak di kampung dapat bunga 24 persen. Itu tidak benar,” katanya.

Menurut Presiden, pada Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 20.000-30.000 koperasi desa selesai dibangun. Ini bagian dari ambisi Indonesia membangun 80.000 koperasi desa, kelurahan, dan nelayan.

“Saya kira jarang ada negara yang bisa membangun puluhan ribu koperasi dalam satu tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan pemerintah daerah mulai mempercepat kesiapan operasional KDKMP di seluruh kabupaten/kota di NTT. Hingga saat ini, tercatat 72 KDKMP sudah siap beroperasi.

“Untuk NTT sudah ada 72 KDKMP yang siap dioperasikan. Saat ini juga sudah ada 72 gerai yang selesai 100 persen dan diperkirakan akhir Juli nanti bisa mencapai 200 sampai 300 gerai,” kata Melki.

Ia menyebut Kabupaten Timor Tengah Utara menjadi daerah dengan jumlah gerai terbanyak, yakni 39 unit. Seluruh 22 kabupaten/kota di NTT, kata dia, sudah mulai membangun gerai koperasi meski beberapa daerah seperti Rote Ndao dan Sumba Timur masih dalam tahap penyelesaian.

Menurut Melki, KDKMP diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi desa di NTT, terutama dalam mempermudah akses distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan pembiayaan usaha masyarakat.

Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan penunjukan Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan virtual launching nasional menjadi dorongan bagi daerah untuk mempercepat pembangunan koperasi desa.

“Kami berharap launching hari ini menjadi motivasi agar KDKMP yang masih dibangun bisa dipercepat sehingga target Presiden pada Agustus nanti, yaitu 30 ribu koperasi, dapat tercapai,” ujarnya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu program utama pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi berbasis desa, memperpendek rantai distribusi pangan, serta memperluas akses pembiayaan dan layanan dasar masyarakat hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Periode 2026-2028Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang menggelar Seremoni Pelantikan Badan Pengurus Perhimpunan Mahasis...
09/05/2026

Periode 2026-2028

Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang menggelar Seremoni Pelantikan Badan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (PERMASKU) Periode 2026-2028

Kegiatan ini digelar pada Jumat 8 Mei 2026, bertempat di aula Sulamanda, dengan Tema : "Tongkat Estafet Kepemimpinan berpindah, Cinta untuk daerah tak pernah padam" dan Sub Tema : "Kaderisasi berkelanjutan: mencetak pemimpin yang tak lupa akar"

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota, pimpinan OKP se-daratan Timor dan perwakilan dewan pembina periode 2026-2028 yakni Ari Buraen, Felix Tameon, Kris Bani serta para senior/mantan ketua yakni Yosef fobia, melianus alopada, Urbanus, Yunus kuanine

Pada agenda tersebut Ari Buraen dipercayakan untuk mewakili dewan pembina periode 2026-2028 untuk melantik ketua umum perhimpunan mahasiswa kabupaten Kupang periode 2026-2028

Asten Bait, Ketua Umum PERMASKKU Periode 2026-2028, dalam pidato perdananya mengatakan Mahasiswa ada harapan masyarakat kecil yang harus menjadi benteng pertahanan bagi yang lemah

Baginya mahasiswa jangan Hanya belajar dalam ruang akademik namun wajib untuk berkomunikasi nyata kepada masyarakat dengan ide dan gagasan demi membangun daerahnya

Ia juga mengingatkan kepada seluruh perhimpunan mahasiswa kabupaten Kupang untuk selalu memaknai moto organisasi yakni "Nekaf Mese Ansaof Mese Tafena Hit Kuan" yang berarti satu hati satu pikiran satu tujuan membangun daerah untuk terus bermanfaat tidak Hanya untuk diri sendiri dan keluarga tetapi untuk masyarakat kecil

Susunan personalia Badan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (PERMASKKU) Periode 2026-2028
1. Asten Bait (Ketua Umum)
2. Wempi Tateni(Kepala Bidang Organisasi)
3. Yohanes Taimenas (Kepala Bidang Pendidikan)
4. Fridus Utan (Kepala Bidang Aksi Partisipasi)
5. Doni Kainara (Sekretaris Umum)
6. Sanri Kake (Wakil Sekretaris 1)
7. Efendi Humau (Wakil Sekretaris 2)
8.Sanro Betty (Sekretaris Bidang Organisasi)
9.Antonius Humau (Sekretaris Bidang Pendidikan)
10.Demas Utan (Sekretaris Bidang Aksi Partisipasi)
11.Yinsa Nauidjuf (Bendahara Umum)
12. Febrianti Leu (Biro Ekonomi Kreatif)
13. Yenri Tabais (Biro Minat dan Bakat)
14. Yarlet kefan (Biro Pers dan penerbitan)
15.Sry Bait (Biro Kajian isu dan strategi)

Susunan Dewan Pembina Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (PERMASKKU) Periode 2026-2028
1. Felix Tameon, S.Ip
2. Yefta Sabaat, S.Ip.,M.Ip
3.Bhildad Thonak, SH
4. Salomiel Arinus Buraen, S.Pd
5. Yudi lima, SH
6. Angri Diayanto Kofi, AMd.Par.,SH
7. Kris Bani, SH
8. Jeri Manafe, SH
9.Abi Yerusa Sobeukum, S.Ip

Gubernur NTT Tekankan Produktifitas Ekonomi dan Kewirausahaan Untuk Kesejahteraan.Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ema...
08/05/2026

Gubernur NTT Tekankan Produktifitas Ekonomi dan Kewirausahaan Untuk Kesejahteraan.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Seminar Nasional bertema “Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Berdampak” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Widya Mandira Kupang pada Kamis (7/5/2026).

Dalam seminar yang digelar secara virtual tersebut, Gubernur NTT bertindak sebagai keynote speech dengan menegaskan pentingnya membangun ekonomi masyarakat berbasis produktivitas, nilai tambah, dan kolaborasi multipihak guna mempercepat pengentasan kemiskinan di NTT.

Menurut Gubernur Melki, salah satu persoalan mendasar yang dihadapi NTT saat ini adalah rendahnya produktivitas masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan dari luar serta memicu defisit perdagangan yang mencapai Rp51 triliun.

“Kita harus mulai pada menuju pemberdayaan dan peningkatan produktifitas. Kita juga harus berhenti menjual bahan mentah saja dan mulai menghasilkan produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT saat ini berfokus membangun ekonomi masyarakat yang berbasis pada peningkatan produktivitas di berbagai sektor, khususnya pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan sosial. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong peningkatan hasil produksi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan tujuh pilar pembangunan NTT, yakni ekonomi berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan infrastruktur fisik dan digital, kesehatan, pendidikan, reformasi birokrasi dan hukum, serta kolaborasi multipihak. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menggerakkan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya pendekatan ekonomi restoratif berbasis desa melalui penguatan ekosistem produksi, pengolahan, pemasaran, hingga akses pembiayaan. Ia menilai selama ini hasil produksi masyarakat di desa belum terkoneksi dengan baik ke pasar sehingga potensi ekonomi lokal belum berkembang maksimal.

“Yang dibutuhkan bukan sekadar program, tetapi ekosistem ekonomi yang terintegrasi dari desa ke pasar,” jelasnya.

Selain itu, Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi NTT juga mengembangkan program One School One Product melalui penguatan produksi karya siswa SMA dan SMK yang dipasarkan melalui NTT Mart. Produk yang dihasilkan meliputi kuliner, kriya, hingga teknologi tepat guna.

Kepada mahasiswa, Gubernur mengajak agar terus mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Ia menekankan pentingnya membangun ekonomi rakyat berbasis potensi lokal serta memperkuat kewirausahaan sosial di berbagai bidang. “Saya mengajak kita semua untuk tidak hanya berpikir ‘saya ada’, tetapi ‘saya berproduksi maka saya ada’. Produksi apa saja yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui seminar tersebut, Gubernur NTT berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat dalam membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Wali Kota Kupang Lepas 159 Calon Jamaah Haji.Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 159 calon jama...
08/05/2026

Wali Kota Kupang Lepas 159 Calon Jamaah Haji.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 159 calon jamaah haji asal Kota Kupang tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (8/5). Pelepasan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan, dihadiri unsur Forkopimda, Ketua FKUB Kota Kupang, Ketua MUI Kota Kupang, tokoh lintas agama, pimpinan perangkat daerah, para camat dan lurah, serta keluarga jamaah.

dr. Christian Widodo mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan iman yang tidak semua orang dapatkan dengan mudah. Ia menyebut banyak calon jamaah yang harus menunggu hingga belasan tahun untuk bisa berangkat. “Ini bukan hanya perjalanan dari Kupang menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan hati. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Ada yang menunggu sampai 13 tahun. Karena itu syukuri kesempatan ini dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada umat Muslim Kota Kupang atas kontribusi mereka dalam perjalanan panjang pembangunan Kota Kupang selama 140 tahun. “Kota Kupang seperti hari ini tidak lepas dari sumbangsih pikiran, tenaga, karya, bahkan materi dari umat Muslim di Kota Kupang. Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya menyampaikan limpah terima kasih,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Kupang tahun ini mengalokasikan bantuan transportasi keberangkatan dan kepulangan bagi seluruh jamaah haji sebesar Rp2 juta per orang atau total sekitar Rp318 juta.

Menurut Wali Kota, dukungan tersebut tetap diprioritaskan meski pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran. “Kami tetap berusaha agar pelayanan untuk jamaah haji terus ada. Tahun ini kita mengalami efisiensi hampir Rp204 miliar, tetapi saya dan Ibu Wakil memilih tidak membeli mobil dinas baru. Mobil lama masih bagus, tinggal dicuci dan diperbaiki sedikit. Anggaran itu lebih baik dipakai membantu masyarakat, termasuk jamaah haji,” jelasnya. Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para jamaah dan undangan yang hadir.

Selain itu, Wali Kota juga menitipkan pesan agar para jamaah menjaga kesehatan, disiplin, serta membawa nama baik Kota Kupang selama berada di Tanah Suci. “Kita tunjukkan bahwa jamaah haji asal Kupang punya wibawa, tertib, dan saling membantu. Kalau ada yang kesulitan, kita bantu. Itu ciri khas orang Kupang,” pesannya.

Dengan gaya khas yang santai namun mengundang tawa, ia juga mengingatkan jamaah agar tidak memenuhi koper dengan barang-barang berlebihan. “Bawa obat-obatan penting juga. Jangan koper penuh hanya karena dendeng, abon, tomat, lombok, bahkan cobek,” ujarnya disambut gelak tawa jamaah.

Menjelang akhir sambutannya, Wali Kota secara khusus meminta doa dari para calon jamaah haji untuk dirinya, Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang agar dapat memimpin dengan bijaksana. “Saya tidak minta macam-macam. Saya hanya minta diberikan kebijaksanaan setiap hari untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” katanya.

Momentum pelepasan itu terasa semakin menyentuh ketika Wali Kota menutup sambutannya dengan sebuah kalimat reflektif. “Perjalanan haji tidak hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi pulang dengan hati yang lebih suci,” ucapnya perlahan.

Kalimat sederhana namun mendalam itu menjadi penegasan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk memperbaiki hati, memperkuat iman, dan menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kupang, H. Marhaban Adhang, SH, menyampaikan bahwa seluruh jamaah haji Kota Kupang telah dinyatakan sehat dan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Ia menjelaskan, dari total 159 jamaah, terdiri dari 59 laki-laki dan 100 perempuan. Jamaah tertua berusia 84 tahun, sedangkan jamaah termuda berusia 18 tahun. Menurutnya, jamaah haji Kota Kupang dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Surabaya pada 10 Mei 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi pada 12 Mei 2026.

Marhaban juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pelayanan jamaah haji, baik secara moral maupun material. “Kami berharap para jamaah turut mendoakan Bapak Wali Kota dan Kota Kupang agar tetap menjadi kota yang damai, toleran, dan semakin maju,” ujarnya.

BP3MI NTT dan GIZ Jerman Buka Pelatihan Sertifikasi Bahasa Jerman Gratis bagi Guru SMA/SMK.​KUPANG — Balai Pelayanan Pel...
08/05/2026

BP3MI NTT dan GIZ Jerman Buka Pelatihan Sertifikasi Bahasa Jerman Gratis bagi Guru SMA/SMK.

​KUPANG — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan lembaga kerja sama internasional Jerman, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), membuka program pelatihan sertifikasi bahasa Jerman secara cuma-cuma. Program ini ditujukan khusus bagi guru-guru SMA dan SMK di wilayah NTT guna meningkatkan kompetensi profesional mereka.

​Rencana kegiatan ini dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026 mendatang dan berlangsung selama enam bulan. Seluruh proses pembelajaran dilakukan secara daring (online) dengan memanfaatkan metode Learning Management System (LMS), sehingga memudahkan para pengajar dari berbagai daerah untuk berpartisipasi tanpa meninggalkan tugas mengajar mereka.

​Tahapan Seleksi

​Sebelum mengikuti pelatihan, para calon peserta akan menjalani uji kemampuan awal (placement test). Tes ini bertujuan untuk memetakan tingkat kemahiran bahasa Jerman para guru, baik di level A1 maupun A2, sehingga materi pelatihan dapat diberikan secara tepat sasaran.

​Persyaratan Kepesertaan

​Bagi para tenaga pendidik yang berminat mengikuti program ini, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

​Berprofesi sebagai Guru Bahasa Jerman.

​Mengirimkan Daftar Riwayat Hidup (CV) yang mencakup:

​Nama lengkap.

​Asal sekolah atau tempat mengajar.

​Nomor telepon/WhatsApp aktif.

​Informasi mengenai durasi pengalaman mengajar bahasa Jerman.

​Melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Jerman sebelumnya (jika ada).

​Batas Pendaftaran

​Mengingat kuota yang terbatas, para guru diharapkan segera mendaftarkan diri. Batas akhir pengiriman berkas dan pendaftaran ditetapkan pada 13 Mei 2026.

​Untuk informasi lebih lanjut dan proses pendaftaran, calon peserta dapat menghubungi kontak resmi melalui Ibu Ria (BP3MI NTT) di nomor telepon/WhatsApp: +62 812-4678-1869.

​Program kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan NTT, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jerman dalam bidang pengembangan bahasa dan keterampilan profesional.

Sekda Kota Kupang Temui Massa Aksi LMND: “Kalau Ada Perusahaan Bayar Buruh di Bawah UMK, Sampaikan, Hari Ini Juga Kami T...
08/05/2026

Sekda Kota Kupang Temui Massa Aksi LMND: “Kalau Ada Perusahaan Bayar Buruh di Bawah UMK, Sampaikan, Hari Ini Juga Kami Turun”.

Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap praktik ketenagakerjaan yang melanggar hak-hak buruh dan tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH saat menerima aksi demonstrasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Kupang dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (7/5).

Dalam dialog terbuka bersama massa aksi, Sekda menekankan bahwa Pemerintah Kota Kupang tidak akan mentolerir perusahaan atau tempat usaha yang membayar pekerja di bawah Upah Minimum Kota (UMK) maupun mempekerjakan buruh melebihi ketentuan jam kerja.

“Tadi disampaikan ada tempat usaha yang jam kerjanya melebihi ketentuan dan gajinya tidak sesuai UMK. Tolong disampaikan datanya. Hari ini juga saya bisa perintahkan Satpol PP dan Disnaker turun langsung,” tegas Jeffry di hadapan peserta aksi.

Aksi yang digelar LMND tersebut mengangkat berbagai isu ketenagakerjaan, perlindungan buruh, hingga transparansi pengelolaan anggaran daerah. Demonstrasi diawali dengan orasi dan pembacaan pernyataan sikap, kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama jajaran Pemerintah Kota Kupang.

Massa aksi diterima langsung oleh Sekda Kota Kupang bersama para Asisten Sekda, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Pemerintahan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Mengawali dialog, Jeffry menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang membuka ruang komunikasi yang sehat dan demokratis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun kritik terhadap pemerintah. “Kami berterima kasih atas informasi dan masukan yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Semua aspirasi ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Menurut Sekda, pengawasan terhadap perusahaan dan tempat usaha memang membutuhkan kolaborasi semua pihak karena jumlah unit usaha di Kota Kupang cukup banyak. Karena itu, ia meminta mahasiswa dan masyarakat turut aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran hak-hak pekerja. Ia memastikan setiap laporan yang masuk dan disertai data valid akan segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Selain persoalan buruh, dialog juga membahas isu transparansi pengelolaan anggaran daerah, khususnya terkait sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang dipertanyakan massa aksi.

Dalam penjelasannya, Jeffry yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah menjelaskan bahwa Silpa merupakan bagian normal dalam sistem pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh APBD Kota Kupang disusun melalui mekanisme yang transparan, dibahas bersama DPRD, serta diawasi secara ketat oleh lembaga pengawasan internal maupun eksternal. “Setiap anggaran yang masuk itu terdistribusi dalam belanja daerah. Tidak ada anggaran yang disimpan tanpa kejelasan. Semua dibahas bersama DPRD dan diawasi secara ketat,” jelasnya.

Sekda juga menepis anggapan bahwa pemerintah tidak transparan dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, seluruh pembahasan APBD terbuka untuk publik dan rutin dipublikasikan melalui media massa. “Kami bekerja di bawah pengawasan yang sangat ketat, baik internal maupun eksternal. Jangan bilang Rp60 miliar, Rp5 saja kalau salah penggunaan pasti diperiksa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jeffry turut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang saat ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang cukup besar. Pada APBD Tahun 2026, Kota Kupang mengalami efisiensi anggaran hingga Rp204 miliar, ditambah kebijakan efisiensi lanjutan terkait penerapan work from home (WFH). Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik dan program prioritas masyarakat tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Dialog berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Sebagai bentuk keterbukaan komunikasi, Sekda bahkan memberikan nomor kontak pribadinya kepada koordinator aksi agar mahasiswa dapat menyampaikan informasi maupun laporan secara langsung kepada pemerintah.

“Saya juga dulu mahasiswa. Kalau ada hal-hal yang perlu diinformasikan ke pemerintah, silakan sampaikan. Kita saling bantu untuk membangun Kota Kupang,” tutup Jeffry.

Sementara itu, Koordinator Umum Aksi sekaligus Ketua LMND Kota Kupang, Meki Maubanu, dalam pernyataan sikapnya menegaskan penolakan terhadap praktik eksploitasi buruh dan komersialisasi pendidikan yang dinilai semakin membebani masyarakat kecil.

Dengan mengusung tema “Bangun Persatuan Nasional, Lawan Kaum Serakahnomic” dan “Hentikan Komersialisasi Pendidikan dan Eksploitasi Buruh di Kota Kupang”, LMND menilai kondisi buruh di Kota Kupang masih diwarnai persoalan upah rendah, minim perlindungan kerja, hingga ancaman pemutusan hubungan kerja secara sepihak.

LMND juga menyoroti tingginya biaya pendidikan yang dinilai semakin membatasi akses masyarakat kecil terhadap pendidikan tinggi.

Dalam tuntutannya, LMND meminta pemerintah menghentikan praktik eksploitasi terhadap buruh, menaikkan upah sesuai kebutuhan hidup layak, menghadirkan jaminan sosial dan perlindungan kerja, serta mewujudkan pendidikan yang gratis, ilmiah, demokratis, dan berpihak kepada rakyat.

Kota Kupang Jemput Layanan Kesehatan Masa Depan: Wakil Wali Kota Bertemu Wamenkes Bahas Cath Lab Jantung hingga Rumah Me...
08/05/2026

Kota Kupang Jemput Layanan Kesehatan Masa Depan: Wakil Wali Kota Bertemu Wamenkes Bahas Cath Lab Jantung hingga Rumah Medis Spesialis.

Pemerintah Kota Kupang terus bergerak mempercepat peningkatan layanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan strategis antara Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc dengan Wakil Menteri Kesehatan I Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Gedung Adhyatma Lantai 2, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes serta Direktur RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, dr. Maria Veronica Ivonny D. Ray.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan fokus utama pada langkah-langkah konkret untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kota Kupang, mulai dari penguatan fasilitas layanan dasar hingga peningkatan layanan medis spesialis dan infrastruktur rumah sakit.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis menyampaikan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijawab secara serius, cepat, dan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.
“Kami datang membawa kebutuhan nyata masyarakat Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat, cepat, modern, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat saat ini,” ujar Serena.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyampaikan sejumlah usulan prioritas. Salah satunya penambahan puskesmas di wilayah Kecamatan Kelapa Lima guna memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di kawasan tersebut.

Selain itu, turut dibahas penambahan ruang ICCU untuk pelayanan Cath Lab jantung sebagai langkah memperkuat penanganan pasien penyakit jantung dan kasus-kasus darurat kardiovaskular di Kota Kupang maupun wilayah penyangga sekitarnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendorong peningkatan utilisasi layanan Cath Lab agar fasilitas kesehatan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan layanan rujukan di RSUD S.K. Lerik.

Di bidang sumber daya manusia kesehatan, perhatian khusus diberikan pada peningkatan kapasitas tenaga medis, terutama untuk pelayanan di ruangan cytotoxic yang membutuhkan kompetensi khusus serta standar keamanan tinggi dalam penanganan pasien.

Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana pembangunan rumah medis spesialis dan mess paramedis sebagai bagian dari strategi mendukung kenyamanan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.

Sementara dari sisi infrastruktur, Pemerintah Kota Kupang turut mengusulkan rehabilitasi ruang radiologi serta perbaikan lift RSUD S.K. Lerik guna menunjang pelayanan kesehatan yang lebih aman, nyaman, dan optimal bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan bagian dari langkah percepatan transformasi layanan kesehatan di Kota Kupang menuju sistem kesehatan daerah yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin pembangunan kesehatan di Kota Kupang berjalan merata dan berkelanjutan. Karena pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal gedung dan alat, tetapi juga tentang menghadirkan rasa aman, kepastian, dan harapan bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan I Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Kupang. Ia menyatakan kesiapan Kementerian Kesehatan untuk memberikan dukungan dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, baik pada fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama maupun di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat demi menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern, inklusif, berkualitas, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Address

Kupang

Telephone

+6285339438913

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Freedom Journalist posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Freedom Journalist:

Share

Category